Yamaha Lexi Dimodifikasi Agar Bisa Menyala Lewat Handphone
09 Desember 2025, 22:00 WIB
Yamaha Lexi muncul kode eror 12 bisa disebabkan oleh banyak hal, untuk mengetahuinya simak penjelasannya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Sepeda motor belakangan ini sudah dilengkapi dengan beragam fitur untuk menunjukkan informasi kerusakan dalam bentuk kode. Salah satunya ada kode eror 12 yang kerap terjadi di skutik Yamaha Lexi.
Penggunaan sistem injeksi pada sepeda motor Yamaha berfungsi untuk menyalurkan bahan bakar ke ruang bakar. Proses pembakaran sistem injeksi terbilang lebih optimal karena prosesnya sudah diatur secara otomatis oleh ECU (Electronic Control Unit).
Tak hanya mengatur pembakaran pada mesin, ECU juga bisa mengirimkan beragam informasi ke panel instrumen bila terjadi masalah dalam bentuk kode. Kode tersebutlah yang akan memudahkan teknisi mendeteksi masalah pada kendaraan, termasuk mesin.
Kode Eror 12 muncul karena adanya kerusakan pada crankshaft position sensor yang disebabkan oleh banyak hal, termasuk terbakarnya soket kabel spul. Akibatnya, mesin motor tidak mau menyala meski beberapa sistem kelistrikan bekerja normal.
Penyebab kerusakan ini pun beragam namun kebanyakan disebabkan oleh kesalahan pemilik kendaraan. Terciprat air menjadi salah satu penyebab paling umum yang dikeluhkan pemilik kendaraan saat mengalami kode tersebut.
Yamaha Lexi merupakan salah satu model yang paling mendapat perhatian dari masyarakat terkait Eror 12. Kerusakan ini memang cukup merepotkan karena membuat sepeda motor tidak bisa dinyakakan dan menghambat mobilitas penggunanya.
Oleh karenanya disarankan pemilik sepeda motor Yamaha Lexi melakukan perawatan berkala secara rutin di bengkel resmi. Hal ini untuk meminimalisir risiko terjadinya kerusakan serupa khususnya di kondisi darurat.
Untuk melakukan perbaikan sebenarnya cukup sederhana yaitu dengan mengganti kabel spul yang mengalami kerusakan. Guna mencegah hal serupa, umumnya bengkel akan melakukan sedikit modifikasi.
Salah satunya adalah dengan menutupi spul tersebut dengan perekat sehingga terhindar dari air.
Selain itu, pengendara juga harus lebih berhati-hati dalam berkendara. Sebisa mungkin hindari genangan air agar tidak menyebabkan air terciprat ke kabel spul yang menjadi penyebab korsleting.
Tidak ada salahnya meminta kepada teknisi agar kabel spul diperiksa saat melakukan perbaikan berkala. Dengan pemeriksaan rutin maka diharapkan segala kerusakan dapat terpantau dan terhindari dari kerugian lebih besar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Desember 2025, 22:00 WIB
31 Desember 2024, 09:00 WIB
27 April 2024, 16:22 WIB
12 Februari 2024, 17:17 WIB
11 Februari 2024, 21:29 WIB
Terkini
14 September 2026, 18:02 WIB
Berbekal kemenangan di Misano pada Minggu (13/09), Marquez sukses memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026
14 September 2026, 18:01 WIB
BYD kembali berada di puncak daftar merek mobil Cina terlaris periode Agustus 2026 disusul Jaecoo dan Geely
14 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik untuk Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
14 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa mengurai kemacetan panjang di sejumlah jalan protokol Ibu Kota, Ganjil Genap Jakarta masih berlaku
14 September 2026, 05:48 WIB
Kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak informasi lengkap SIM keliling Jakarta hari ini
13 September 2026, 19:55 WIB
Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum