Arista Group Gandeng Pabrikan Cina untuk Hadirkan Farizon ke RI
23 Januari 2026, 18:00 WIB
Ketatnya persaingan membuat MG menyiapkan strategi khusus agar bisa bertahan dalam industri otomotif Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – MG Indonesia mengaku bahwa 2025 merupakan tahun yang berat untuk industri otomotif. Jumlah penjualan kendaraan mengalami penurunan dibanding 2024 membuat seluruh pabrikan kesulitan.
Jika melihat data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) retail sales MG dari Januari hingga November 2025 hanya sebesar 1.648 unit. Padahal pada periode yang sama tahun lalu jumlahnya mencapai 3.954 unit.
Itu artinya mereka mengalami penurunan penjualan sebesar 2.306 unit atau sekitar 58,3 persen.
“Pasar otomotif memang sedang penuh tekanan dan tahun ini kami memang tidak banyak mengeluarkan produk baru,” ungkap Hary Kurniawan, Head of Marketing MG Motor Indonesia di Jakarta (17/12).
Tak hanya itu, banyaknya merek baru yang hadir pun membuat persaingan menjadi semakin sengit. Inovasi dinilai harus dilakukan agar tidak tertinggal dalam kompetisi.
“Pelanggan memang lebih diuntungkan karena pilihan semakin banyak. Tapi ini juga menjadi tantangan buat pabrikan lain termasuk MG buat menghadirkan produk yang bisa diterima masyarakat,” tegasnya.
Oleh sebab itu dirinya mengaku akan meluncurkan lebih banyak produk di 2026. Sehingga diharapkan penjualan mereka bisa membaik dibanding sebelumnya.
“Tahun depan pasti kami akan lebih agresif dengan mengeluarkan produk baru. Ada EV, hybrid dan ICE jadi lebih lengkap pilihan buat konsumen,” ungkapnya kemudian.
Tak hanya itu, dirinya juga akan melakukan penambahan diler sehingga pelanggan bisa lebih mudah melakukan pembelian dan perawatan.
“Kami tentu akan mengembangkan diler di 2026 sejalan dengan program penjualan di tahun depan. Saat ini kami sudah memiliki 40 outlet dan tentunya akan terus bertambah,” ungkapnya.
Meski enggan menyampaikan jumlah penambahan, dirinya menegaskan bakal ada kawasan baru yang akan mereka garap, Dengan demikian penyebaran produk akan menjadi lebih optimal dibanding sebelumnya.
“MG sadar bahwa penjualan tidak hanya tentang produk tapi juga layanan after market. Jadi dengan ini maka diharapkan pelayanan menjadi lebih optimal,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Januari 2026, 18:00 WIB
22 Januari 2026, 08:00 WIB
21 Januari 2026, 12:00 WIB
21 Januari 2026, 11:00 WIB
20 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
23 Januari 2026, 21:06 WIB
Demi memberikan wadah kepada para pencinta modifikasi di Indonesia, kick off IMX 2026 baru saja dimulai
23 Januari 2026, 19:00 WIB
Material bangunan BMW mengedepankan keberlanjutan, masih tetap dibalut konsep global yaitu Retail.Next
23 Januari 2026, 18:00 WIB
Pabrikan kendaraan asal Cina kini semakin beragam setelah Arista Group resmi membawa Farizon ke Tanah Air
23 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada empat pilihan kelir skutik Yamaha Grand Filano Hybrid untuk konsumen, harga mulai Rp 28,7 jutaan
23 Januari 2026, 16:41 WIB
Lepas L8 mengincar konsumen di segmen premium yang sedang mencari kendaraan tambahan, bukan mobil pertama
23 Januari 2026, 15:00 WIB
Penjualan merek mobil di segmen premium dipimpin BMW, berhasil mengirimkan lebih dari 2.000 unit ke konsumen
23 Januari 2026, 14:00 WIB
Agar tetap bisa berlibur bersama keluarga, masyarakat bisa memperhatikan jadwal ganjil genap Puncak Bogor
23 Januari 2026, 13:14 WIB
Wuling Air ev terbukti masih dicintai banyak masyarakat di Tanah Air berkat sejumlah keunggulan yang diusung