Jadwal MotoGP Thailand 2026: Bagnaia Incar Podium di Buriram
26 Februari 2026, 10:39 WIB
Demi mendukung komitmen ramah lingkungan dan berkelanjutan, ada regulasi bahan bakar baru untuk MotoGP 2027
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Etanol tengah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat saat ini, imbas wacana pemberlakuan kandungan 10 persen etanol di bensin guna mengurangi emisi gas buang.
Perlu diketahui, etanol sendiri merupakan alkohol yang dihasilkan dari limbah pertanian atau material hasil tani seperti tebu.
Ada banyak manfaat, etanol disebut membuat kualitas bahan bakar menjadi lebih baik dan kandungan oksigen di dalamnya membantu proses pembakaran menjadi semakin efektif.
Menariknya implementasi etanol turut diterapkan di MotoGP mulai 2027. Ini termasuk kandungan etanol dan metanol dalam jumlah tertentu pada bensin yang digunakan di motor setiap pembalap.
Nantinya setiap tim balap MotoGP wajib mendeklarasikan spesifikasi bahan bakar mereka setiap musim.
Lebih rinci dijelaskan, bahan bakar 100 persen non fosil pada MotoGP 2027 nantinya dinilai melalui uji C14.
Ini dilakukan buat mengukur kadar isotop C14 yang terkandung di dalam bahan bakar.
Bahan bakar pada motor balap yang digunakan di ajang MotoGP mulai 2027 mendatang diperoleh melalui penyulingan minyak mentah.
Ada dua jenis bahan bakar diperbolehkan. Pertama biofuel, merupakan hasil dari sumber hayati ataupun limbah organik.
Selanjutnya adalah e-fuel, bahan bakar sintetis, diperoleh melalui proses penangkapan karbon dioksida langsung dari atmosfer.
Regulasi ini sejatinya telah diterapkan secara bertahap sejak 2024. Saat itu bahan bakar motor MotoGP wajib memiliki setidaknya 40 persen kandungan non fosil.
Setelah perubahan regulasi bahan bakar, seluruh motor balap di MotoGP 2027 ikut mengalami penyesuaian seperti mesin baru berkubikasi 850 cc demi efisiensi penggunaan bensin.
Lalu produsen pemasok ban MotoGP 2027 juga akan beralih menjadi Pirelli.
Kombinasi tersebut diklaim dapat membantu mempercepat inovasi ramah lingkungan yang memberikan dampak positif terkhusus di dunia balap.
Pihak MotoGP menjelaskan bahwa sepeda motor memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas berkelanjutan dan mengurangi emisi gas buang.
Mengikuti komitmen tersebut, MotoGP bekerja sama dengan manufaktur dan supplier untuk menghadirkan bahan bakar berkelanjutan.
Harapannya pengembangan tersebut dapat diterapkan untuk kendaraan sehari-hari di masa mendatang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Februari 2026, 10:39 WIB
25 Februari 2026, 15:00 WIB
23 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 19:00 WIB
19 Februari 2026, 18:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini