Baru Berlaku di Batam, Tilang Elektronik Bisa Jaring Bule
03 Desember 2022, 12:00 WIB
Kepolisian menegaskan bahwa tidak semua anggotanya dapat menerapkan tilang elektronik menggunakan hp
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Guna memudahkan penegakan hukum, pihak Kepolisian akan melakukan tiang elektronik menggunakan kamera handphone. Namun langkah tersebut rupanya tidak bisa dilakukan oleh seluruh anggota kepolisian.
Hal ini disampaikan oleh Brigjen Pol Aan Suhanan, Dirgakkum Korlantas Polri beberapa waktu lalu. Menurutnya kebijakan tersebut hanya bisa dilakukan oleh beberapa anggota tertentu.
“Tidak semua anggota bisa menindak dengan handphone. Jadi ada petugas tertentu saja yang sudah memiliki kualifikasi sebagai penyidik pembantu atau penyidik,” tegas Aan Suhanan.
Selain itu petugas juga sudah memiliki surat tugas sehingga diharapkan tidak ada anggota yang bertindak sembarangan.
“Kemudian sudah mempunyai surat perintah tugas untuk mengoperasionalkan kamera ini kemudian juga apa anggota yang ditugaskan itu tercatat IMEI-nya,” tegasnya.
Penerapan tilang elektronik menggunakan hp hanya diberlakukan untuk menindak para pengendara yang melanggar aturan tertentu. Mulai dari tidak pakai helm, melawan arus, parkir sembarangan dan pelanggaran-pelanggaran tidak dapat dijangkau tilang elektronik statis.
“Pelanggaran bisa diambil oleh tilang elektronik berbasis kamera handphone ini, hanya pelanggaran-pelanggaran kasat mata yang pembuktiannya tidak terlalu rumit. Mulai dari tidak menggunakan helm, melawan arus atau masa berlakunya pelat nomor sudah habis,” jelasnya.
Terkait pelaksanaan tilang elektronik mobile di lapangan, kata Aan, tidak jauh berbeda dengan ETLE biasanya. Setelah petugas patroli mengambil gambar pelanggaran yang dilakukan pengendara, kemudian dikirimkan ke kantor untuk diproses menjadi surat tilang lalu dikirimkan langsung ke alamat pengendara.
Untuk itu, Aan berharap diterapkannya tilang elektronik mobile dapat memberikan rasa aman kepada para pengendara di jalan. Hal ini karena masyarakat akan menjadi lebih disiplin dalam berkendara.
“Dengan adanya ETLE Mobile ini, masyarakat pengguna jalan bisa lebih tertib dan tidak melanggar peraturan lalu lintas,” pungkasnya.
Sejauh ini baru Ditlantas Polda Jawa Tengah yang telah menerapkan sistem tilang elektronik berbasis kamera handphone. Kebijakan berfungsi untuk membantu penindakan pelanggar lalu lintas di area tanpa ETLE statis.
Nantinya para petugas akan melakukan patroli berboncengan menggunakan sepeda motor agar penindakan lebih mudah. Petugas di belakang melakukan hunting pelanggaran lalu lintas dengan menggunakan Mobile Go-Sigap kemudian foto akan langsung dikirim ke kantor Ditlantas Polda Jawa Tengah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Desember 2022, 12:00 WIB
03 Oktober 2022, 06:46 WIB
17 Januari 2022, 18:00 WIB
Terkini
20 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas jadikan Indonesia sebagai negara pertama yang memiliki diler resmi untuk memberi layanan pada pelanggan
20 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski pemesanan sudah dibuka sejak tahun lalu, produksi Lepas L8 baru akan dilakukan mulai bulan depan
20 Januari 2026, 10:00 WIB
Sejumlah motor matic 150 cc yang ditawarkan Yamaha kepada para konsumen mengalami kenaikan di awal 2026
20 Januari 2026, 09:00 WIB
Kebakaran mobil listrik sering berawal dari human error, salah satunya proses pengisian daya yang tidak tepat
20 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada berbagai upaya yang bisa dipilih pemerintah Indonesia untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM di Tanah Air
20 Januari 2026, 07:00 WIB
Honda UC3 jadi salah satu kandidat motor listrik baru di Indonesia, saat ini baru ditawarkan di Thailand
20 Januari 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara motor dan mobil, SIM keliling Bandung kembali dihadirkan di Kota Kembang
20 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 20 Januari 2026 digelar pada puluhan ruas jalan untuk atasi kemacetan di Ibu Kota