Denza B5 Siap Dijual di Indonesia, Ini Catatan Kemampuan Off-roadnya
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Toyota Indonesia Academy kembali mencetak puluhan calon pemimpin inovatis yang telah tersertifikasi keahlian
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota Indonesia Academy kembali meluluskan 72 ahli dan tersertifikasi yang siap menjadi pemimpin inovatif di industri otomotif. Jumlah itu terdiri atas 64 mahasiswa program studi D2 jurusan Tata Operasi Perakitan Roda Empat (TOPKR) serta 8 mahasiswa program studi D1 Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi (TPMO).
Sejak didirikan di tahun 2016 hingga saat ini, Toyota Indonesia Academy telah melahirkan 327 SDM yang sudah berkarya di TMMIN maupun rantai pasok industri otomotif nasional.
“Kehadiran Toyota Indonesia Academy berperan penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. Beberapa target peningkatan mutu telah dilalui sehingga para peserta didik bisa menjawab tantangan industri,” ungkap Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing (TMMIN) dalam keterangan resmi.
Tak hanya itu, Toyota Indonesia Academy juga mengklaim pertemuan dengan pelaku industri untuk mengetahui dan beradaptasi lebih cepat terhadap kebutuhan. sehingga kurikulum yang diaplikasikan dapat menjawab tantangan perkembangan teknologi.
Bahkan pada tahun kedua masa pendidikan, seluruh mahasiswa diberi program pemagangan industri selama 1 tahun. Berkat ini para lulusan bisa lebih cakap beradaptasi dengan teknologi baru di Indonesia.
“Kolaborasi kurikulum teknologi dan inefisiensi akan mengakselerasi lulusan menjadi pemimpin yang adaptif serta inovatif di bidang pekerjaannya masing-masing,” tambah Bob Azam Vice Presiden Direktur PT TMMIN.
Perkembangan dunia industri di Tanah Air memang berkembang dengan sangat cepat dan membutuhkan SDM terampil. Untuk menjawab kebutuhan tersebut maka pada 2016 Toyota Indonesia Academy didirikan.
Berbeda dengan institusi pendidikan pada umumnya, Toyota Indonesia Academy lebih fokus menciptakan alumni yang siap kerja di industri khususnya manufaktur. Sehingga diharapkan para lulusannya bisa langsung terserap serta bekerja optimal di perusahaan.
Untuk mencapai tujuannya maka mereka menerapkan transformasi kurikulum Advance Mechatronic dengan pendekatan Toyota Production System dan pembekalan berkonsep Project Based Learning. Selama pembelajaran, mereka juga harus melalui praktik pelatihan kerja lalu diaplikasikan dalam proses produksi manufaktur.
Sampai berita ini dibuat, TIA telah melahirkan 327 SDM ahli yang sudah berkarya di TMMIN maupun rantai pasok industri otomotif nasional.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 17:15 WIB
11 Februari 2026, 11:00 WIB
03 Februari 2026, 21:00 WIB
02 Februari 2026, 12:00 WIB
29 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan