Turbo Ultimate Experience Dapat Respon Positif dari Peserta

Kegiatan Turbo Ultimate Experience dapat respon positif dari para peserta yang merupakan pelanggan Pertamax Turbo

Turbo Ultimate Experience Dapat Respon Positif dari Peserta

TRENOTO – Kegiatan Turbo Ultimate Experience yang diselenggarakan pada Jumat (17/11) hingga Minggu (19/11) berhasil mendapat respon positif dari peserta. Pasalnya mereka bisa merasakan langsung mobil berperforma tinggi di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.

Dalam acara tersebut peserta berkesempatan merasakan beberapa model BMW Seri M. Meski hanya duduk sebagai penumpang tetapi para pengemudi adalah pembalap nasional sehingga performa kendaraan tetap terasa optimal.

“Acara ini sangat berkesan karena diberi kesempatan merasakan mobil berperfroma tinggi di sirkuit kelas Internasional. Jadi sensasinya tidak akan bisa didapatkan di jalanan biasa,” ungkap Dhipra Nugroho, peserta Turbo Ultimate Experience dari Jakarta Selatan.

Pertamina ajak pelanggan ke sirkuit Mandalika
Photo : TrenOto

Ia pun menambahkan bahwa dirinya memang selalu menggunakan Pertamax Turbo sebagai bahan bakar kendaraannya. Menurut dia ada banyak keuntungan yang dirasakan bila dibandingkan produk lain.

“Pertamax Turbo sangat cocok untuk kendaraan saya. Tarikan mesin menjadi terasa enteng dan konsumsinya lebih hemat,” tambahnya.

Sementara itu Indra Edi Santoso, VP Marketing Strategy PT Pertamina Patra Niaga mengakui bahwa Pertamax Turbo memang dirancang untuk memberikan performa lebih optimal. Terutama pada kendaraan dengan kompresi tinggi.

“Pertamax Turbo memiliki Pertamina Technology atau biasa dikenal Pertatec dan Ignition Boost Formula. Tujuannya adalah untuk melindungi mesin agar awet serta akselerasi lebih optimal,” ungkapnya (18/11).

Perlu diketahui bahwa Pertamax Turbo merupakan BBM yang telah dimanfaatkan pada Lamborghini Supertrofeo European Series. Bahan bakar ini dikembangkan menggunakan Ignition Boost Formula (IBF) dengan angka oktan 98 dan kadar sulfur rendah.

Pertamax Turbo memiliki beragam keunggulan yang tidak bisa didapatkan pada BBM lain. Salah satunya adalah menyempurnakan pembakaran pada mesin agar akselerasi menjadi maksimal dan top speed lebih mudah tercapai.

Pertamina batasi pembelian pertalite
Photo : Trenoto

Tak cuma itu, Pertamax Turbo juga sudah ditambahkan Pertatec, zat aditif yang memiliki kemampuan untuk membersihkan endapan kotoran pada mesin. Berkat ini maka pembakaran menjadi efektif dan konsumsi bahan bakar pun hemat.

Saat ini Pertamax Turbo dijual dengan harga Rp15.500 per liter.


Terkini

mobil
Honda

Wholesales Brio RS MT dan WR-V Tipe Manual Jeblok, Ini Kata Honda

Distribusi Honda Brio RS MT ke diler terpaut jauh dari varian CVT, sementara WR-V tidak lagi disuplai

mobil
New Xpander Cross

Cek Harga SUV Murah Januari 2026. Xpander Cross Naik

Harga SUV murah per Januari 2026 masih cenderung stabil, hanya dua merek melakukan penyesuaian harga

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 9 Januari Jelang Akhir Pekan

Menjelang akhir pekan, layanan SIM keliling Jakarta masih tersedia seperti biasa di lima lokasi berbeda

news
SIM Keliling Bandung

Simak Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Akhir Pekan, Ada di MCD

Menjelang akhir pekan SIM keliling Bandung terus hadir untuk memudahkan para pengendara di kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 9 Januari 2026, Tetap Ketat di Akhir Pekan

Aturan ganjil genap Jakarta diterapkan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di Ibu Kota

otosport
Shammie

Shammie Zacky Baridwan Mulai Konsisten di Rally Dakar 2026

Shammie terus berjuang keras hingga SS4 untuk bisa membawa hasil positif pada ajang Rally Dakar 2026

mobil
Mobil Listrik

Biang Kerok Penjualan Mobil Listrik Tesla Keok dari BYD di 2025

Kebijakan pemerintah federal di Amerika Serikat disebut bikin penjualan mobil listrik Tesla kalah dari BYD

otosport
Marc Marquez

Marc Marquez Beri Sinyal Pensiun Dini dari Dunia MotoGP

Setelah badai cedera menerpa, kondisi fisik Marc Marquez dirasa sudah tidak seprima seperti dahulu kala