Strategi Motul dan Ipone Menggarap Pasar Oli Premium di Indonesia
24 Maret 2025, 13:00 WIB
Pada kemasan oli motor terdapat beberapa kode-kode yang kerap membingungkan konsumen, begini cara memahaminya
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Melakukan perawatan rutin sepeda motor tentu tidak lepas dari urusan mengganti oli. Karena pelumas memiliki peranan penting bagi mesin kendaraan.
Saat ini di pasaran banyak beredar merek-merek oli dengan ragam keunggulan. Terkadang membuat calon konsumen menjadi bingung.
Dirangkum dari berbagai sumber, KatadataOTO merangkum cara membaca kode pada kemasan oli. Dengan harapan memberikan pencerahan bagi para pemilik motor.
Sebelum menentukan pilihan, ada baiknya Anda melihat spesikasi mesin masing-masing. Karena setiap pabrikan secara umum telah menginformasikan pelumas yang cocok pada setiap produk.
Setelah melihat data spesifikasi kendaraan, baru bisa menentukan pilihan oli nan tepat. Berikut ini cara membaca kode kemasan oli motor.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah melihat nilai kekentalan oli atau biasa disebut viskositas. Kode tersebut bisa dipantau dari SAE (Society Automotive Engineering).
Manufaktur pelumas kerap menulis 10W30, 10W40, 20W40. Kombinasi angka bisa berbeda-beda pada setiap model maupun merek kendaraan.
Kode W merupakan indikasi kekentalan oli pada suhu rendah. Sedangkan angka di depan huruf akan berpengaruh pada kekentalan pelumas.
Semakin tinggi angka di depan W, maka produk yang ditawarkan akan lebih kental. Sementara di belakang huruf merupakan kekentalan pada suhu tinggi.
Besar kecilnya angka akan mempengaruhi kenyamanan saat berkendara.
Lalu yang kedua adalah standar kualitas pelumas. Karena secara umum mengacu pada API (American Petroleum Institute).
Standarisasi API juga dibagi menjadi 2 kode. S merupakan kode untuk mesin bensin dan huruf J, L serta N di bagian belakang merupakan standar kualitasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Maret 2025, 13:00 WIB
22 Maret 2025, 18:00 WIB
10 Maret 2025, 20:00 WIB
10 Maret 2025, 19:08 WIB
08 Maret 2025, 09:33 WIB
Terkini
04 April 2025, 16:00 WIB
Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota