Waspada Kurang Tidur Saat Berkendara di Bulan Puasa, Risiko Besar

Kurang tidur saat berkendara di bulan puasa sangat berisiko terhadap keselamatan terhadap diri sendiri dan orang lain

Waspada Kurang Tidur Saat Berkendara di Bulan Puasa, Risiko Besar

KatadataOTO – Meski bulan puasa tetapi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota tetaplah tinggi. Terlebih jam sibuk mengalami perubahan sehingga masyarakat harus menyesuaikan kembali jadwal perjalanannya agar bisa datang tepat waktu ke kantor.

Untuk menghindari kemacetan, umumnya masyarakat bakal berangkat lebih awal. Sayangnya langkah tersebut tidak dibarengi dengan tidur lebih cepat dari biasanya.

“Tidur enam hingga delapan jam pada malam hari biasanya belum optimal dimanfaatkan. Akibatnya kondisi badan lemas tapi yang dijadikan alasan biasanya justru puasa dan itu sebenarnya salah,” ungkap Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia pada KatadataOTO (04/03).

Padahal berkendara saat kurang tidur dapat mengakibatkan hilangnya kewaspadaan, mengantuk dan tertidur. Akibatnya risiko terjadinya kecelakaan pun menjadi meningkat dibandingkan bila pengemudi sudah istirahat cukup.

Rekayasa lalu lintas
Photo : KatadataOTO

Untuk menghindarinya maka pengendara disarankan untuk tidur lebih awal agar waktu istirahat bisa lebih teratur. Selain itu, Sony juga menyarankan agar beraktivitas seteleh sholat Subuh karena tubuh masih terasa segar.

“Sahur yang dilakukan sebelum subuh itu justru akan meningkatkan kondisi fisik sehingga akan membantu buat beraktivitas,” tegasnya kemudian.

Ia pun kemudian mengingatkan bahwa sebenarnya kemacetan lalu lintas akan tetap ada di jalanan. Hanya saja perubahan waktu menjadi lebih lama sehingga masyarakat disarankan untuk menjaga kesehatan tubuh.

“Oleh sebab itu, selalu persiapkan fisik dan mental dalam menghadapi kemacetan. Karena kemacetan adalah bagian dari jalan raya,” ungkap Sony lagi.
Selain itu ia pun mengimbau untuk mengatur kembali jadwal perjalanan agar tidak terdampak kepadatan. Menghindari konflik dengan cara mengalah pada pengguna jalan lain juga menjadi saran utama.

Ganjil genap Jakarta
Photo : KatadataOTO

“Dalam kondisi puasa inilah pengemudi dituntut untuk mengamalkan ibadahnya. Buang kebiasaan buruk seperti marah, mengumpat, jengkel diganti dengan ikhlas, sabar, senyum dan lain sebagainya yang sifatnya positif,” pungkas Sony.

Tak ada salahnya juga untuk menggunakan transportasi umum bila memang sedang merasa kurang istirahat sehingga menghindari terjadinya kecelakaan.


Terkini

mobil
Kia

Kia Mulai Babak Baru di Tanah Air, Lepas Dari Indomobil

Kia Sales Indonesia ingin menunjukkan komitmen jangka panjang di Tanah Air dengan prisipal turun langsung

mobil
Suzuki Fronx

Diskon Suzuki Fronx di Januari 2026, Setara Honda Beat

Diskon Suzuki Fronx dari tenaga penjual bisa dimanfaatkan siapa saja dan untuk pembelian kredit serta tunai

motor
Yamaha Xmax

Yamaha Xmax Tampil Menawan di Awal Tahun, Ada Opsi Warna Baru

Ada dua warna baru Yamaha Xmax yang mampu memancarkan kesan sporti serta elegan ketika digunakan di jalan

mobil
Mazda CX-6e

Mazda CX-6e Debut Global, Calon Pengganti MX-30 di Indonesia

Produk hasil kolaborasi dengan Changan, SUV Mazda CX-6e resmi dihadirkan ke pasar global mulai tahun ini

mobil
Mobil Cina

Menilik Penjualan Merek Jepang-Korea Pasca Kehadiran Mobil Cina

Peta persaingan otomotif di RI berubah sejak kehadiran mobil Cina, catatkan pertumbuhan pesat sejak 2023

mobil
Mobil Listrik

Wholesales 20 Mobil Listrik Terlaris di RI 2025: BYD Mendominasi

Tidak ada merek asal Korea Selatan Hyundai dalam 20 mobil listrik terlaris di Indonesia pada tahun ini

mobil
Mobil Listrik

Ekonom Ungkap Alternatif Insentif Otomotif untuk Jaga Tren EV

Insentif otomotif untuk 2026 masih abu-abu, namun ada sejumlah alternatif lain seperti kepastian regulasi

mobil
Cerita Pengusaha di Lamongan Andalkan Mitsubishi Fuso Canter

Penjualan Truk 2025 Turun Ribuan Unit, Terpukul Produk Cina

Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian