UPPF Indonesia Perkenalkan Identitas Baru Perusahaan di GJAW 2025

UPPF Indonesia menghadirkan promo selama pameran otomotif GJAW 2025 berlangsung yang menarik pengunjung

UPPF Indonesia Perkenalkan Identitas Baru Perusahaan di GJAW 2025
Denny Basudewa

KatadataOTO – UPPF Indonesia memamerkan identitas terbaru dari perusahaan melalui ajang GJAW 2025. Adapun pembaruan mencakup visual filosofi brand hingga penataan ulang nama produk.

Harapannya bisa mencerminkan UPPF sebagai merek proteksi kendaraan yang semakin inovatif. Juga relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia.

Sebagai brand refreshment, UPPF dikatakan terinspirasi dari kekuatan serta struktur kulit ikan hiu. Karena dikenal tangguh, aerodinamis dan efisien mengurangi gesekan.

Karakter di atas membuat mereka memberikan nama Hammerhead pada ikon baru UPPF.

UPPF Indonesia
Photo : istimewa

“Sekarang UPPF Indonesia cuma mensosialisasikan saja kepada masyarakat luas. Sehingga tampilan Hamerhead bisa dilihat khalayak luas,” ujar Asiong, Director UPPF Indonesia di ICE BSD (22/11).

Produk Hammerhead series sejatinya terdiri dari dua jenis. Jika terdahulu bernama PPF Glossy, kini menjadi Hammerhead Clear dan Hammerhead Satin.

Memanfaatkan momen GJAW 2025, UPPF Indonesia menghadirkan Hammerhead Series -Equatorial Edition (EE). Produk ini dirancang secara khusus untuk iklim tropis.

Disebutkan jika PPF mereka keunggulannya meliputi stabilitas warna lebih baik, tahan terhadap suhu ekstrem hingga melindungi dengan konstan.

Lalu UPPF Color kali ini diberi nama Cobia Color. Hadir bersama 77 pilihan warna baru, sehingga memberikan opsi bagi masyarakat ingin tampil lebih ekspresif.

“UPPF Cobia Color ditujukan untuk yang membeli mobil, tapi tidak sesuai dengan kelir bawaan. Jadi bisa diganti warnanya pakai Cobia Color,” jelas Asiong.

Selama pameran berlangsung, UPPF Indonesia memberikan paket penawaran menarik. Sehingga bisa menggoda para pengunjung untuk mencoba.

Di GJAW 2025, konsumen bisa mendapatkan potongan harga sebesar Rp 3 juta. Lalu adapula ekstra benefit hingga Rp 8 juta.

UPPF Indonesia
Photo : KatadataOTO

Ekstra Benefit UPPF Indonesia GJAW 2025

  • E-money hingga Rp 500 ribu
  • Voucher UFILM Rp 500 ribu
  • Voucher Tiket.com Rp 500 ribu
  • Free UPPF Head Unit
  • Free Maintenance 2 tahun
  • UPPF Premium Coating
  • Interior & Exterior Detailing

Lalu selama pameran berlangsung, pengunjung yang melakukan pembelian juga berpeluang mendapatkan Speaker Bose Soundlink Flex, Botslab Dash Cam G300h Pro atau Comfort Carpet.

Adapula potongan harga Ufilm selama GJAW 2025 yakni diskon Rp 1 juta dan lucky draw cashback Rp 100 ribu.


Terkini

mobil
Jaecoo

Jaecoo Karawaci Resmi Dibuka dan Tawarkan Layanan Terbaik

Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik

mobil
Otospector

Otospector Hadirkan Garansi Mobil Bekas Hingga 3 Tahun

Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas

mobil
Ford

Ford Komitmen Perluas Jaringan Diler di Indonesia Sepanjang 2026

Guna menjangkau lebih banyak konsumen, Ford memperluas jaringan diler dan membuka perdana outlet FEC

mobil
BAIC Arcfox T1

BAIC Siapkan Pesaing BYD Atto 1 dan Dolphin di Indonesia

BAIC Indonesia berencana untuk meningkatkan penjualan dengan menambah lini produk ramah lingkungan mereka

mobil
Xpeng

Xpeng Siapkan Layanan Khusus Sambut Mudik Lebaran 2026

Xpeng menyambut musim mudik Lebaran 2026 dengan memberikan beragam kemudahan purna jual untuk pelanggan

news
Mudik Lebaran 2026

Simak Jadwal One Way dan Contraflow saat Arus Mudik Lebaran 2026

Kemenhub menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan saat mudik Lebaran 2026 mendatang

mobil
Spesifikasi Mahindra Scorpio Pik Up

RMA Tawarkan Layanan Purna Jual Pikap Mahindra Kopdes Merah Putih

RMA sebagai distributor merek Mahindra di dalam negeri siap membantu layanan aftersales pikap yang diimpor

mobil
Mobil Listrik Bekas

Mobil Listrik Bekas Kurang Peminat, Karena Merugikan Konsumen

Harga mobil listrik bekas yang ada di Tanah Air saat ini terdepresiasi cukup besar, bisa menyentuh 50 persen