Segini Kisaran Biaya Perbaikan Mobil yang Terkena Banjir

Biaya servis mobil yang terkena air banjir tidaklah sedikit, angkanya bisa menyentuh Rp 30 juta-Rp 50 juta

Segini Kisaran Biaya Perbaikan Mobil yang Terkena Banjir
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Banjir Sumatera yang terjadi belum lama ini menimbulkan kerugian besar buat masyarakat. Tidak hanya tempat tinggal, kendaraan turut kena dampaknya.

Banyak kendaraan tergenang air banjir cukup parah dan berpotensi mengalami rusak parah.

Biaya perbaikan mobil yang terendam air banjir juga tidaklah sedikit. Angkanya bahkan bisa tembus Rp 50 jutaan.

“Kalau ditanya harganya cukup mahal ya, karena banjirnya (banjir Sumatera) parah,” kata Lung Lung, owner Dokter Mobil kepada KatadataOTO, Senin (08/12).

Pertolongan Pertama Mobil Kena Banjir, Jangan Lakukan Hal Ini
Photo: Pixabay

Dia melanjutkan, mobil bekas banjir juga perlu melalui proses pembersihan. Ini mencakup mesin sampai interior.

Ditambah lagi pergantian kabel-kabel serta sensor rusak akibat terkena air dalam waktu yang cukup lama.

“Di atas Rp 50 juta bisa jadi untuk mobil kelas middle. Kalau mobil kelas low, sudah pasti di atas Rp 30 juta,” kata Lung Lung.

Meskipun biayanya terbilang tinggi, pemilik disarankan membawa mobil ke bengkel kompeten untuk perbaikan guna menghindari kerusakan lebih parah.

Kemudian hindari menyalakan mobil secara paksa pasca terendam air banjir. Kebiasaan itu justru dapat menimbulkan masalah baru seperti water hammer.

“Mobil di-towing, jangan dinyalakan. Kalau dinyalakan, takutnya malah water hammer dan bertambah parah,” ungkap dia.

Sebagai informasi banjir Sumatera berdampak pada sejumlah wilayah termasuk Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Guna membantu masyarakat terdampak, sejumlah merek otomotif menyediakan bantuan bagi konsumen di area tersebut.

Mitsubishi menyiapkan penawaran gratis biaya pengecekan sampai diskon komponen kendaraan. Sementara Daihatsu menyiagakan sejumlah outlet serta menyuplai spare part yang mungkin banyak dibutuhkan pasca banjir Sumatera.

Bahaya Laten Menerabas Banjir buat Kaki-Kaki Mobil
Photo: Unsplash

Di samping itu BYD menyalurkan bantuan Rp 1,5 miliar. Jaringan diler resmi dimanfaatkan untuk memastikan distribusi yang cepat di tengah terhambatnya akses jalan.

Lalu Chery membuat program Chery Flood Care, fokus pada layanan bantuan darurat guna mempercepat proses evakuasi dan perbaikan kendaraan.

Ada fasilitas towing gratis bisa dimanfaatkan semua pemilik mobil Chery di wilayah terdampak, dilengkapi diskon 50 persen suku cadang maksimal Rp 5 juta.


Terkini

mobil
Honda Super One

Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta

Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini

mobil
Harga Mobil Listrik Maret 2026

Harga Mobil Listrik Maret 2026, Stabil Mulai Rp 100 Jutaan

Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan

mobil
Mobil Listrik

Orang Indonesia Disebut Mulai Memandang Positif Hadirnya EV

Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif

mobil
BYD Haka Auto

Haka Auto Bakal Perbanyak Jaringan Diler BYD dan Denza di 2026

Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan

mobil
BYD

BYD Dikabarkan Bakal Luncurkan Mobil PHEV dengan Harga Terjangkau

BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik

mobil
Penjualan Denza D9 Agustus 2025 Naik 28 Persen, Tembus 500 Unit

D9 Buktikan EV Premium Cocok Untuk Perjalanan Jauh

Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan

otosport
Marc Marquez

Michelin Buka Suara Usai Pelek Marc Marquez Pecah di Thailand

Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah

motor
Yamaha Tmax

Yamaha Tmax Ludes Terjual, Pemesanan Batch Kedua Segera Dibuka

Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit