Jangan Coba-coba Mengubah Viskositas Oli Mobil, Bisa Cepat Rusak
29 Januari 2026, 10:00 WIB
Pada kemasan oli motor terdapat beberapa kode-kode yang kerap membingungkan konsumen, begini cara memahaminya
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Melakukan perawatan rutin sepeda motor tentu tidak lepas dari urusan mengganti oli. Karena pelumas memiliki peranan penting bagi mesin kendaraan.
Saat ini di pasaran banyak beredar merek-merek oli dengan ragam keunggulan. Terkadang membuat calon konsumen menjadi bingung.
Dirangkum dari berbagai sumber, KatadataOTO merangkum cara membaca kode pada kemasan oli. Dengan harapan memberikan pencerahan bagi para pemilik motor.
Sebelum menentukan pilihan, ada baiknya Anda melihat spesikasi mesin masing-masing. Karena setiap pabrikan secara umum telah menginformasikan pelumas yang cocok pada setiap produk.
Setelah melihat data spesifikasi kendaraan, baru bisa menentukan pilihan oli nan tepat. Berikut ini cara membaca kode kemasan oli motor.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah melihat nilai kekentalan oli atau biasa disebut viskositas. Kode tersebut bisa dipantau dari SAE (Society Automotive Engineering).
Manufaktur pelumas kerap menulis 10W30, 10W40, 20W40. Kombinasi angka bisa berbeda-beda pada setiap model maupun merek kendaraan.
Kode W merupakan indikasi kekentalan oli pada suhu rendah. Sedangkan angka di depan huruf akan berpengaruh pada kekentalan pelumas.
Semakin tinggi angka di depan W, maka produk yang ditawarkan akan lebih kental. Sementara di belakang huruf merupakan kekentalan pada suhu tinggi.
Besar kecilnya angka akan mempengaruhi kenyamanan saat berkendara.
Lalu yang kedua adalah standar kualitas pelumas. Karena secara umum mengacu pada API (American Petroleum Institute).
Standarisasi API juga dibagi menjadi 2 kode. S merupakan kode untuk mesin bensin dan huruf J, L serta N di bagian belakang merupakan standar kualitasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Januari 2026, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 16:27 WIB
19 Desember 2025, 16:00 WIB
18 Desember 2025, 17:07 WIB
Terkini
02 Februari 2026, 22:00 WIB
Modifikasi stiker mobil terbilang mudah dan harganya juga cukup kompetitif, perawatannya tidak sulit
02 Februari 2026, 21:00 WIB
Mobil hybrid MG VS HEV tampak kesulitan bersaing, masih CBU Thailand dan hanya catatkan wholesales 204 unit
02 Februari 2026, 20:00 WIB
Perluas jangkauan konsumen, Chery perkenalkan pikap bertenaga listrik Himla dengan banderol kompetitif
02 Februari 2026, 19:00 WIB
Merek Linghui yang baru dihadirkan BYD yang dikembangkan untuk kebutuhan khusus komersial termasuk taksi
02 Februari 2026, 18:00 WIB
Aprilia Racing kembali memberikan kontrak baru kepada Marco Bezzecchi selama dua tahun atau sampai akhir 2028
02 Februari 2026, 17:00 WIB
Menurut informasi di laman resmi Shell, mereka masih berkoordinasi dengan pemerintah terkait kuota impor BBM
02 Februari 2026, 16:00 WIB
BYD melaporkan mengalami penurunan penjualan sampai 30,1 persen atau hanya mencatatkan 210.051 di Januari 2026
02 Februari 2026, 15:00 WIB
Toyota bersama Subaru berkolaborasi kembangkan rekayasa transmisi manual buat mobil listrik, ini detailnya