Cara Urus SIM Internasional di Oktober 2025, Perhatikan Biayanya
17 Oktober 2025, 08:00 WIB
Kurang tidur saat berkendara di bulan puasa sangat berisiko terhadap keselamatan terhadap diri sendiri dan orang lain
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski bulan puasa tetapi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota tetaplah tinggi. Terlebih jam sibuk mengalami perubahan sehingga masyarakat harus menyesuaikan kembali jadwal perjalanannya agar bisa datang tepat waktu ke kantor.
Untuk menghindari kemacetan, umumnya masyarakat bakal berangkat lebih awal. Sayangnya langkah tersebut tidak dibarengi dengan tidur lebih cepat dari biasanya.
“Tidur enam hingga delapan jam pada malam hari biasanya belum optimal dimanfaatkan. Akibatnya kondisi badan lemas tapi yang dijadikan alasan biasanya justru puasa dan itu sebenarnya salah,” ungkap Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia pada KatadataOTO (04/03).
Padahal berkendara saat kurang tidur dapat mengakibatkan hilangnya kewaspadaan, mengantuk dan tertidur. Akibatnya risiko terjadinya kecelakaan pun menjadi meningkat dibandingkan bila pengemudi sudah istirahat cukup.
Untuk menghindarinya maka pengendara disarankan untuk tidur lebih awal agar waktu istirahat bisa lebih teratur. Selain itu, Sony juga menyarankan agar beraktivitas seteleh sholat Subuh karena tubuh masih terasa segar.
“Sahur yang dilakukan sebelum subuh itu justru akan meningkatkan kondisi fisik sehingga akan membantu buat beraktivitas,” tegasnya kemudian.
Ia pun kemudian mengingatkan bahwa sebenarnya kemacetan lalu lintas akan tetap ada di jalanan. Hanya saja perubahan waktu menjadi lebih lama sehingga masyarakat disarankan untuk menjaga kesehatan tubuh.
“Oleh sebab itu, selalu persiapkan fisik dan mental dalam menghadapi kemacetan. Karena kemacetan adalah bagian dari jalan raya,” ungkap Sony lagi.
Selain itu ia pun mengimbau untuk mengatur kembali jadwal perjalanan agar tidak terdampak kepadatan. Menghindari konflik dengan cara mengalah pada pengguna jalan lain juga menjadi saran utama.
“Dalam kondisi puasa inilah pengemudi dituntut untuk mengamalkan ibadahnya. Buang kebiasaan buruk seperti marah, mengumpat, jengkel diganti dengan ikhlas, sabar, senyum dan lain sebagainya yang sifatnya positif,” pungkas Sony.
Tak ada salahnya juga untuk menggunakan transportasi umum bila memang sedang merasa kurang istirahat sehingga menghindari terjadinya kecelakaan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 Oktober 2025, 08:00 WIB
11 Agustus 2025, 22:00 WIB
23 Juli 2025, 07:00 WIB
08 Januari 2025, 07:00 WIB
19 November 2024, 19:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit