Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Toyota Indonesia Academy kembali mencetak puluhan calon pemimpin inovatis yang telah tersertifikasi keahlian
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota Indonesia Academy kembali meluluskan 72 ahli dan tersertifikasi yang siap menjadi pemimpin inovatif di industri otomotif. Jumlah itu terdiri atas 64 mahasiswa program studi D2 jurusan Tata Operasi Perakitan Roda Empat (TOPKR) serta 8 mahasiswa program studi D1 Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi (TPMO).
Sejak didirikan di tahun 2016 hingga saat ini, Toyota Indonesia Academy telah melahirkan 327 SDM yang sudah berkarya di TMMIN maupun rantai pasok industri otomotif nasional.
“Kehadiran Toyota Indonesia Academy berperan penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. Beberapa target peningkatan mutu telah dilalui sehingga para peserta didik bisa menjawab tantangan industri,” ungkap Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing (TMMIN) dalam keterangan resmi.
Tak hanya itu, Toyota Indonesia Academy juga mengklaim pertemuan dengan pelaku industri untuk mengetahui dan beradaptasi lebih cepat terhadap kebutuhan. sehingga kurikulum yang diaplikasikan dapat menjawab tantangan perkembangan teknologi.
Bahkan pada tahun kedua masa pendidikan, seluruh mahasiswa diberi program pemagangan industri selama 1 tahun. Berkat ini para lulusan bisa lebih cakap beradaptasi dengan teknologi baru di Indonesia.
“Kolaborasi kurikulum teknologi dan inefisiensi akan mengakselerasi lulusan menjadi pemimpin yang adaptif serta inovatif di bidang pekerjaannya masing-masing,” tambah Bob Azam Vice Presiden Direktur PT TMMIN.
Perkembangan dunia industri di Tanah Air memang berkembang dengan sangat cepat dan membutuhkan SDM terampil. Untuk menjawab kebutuhan tersebut maka pada 2016 Toyota Indonesia Academy didirikan.
Berbeda dengan institusi pendidikan pada umumnya, Toyota Indonesia Academy lebih fokus menciptakan alumni yang siap kerja di industri khususnya manufaktur. Sehingga diharapkan para lulusannya bisa langsung terserap serta bekerja optimal di perusahaan.
Untuk mencapai tujuannya maka mereka menerapkan transformasi kurikulum Advance Mechatronic dengan pendekatan Toyota Production System dan pembekalan berkonsep Project Based Learning. Selama pembelajaran, mereka juga harus melalui praktik pelatihan kerja lalu diaplikasikan dalam proses produksi manufaktur.
Sampai berita ini dibuat, TIA telah melahirkan 327 SDM ahli yang sudah berkarya di TMMIN maupun rantai pasok industri otomotif nasional.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
01 Agustus 2026, 19:18 WIB
Terkini
17 September 2026, 07:41 WIB
Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air
17 September 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai salah, SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan untuk SIM yang belum kedaluwarsa
17 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara
17 September 2026, 06:00 WIB
Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas
16 September 2026, 19:39 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti
16 September 2026, 19:38 WIB
Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru
16 September 2026, 09:00 WIB
Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda
16 September 2026, 06:00 WIB
Pengguna mobil pribadi dengan pelat ganjil hari ini wajib waspada karena ada aturan Ganjil Genap Jakarta