Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Tren mobil listrik di Indonesia masih terbilang positif. Sampai saat ini masih ada beberapa model populer yang menuai respons baik dari konsumen.
Mengacu pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), angka wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) mobil listrik dipimpin oleh BYD Atto 1 dengan jumlah 4.233 unit.
BYD Atto 1 kembali merebut posisi pertama di periode Juli 2026, sebelumnya pada Juni diisi oleh Jaecoo J5 dengan perolehan wholesales sebanyak 3.041 unit.
Produk teranyar Wuling Aira ev yang disebut sebagai model pelengkap Air ev, juga menyumbangkan angka positif.
Meskipun baru diluncurkan, distribusi ke dilernya tercatat 721 unit. Hal tersebut jadi salah satu indikator tingginya permintaan konsumen akan Wuling Aira ev.
Wuling Aira ev sendiri baru diluncurkan secara resmi di ajang GIIAS 2026. Jadi sorotan sebab banderolnya mulai dari Rp 155 jutaan on the road Jakarta.
Ini membuat Wuling Aira ev jadi mobil listrik dengan banderol termurah di Indonesia saat ini.
Masih di sepuluh besar, Wuling juga punya Darion EV di posisi kesembilan. Wholesales Multi Purpose Vehicle (MPV) listrik tersebut adalah 219 unit.
Menariknya di posisi ke-10 ada mobil listrik mewah Xpeng X9. Dijual seharga Rp 1 miliar ke atas, mobil ini mencatatkan wholesales 217 unit sepanjang Juli 2026.
Sampai paruh pertama 2026, banyak model mobil listrik baru dihadirkan ke konsumen Indonesia. Chery misalnya memboyong Electric Vehicle (EV) berukuran kompak yakni Chery Q.
Di samping Chery Q, hadir Wuling Aira ev yang juga memiliki dimensi cukup kecil dan cocok untuk mobilitas perkotaan.
Chery melalui sub merek Lepas turut memperkenalkan mobil listrik Lepas E4, lalu crossover kompak Omoda O4.
Tidak hanya itu, hadir pula teknologi baru yakni Range Extender Electric Vehicle (REEV) yang memiliki cara kerja mirip seperti Plug-in Hybrid atau PHEV.
Bedanya, REEV memiliki baterai lebih besar dan roda sepenuhnya digerakkan oleh motor elektrik. Mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator saja.
REEV tampaknya akan memunculkan tren baru di kalangan konsumen, menjadi alternatif menarik buat masyarakat yang masih ragu beralih ke mobil listrik murni.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal