Perayaan Satu Dekade Yamaha Aerox Dirayakan Penuh Gaya
22 Juni 2026, 11:47 WIB
Yamaha rekrut 2 insinyur Ducati supaya Fabio Quartararo berminat tetap bersama mereka lebih lama lagi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pentingnya peran pembalap dalam menentukan prestasi sebuah tim MotoGP memang sangat penting. Tak mengherankan bila banyak keistimewaan diberikan agar para rider tidak pindah ke skuad lain.
Sebagai contoh Yamaha rekrut 2 insinyur Ducati supaya Fabio Quartararo tetap bertahan. Mereka adalah Massimo Bartolini dan Marco Nicotra.
Kehadiran mereka juga merupakan salah satu cara tim agar bisa lebih kompetitif di musim mendatang. Apalagi masing-masing sudah memiliki beragam pengalaman.
Di Ducati Massimo Bartolini bekerja sebagai Vehicle Performance Engineer sementara di Yamaha dirinya menjabat sebagai Technical Director.
Sedangkan Marco Nicotra bekerja sebagai Computational Fluid Dynamic Coordinator di pabrik Ducati kini menjabat Head of Aerodynamics Yamaha Factory Racing.
Dilansir dari Crash, kehadiran keduanya diyakini bisa menjadi sebuah terobosan bagi tim di musim datang. Terlebih Massimo Bartolini merupakan orang kepercayaan Luigi Dall'Igna, General Manager Ducati di divisi balap.
Tapi sampai sekarang masih belum jelas apakah ia menggantikan Kazutoshi Seki atau bekerjasama dengannya dalam proyek M1.
Selain itu Bartolini juga jadi representasi dari struktur yang fokus ke Eropa, sesuai dengan rencana Yamaha di 2024.
Perubahan ini diharapkan cukup untuk membuat Quartararo bertahan di Yamaha karena kontrak berakhir di akhir musim ini. Pabrikan asal Jepang itu sadar bahwa pembalap itu akan pergi kecuali pihaknya bisa menghadirkan motor lebih kompetitif di banding tahun lalu.
Pada Agustus 2023 Quartararo telah mengingatkan Yamaha untuk melakukan pengembangan secara signifikan pada sepeda motor yang akan digunakan. Bila hal tersebut tidak dipenuhi maka dirinya siap meninggalkan tim saat kontrak berakhir.
“Saya telah memberi mereka gelar, hubungan baik dan sebagai sebagai seorang pembalap saya tetap ingin bersama Yamaha meraih kemenangan. Namun kami cuma memiliki waktu yang sangat singkat untuk melakukannya,” ungkap Quartararo dilansir dari Motorsport.
Ia pun mengakui bila Yamaha tidak menunjukkan progres positif maka bukan tidak mungkin dirinya harus pergi.
“Jika pabrikan tidak memiliki proyek unggulan hingga harus ditinggalkan tentu akan dilakukan. Tapi Yamaha sedang berusaha keras dan saya ingin kembali ke puncak klasmen bersama mereka,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 Juni 2026, 11:47 WIB
21 Juni 2026, 09:55 WIB
12 Juni 2026, 09:00 WIB
10 Juni 2026, 17:00 WIB
09 Juni 2026, 22:58 WIB
Terkini
25 Juni 2026, 19:27 WIB
Tiga model mobil baru dari BMW resmi diluncurkan hari ini, ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 1 miliar
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta bisa dimanfaatkan untuk perpanjangan masa berlaku kartu, berikut daftarnya
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pihak kepolisian untuk bisa memecah kebuntuan arus lalu lintas
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Salah satu cara agar SIM keliling Bandung lebih mudah ditemukan adalah dengan menyebarnya di dua lokasi
24 Juni 2026, 23:00 WIB
Harga Lepas E4 EV berpeluang ada di rentang Rp 400 juta-Rp 500 jutaan ke atas, disinyalir debut di GIIAS 2026
24 Juni 2026, 21:00 WIB
Carsome membuka empat showroom baru untuk memperkuat ekosistem pasar mobil bekas mereka di Indonesia
24 Juni 2026, 19:00 WIB
Produsen motor listrik Alva berkomitmen membangun ekosistem motor listrik di Indonesia, Investasi Rp1 Triliun
24 Juni 2026, 17:00 WIB
Bagi para konsumen yang melakukan pemesanan DFSK E5 Plus akan diberikan ekslusif benefit senilai Rp 60 juta