Usulan Pencabutan SIM Pengendara yang Merokok Dinilai Tak Efektif
13 Januari 2026, 09:00 WIB
Tilang manual masih berlaku untuk menjerat para pelaku balap liar di JLNT Casablanca karena dinilai membahayakan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Tilang manual sudah tidak boleh lagi dilakukan oleh petugas di lapangan. Bahkan surat yang biasa dibawa polisi lalu lintas telah ditarik sebagai bukti keseriusan mereka.
Kebijakan ini membuat seluruh penindakan dilakukan secara online melalui kamera ETLE statis di beberapa titik. Kepolisan juga melengkapi personelnya dengan ETLE Mobile guna menjaring para pelanggar di lokasi berbeda.
Langkah ini merupakan merupakan keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada institusinya. Terlebih selama ini tilang elektronik telah berhasil membuat masyarakat menjadi lebih disiplin berlalu lintas.
Namun dalam beberapa situasi, tilang manual masih boleh dilakukan bila pelanggaran dinilai berpotensi menyebabkan kecelakaan. Salah satu contohnya adalah kegiatan balap liar di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan.
Menurut AKBP Jhoni Eka Putra, Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya tilang manual masih berlaku untuk para pelaku tersebut di atas.
“Sudah balap liar namanya, jadi bisa dilakukan secara manual. Sekarang memang kalau tilang harus pakai elektronik tapi kalau seperti itu lain kondisinya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dia melihat ada dua jenis kesalahan rombongan pemotor tersebut. Pertama adalah aksi balap liar kemudian pelanggaran rambu karena melintas di lokasi yang tidak diperuntukkan bagi kendaraan bermotor roda dua.
“Jadi itu tidak boleh karena peruntukannya adalah bagi kendaraan roda empat bukan sepeda motor. Akan sangat berbahaya bila pengemudi hilang kendali karena bisa jatuh dari jembatan,” pungkasnya.
Penegasan tersebut merupakan tanggapan atas viralnya video yang memperlihatkan adanya balap liar di JLNT Casablanca berubah menjadi trek balap liar. Rekaman itu kemudian diunggah oleh akun instagram @dashcam_owner_Indonesia beberapa waktu lalu.
Dalam postingannya terlihat bahwa sejumlah pengendara sepeda motor sedang bersiap memulai balapan. Aksi tersebut bahkan dilakukan di kedua jalur sehingga membuat jalan tertutup dan mengganggu arus lalu lintas.
Masih maraknya kegiatan balap liar tentunya sangat disayangkan karena pihak Kepolisian telah menggelar ajang Street Race untuk menyalurkan hobi biker.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Januari 2026, 09:00 WIB
10 Januari 2026, 11:00 WIB
01 Januari 2026, 15:00 WIB
18 November 2025, 22:30 WIB
06 November 2025, 13:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia