Wholesales Motor Baru Juni 2026 Merangkak Naik, Tembus 3,1 Juta
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Yamaha rekrut 2 insinyur Ducati supaya Fabio Quartararo berminat tetap bersama mereka lebih lama lagi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pentingnya peran pembalap dalam menentukan prestasi sebuah tim MotoGP memang sangat penting. Tak mengherankan bila banyak keistimewaan diberikan agar para rider tidak pindah ke skuad lain.
Sebagai contoh Yamaha rekrut 2 insinyur Ducati supaya Fabio Quartararo tetap bertahan. Mereka adalah Massimo Bartolini dan Marco Nicotra.
Kehadiran mereka juga merupakan salah satu cara tim agar bisa lebih kompetitif di musim mendatang. Apalagi masing-masing sudah memiliki beragam pengalaman.
Di Ducati Massimo Bartolini bekerja sebagai Vehicle Performance Engineer sementara di Yamaha dirinya menjabat sebagai Technical Director.
Sedangkan Marco Nicotra bekerja sebagai Computational Fluid Dynamic Coordinator di pabrik Ducati kini menjabat Head of Aerodynamics Yamaha Factory Racing.
Dilansir dari Crash, kehadiran keduanya diyakini bisa menjadi sebuah terobosan bagi tim di musim datang. Terlebih Massimo Bartolini merupakan orang kepercayaan Luigi Dall'Igna, General Manager Ducati di divisi balap.
Tapi sampai sekarang masih belum jelas apakah ia menggantikan Kazutoshi Seki atau bekerjasama dengannya dalam proyek M1.
Selain itu Bartolini juga jadi representasi dari struktur yang fokus ke Eropa, sesuai dengan rencana Yamaha di 2024.
Perubahan ini diharapkan cukup untuk membuat Quartararo bertahan di Yamaha karena kontrak berakhir di akhir musim ini. Pabrikan asal Jepang itu sadar bahwa pembalap itu akan pergi kecuali pihaknya bisa menghadirkan motor lebih kompetitif di banding tahun lalu.
Pada Agustus 2023 Quartararo telah mengingatkan Yamaha untuk melakukan pengembangan secara signifikan pada sepeda motor yang akan digunakan. Bila hal tersebut tidak dipenuhi maka dirinya siap meninggalkan tim saat kontrak berakhir.
“Saya telah memberi mereka gelar, hubungan baik dan sebagai sebagai seorang pembalap saya tetap ingin bersama Yamaha meraih kemenangan. Namun kami cuma memiliki waktu yang sangat singkat untuk melakukannya,” ungkap Quartararo dilansir dari Motorsport.
Ia pun mengakui bila Yamaha tidak menunjukkan progres positif maka bukan tidak mungkin dirinya harus pergi.
“Jika pabrikan tidak memiliki proyek unggulan hingga harus ditinggalkan tentu akan dilakukan. Tapi Yamaha sedang berusaha keras dan saya ingin kembali ke puncak klasmen bersama mereka,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Juli 2026, 11:00 WIB
04 Juli 2026, 07:00 WIB
01 Juli 2026, 07:00 WIB
22 Juni 2026, 11:47 WIB
21 Juni 2026, 09:55 WIB
Terkini
14 Juli 2026, 22:23 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara ada banyak cara, seperti memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung
14 Juli 2026, 22:00 WIB
Saat ini banyak yang mengira biaya perbaikan terbesar pada mobil listrik terletak di baterai yang digunakan
14 Juli 2026, 21:43 WIB
Mayoritas konsumen ternyata memilih Jetour T1 i-DM alias varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
14 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi lengkap dan persyaratannya
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih dipertahankan untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota pada jam-jam sibuk
13 Juli 2026, 21:00 WIB
Honda Super One menjadi mobil listrik baru yang mencoba peruntungan di era elektrifikasi di pasar Indonesia
13 Juli 2026, 20:41 WIB
Persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 memanas usai Ogura tampil kompetitif selama beberapa seri