Simak Tips Jitu Ikut Lelang Mobil, Wajib Tentukan Hal Ini
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
Ketatnya persaingan membuat MG menyiapkan strategi khusus agar bisa bertahan dalam industri otomotif Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – MG Indonesia mengaku bahwa 2025 merupakan tahun yang berat untuk industri otomotif. Jumlah penjualan kendaraan mengalami penurunan dibanding 2024 membuat seluruh pabrikan kesulitan.
Jika melihat data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) retail sales MG dari Januari hingga November 2025 hanya sebesar 1.648 unit. Padahal pada periode yang sama tahun lalu jumlahnya mencapai 3.954 unit.
Itu artinya mereka mengalami penurunan penjualan sebesar 2.306 unit atau sekitar 58,3 persen.
“Pasar otomotif memang sedang penuh tekanan dan tahun ini kami memang tidak banyak mengeluarkan produk baru,” ungkap Hary Kurniawan, Head of Marketing MG Motor Indonesia di Jakarta (17/12).
Tak hanya itu, banyaknya merek baru yang hadir pun membuat persaingan menjadi semakin sengit. Inovasi dinilai harus dilakukan agar tidak tertinggal dalam kompetisi.
“Pelanggan memang lebih diuntungkan karena pilihan semakin banyak. Tapi ini juga menjadi tantangan buat pabrikan lain termasuk MG buat menghadirkan produk yang bisa diterima masyarakat,” tegasnya.
Oleh sebab itu dirinya mengaku akan meluncurkan lebih banyak produk di 2026. Sehingga diharapkan penjualan mereka bisa membaik dibanding sebelumnya.
“Tahun depan pasti kami akan lebih agresif dengan mengeluarkan produk baru. Ada EV, hybrid dan ICE jadi lebih lengkap pilihan buat konsumen,” ungkapnya kemudian.
Tak hanya itu, dirinya juga akan melakukan penambahan diler sehingga pelanggan bisa lebih mudah melakukan pembelian dan perawatan.
“Kami tentu akan mengembangkan diler di 2026 sejalan dengan program penjualan di tahun depan. Saat ini kami sudah memiliki 40 outlet dan tentunya akan terus bertambah,” ungkapnya.
Meski enggan menyampaikan jumlah penambahan, dirinya menegaskan bakal ada kawasan baru yang akan mereka garap, Dengan demikian penyebaran produk akan menjadi lebih optimal dibanding sebelumnya.
“MG sadar bahwa penjualan tidak hanya tentang produk tapi juga layanan after market. Jadi dengan ini maka diharapkan pelayanan menjadi lebih optimal,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
02 Agustus 2026, 18:00 WIB
30 Juli 2026, 12:00 WIB
24 Juli 2026, 20:22 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
Terkini
06 Agustus 2026, 08:00 WIB
Chery Tiggo V diperkenalkan di GIIAS 2026, SUV multifungsi yang dirancang menyesuaikan kebutuhan konsumen RI
06 Agustus 2026, 07:00 WIB
BYD tingkatkan layanan purna jual untuk mengakomodir servis maupun perbaikan lini PHEV yang mulai dijual di RI
06 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi yang dapat dimanfaatkan untuk perpanjangan, nyaman pakai fasilitas SIM keliling Jakarta
06 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung membantu para pengendara mobil dan motor untuk mengurus dokumen berkendara hari ini
06 Agustus 2026, 06:00 WIB
Masih ada aturan ganjil genap Jakarta untuk bisa mengurangi kepadatan di jalan-jalan protokol di jam sibuk
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
Toyota Alphard Hybrid resmi jadi armada antar jemput bandara, hasil kerja sama dengan Garuda Indonesia
05 Agustus 2026, 21:00 WIB
Ada empat pilihan SUV berbeda dari Jetour dengan dua pilihan powertrain yakni ICE dan PHEV di GIIAS 2026
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
Truk listrik Fuso eCanter resmi diserahkan ke PT Fastana Logistik Indonesia di sela perhelatan GIIAS 2026