Etanol Wajib Jadi Perhatian Produsen Motor, Efek Buruk Mengintai
23 Oktober 2025, 15:51 WIB
Bobibos akan diuji oleh dinas dari pemerintah provinsi Jawa Barat untuk memastikan klaim yang sudah dijanjikan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kehadiran bahan bakar bernama Bobibos belakangan ini mencuat khususnya di sosial media. Pasalnya BBM yang diproduksi oleh PT Inti Sinergi Formula diklaim bisa menjadi pilihan baru untuk masyarakat..
Meski diklaim ramah lingkungan, produk tersebut tetap harus diuji terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa BBM memang benar ramah lingkungan seperti yang dijanjikan.
"Jadi apakah ini sudah melalui kajian yang baik. Bagaimana untuk lingkungannya aman atau tidak?" ungkap Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat dilansir Antara (15/11).
Ia pun mengungkap bahwa pihaknya belum menerima laporan teknis terkait bahan bakar dari jerami tersebut. Padahal penelitian dilakukan di wilayahnya yaitu Jawa Barat.
Oleh sebab itu dirinya akan meminta dinas terkait untuk juga melakukan kajian.
Dilansir Antara, bahwa Bobibos merupakan bahan bakar hasil pengembangan PT Inti Sinergi Formula. Namanya sendiri merupakan singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos.
Produk ini dikembangkan dari limbah pertanian khususnya jerami yang sering dibakar pasca panen. Pembuatannya telah melalui proses bioenergi serta suntikan serum khusus.
Jerami diubah menjadi bahan bakar performa tinggi. Bahkan perusahaan mengklaim sudah setara dengan Research Octane Number (RON) 98.
Selain itu Bobibos diklaim mampu menekan emisi gas buang hingga mendekati nol. Keunggulan ini membuatnya jadi lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil.
Pemilihan jerami sebagai bahan baku dipilih karena jumlahnya melimpah di Indonesia dan terjangkau. Sehingga biaya produksi dapat ditekan dan harga jual lebih kompetitif dibandingkan bahan bakar konvensional.
Tak hanya itu, penggunaan jerami sebagai bahan baku juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi petani. Pasalnya limbah yang sebelumnya hanya dikabar kini dapat diolah menjadi produk bernilai jual hingga menambah penghasilan petani.
Bobibos diproduksi dalam dua varian yaitu bensin dan solar. Kedua jenis bahan bakar ini dapat digunakan pada berbagai kendaraan serta mesin seperti sepeda motor, mobil, traktor, kapal nelayan, hingga mesin industri rakyat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Oktober 2025, 15:51 WIB
22 Oktober 2025, 16:22 WIB
09 Oktober 2025, 17:00 WIB
09 Oktober 2025, 16:00 WIB
23 Mei 2025, 16:05 WIB
Terkini
08 Januari 2026, 13:01 WIB
Pergantian nama divisi balap Gazoo Racing tanpa entitas Toyota resmi berlaku, efektif per 7 Januari 2026
08 Januari 2026, 12:00 WIB
Wacana insentif lebih besar buat mobil listrik yang menggunakan baterai berbahan nikel bakal menguntungkan Hyundai
08 Januari 2026, 11:00 WIB
Serangan AS ke Venezuela beberapa waktu lalu berpotensi sebabkan penurunan ekspor Toyota ke negara tersebut
08 Januari 2026, 10:00 WIB
Harga di bawah Rp 300 juta masih dipertahankan, namun inden Daihatsu Rocky Hybrid tahun ini sampai tiga bulan
08 Januari 2026, 09:00 WIB
Pencabutan SIM dalam jangka waktu tertentu dinilai jadi hukuman yang bisa memberikan efek jera ke pengendara
08 Januari 2026, 08:00 WIB
Penerapan kebijakan opsen PKB dan BBNKB di beberapa daerah di Indonesia berpotensi mengalami perubahan
08 Januari 2026, 07:00 WIB
Meluncur sebagai Toyota Hilux Travo di Thailand, pikap generasi kesembilan ini terdaftar di laman DJKI
08 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta digelar pada puluhan ruas jalan utama untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota