Tidak Semua Polisi Bisa Terapkan Tilang Elektronik Menggunakan HP

Kepolisian menegaskan bahwa tidak semua anggotanya dapat menerapkan tilang elektronik menggunakan hp

Tidak Semua Polisi Bisa Terapkan Tilang Elektronik Menggunakan HP

TRENOTO – Guna memudahkan penegakan hukum, pihak Kepolisian akan melakukan tiang elektronik menggunakan kamera handphone. Namun langkah tersebut rupanya tidak bisa dilakukan oleh seluruh anggota kepolisian.

Hal ini disampaikan oleh Brigjen Pol Aan Suhanan, Dirgakkum Korlantas Polri beberapa waktu lalu. Menurutnya kebijakan tersebut hanya bisa dilakukan oleh beberapa anggota tertentu.

“Tidak semua anggota bisa menindak dengan handphone. Jadi ada petugas tertentu saja yang sudah memiliki kualifikasi sebagai penyidik pembantu atau penyidik,” tegas Aan Suhanan.

Photo : NTMC Polri

Selain itu petugas juga sudah memiliki surat tugas sehingga diharapkan tidak ada anggota yang bertindak sembarangan.

“Kemudian sudah mempunyai surat perintah tugas untuk mengoperasionalkan kamera ini kemudian juga apa anggota yang ditugaskan itu tercatat IMEI-nya,” tegasnya.

Penerapan tilang elektronik menggunakan hp hanya diberlakukan untuk menindak para pengendara yang melanggar aturan tertentu. Mulai dari tidak pakai helm, melawan arus, parkir sembarangan dan pelanggaran-pelanggaran tidak dapat dijangkau tilang elektronik statis.

“Pelanggaran bisa diambil oleh tilang elektronik berbasis kamera handphone ini, hanya pelanggaran-pelanggaran kasat mata yang pembuktiannya tidak terlalu rumit. Mulai dari tidak menggunakan helm, melawan arus atau masa berlakunya pelat nomor sudah habis,” jelasnya.

Photo : 123RF

Terkait pelaksanaan tilang elektronik mobile di lapangan, kata Aan, tidak jauh berbeda dengan ETLE biasanya. Setelah petugas patroli mengambil gambar pelanggaran yang dilakukan pengendara, kemudian dikirimkan ke kantor untuk diproses menjadi surat tilang lalu dikirimkan langsung ke alamat pengendara.

Untuk itu, Aan berharap diterapkannya tilang elektronik mobile dapat memberikan rasa aman kepada para pengendara di jalan. Hal ini karena masyarakat akan menjadi lebih disiplin dalam berkendara.

“Dengan adanya ETLE Mobile ini, masyarakat pengguna jalan bisa lebih tertib dan tidak melanggar peraturan lalu lintas,” pungkasnya.

Sejauh ini baru Ditlantas Polda Jawa Tengah yang telah menerapkan sistem tilang elektronik berbasis kamera handphone. Kebijakan berfungsi untuk membantu penindakan pelanggar lalu lintas di area tanpa ETLE statis.

Nantinya para petugas akan melakukan patroli berboncengan menggunakan sepeda motor agar penindakan lebih mudah. Petugas di belakang melakukan hunting pelanggaran lalu lintas dengan menggunakan Mobile Go-Sigap kemudian foto akan langsung dikirim ke kantor Ditlantas Polda Jawa Tengah.


Terkini

news
Ipone

Booth Ipone di IIMS 2026 Jadi Magnet Para Bikers

Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung

news
Motul

Ramaikan IIMS 2026, Motul Hadirkan Sejumlah Inovasi

Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air

mobil
Denza D9

Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9

Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain

mobil
BYD

Ulas Platform EV BYD, Rahasia Performa Gahar Denza dan Yangwang

Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional

news
IIMS 2026

Daftar Mobil dan Motor Favorit di IIMS 2026, Atto 1 sampai Aerox

Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026

mobil
IIMS

IIMS 2027 Digelar Pasca Lebaran, Begini Alasannya

Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran

mobil
DFSK

Tak Tunggu Pemerintah, DFSK Beri Insentif Buat Seluruh Modelnya

DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air

mobil
Jetour T2

Harga Khusus Jetour T2 di IIMS 2026, Hanya Sampai Hari Ini

Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan