Indonesia Bakal Diserbu Mobil Amerika Beserta Komponennya
22 Februari 2026, 07:00 WIB
Tesla tidak ikut Formula E karena Elon Musk disebut memiliki banyak pertimbangan terutama soal efeknya jika kalah
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Tesla saat ini boleh mengklaim dan memang telah membuktikan berhasil membuat mobil listrik tercepat di dunia. Apalagi setelah Tesla Model S Plaid berhasil menaklukan Nurburgring, Jerman yang terkenal sebagai sirkuit brutal untuk menguji performa mobil dan dapat memecahkan rekor waktu tercepat pada awal September 2021.
Elon Musk, big bos alias CEO Tesla langsung mengklaim bahwa Model S Plaid adalah mobil produksi yang pernah dibuat di dunia. Dan disebutkan, dikemudikan pembalap profesional, mobil ini berhasil memecahkan rekor atau dapat mengitari sirkuit dengan panjang sekitar 20 km hanya dalam waktu 7 menit 35 detik.
Pertanyaan muncul, kenapa Tesla tidak ikut Formula E sampai saat ini?.
Meski telah mengalahkan Porsche Taycan yang notabenenya sebagai mobil listrik pemegang rekor Nurburgring sebelumnya, Elon Musk masih belum tertarik. Pria kelahiran Afrika Selatan ini menyebutkan Tesla tidak ikut Formula E bahwa balap bukan tujuannya.
"Tidak, kami fokus pada pengembangan produk baru dan soal bagaimana memproduksinya," kata Elon.
Ia juga menambahkan bahwa hasil dari investasi dalam program balap tidak akan menghasilkan mobil penumpang yang lebih baik. Dan ini juga disebutnya tidak berpengaruh pada perbaikan manufaktur untuk menjadi lebih baik.
Nada sedikit berbeda justru dilontarkan oleh Blake Fuller, seorang profesional driver yang secara independen menggunakan Tesla Model 3 untuk balapan. Ia menyebut bahwa masuk ke dunia motorsport akan mengikat perusahaan dan akan ada banyak risiko terutama terkait brand image.
Blake menyebut bahwa Elon Musk sepertinya terlalu khawatir jika terjadi sesuatu pada mobil balapnya. Bukan tidak mungkin dalam level kompetisi bergensi seperti Formula E, mobil balap Tesla akan mengalami kecelakaan fatal yang mengakibatkan pengemudinya cedera termasuk jika tiba-tiba baterainya terbakar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 Februari 2026, 07:00 WIB
01 Februari 2026, 09:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
03 Januari 2026, 09:00 WIB
09 Oktober 2025, 14:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit