Tidak Ada Pembatasan Mobilitas saat Libur Natal dan Tahun Baru

Tidak ada pembatasan mobilitas saat libur Natal dan tahun baru 2023 yang akan terselenggara beberapa hari lagi

Tidak Ada Pembatasan Mobilitas saat Libur Natal dan Tahun Baru

TRENOTO – Tidak ada pembatasan mobilitas saat libur Natal dan tahun baru 2023 oleh pemerintah. Hal ini disampaikan oleh Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan ketika Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta beberapa waktu lalu.

Meski demikian Ia menegaskan bahwa mobilitas masyarakat tetap harus mendapat perhatian lebih. Hal ini karena pandemi Covid-19 biasanya meningkat setelah terjadi libur panjang yang dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Tidak ada pembatasan mobilitas pada penyelenggaraan Nataru. Namun mengingat tren Covid-19 nasional cenderung meningkat maka penyelenggaraan perlu dikelola dengan baik,” tegasnya.

Photo : Jasa Marga

Beberapa kebijakan akan diambil oleh Kementerian Perhubungan untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan libur Natal dan tahun baru 2023. Mulai dari memastikan kesiapan sarana prasarana transportasi juga sosialisasi kepada operator angkutan penumpang serta barang.

Pihaknya berencana berkoordinasi untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Mulai dari contra flow, one way, pembatasan angkutan barang, manajemen rest area, sosialisasi kepada masyarakat secara masif dan penerapan protokol kesehatan serta aplikasi PeduliLindungi pada seluruh moda transportasi.

Baca juga : Jasa Marga Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas Ganjil Genap di Tol

"Untuk memastikan angkutan Nataru berjalan lancar, aman serta selamat Kementerian Perhubungan merujuk pada SE Satgas Penanganan Covid-19 dan Inmendagri. Biasanya kami berkoordinasi dengan semua pemerintah daerah agar mengikuti," ujar Menhub.

Peningkatan Arus Lalu Lintas

Persiapan dalam menghadapi arus lalu lintas di libur Natal dan tahun baru memang harus dilakukan guna menghindari kepadatan. Terlebih berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub, 44.17 juta orang atau 16.35 persen dari jumlah penduduk berpotensi melakukan perjalanan.

Jumlah ini meningkat signifikan bila dibandingkan tahun lalu yang hanya 19.9 juta orang melakukan perjalanan. Dari jumlah tersebut 28.26 persen dari mereka menggunakan kendaraan pribadi berupa mobil dan 16.47 persen sepeda motor.

Photo : TrenOto

Pihak Kemenhub akan menggelar posko khusus yang dibuka mulai dari (19/12) hingga (03/01). Namun khusus posko di pelabuhan berlangsung hingga (08/01)

"Kami semua dengan seluruh pemangku kepentingan akan melakukan koordinasi dalam penyelenggaraan Nataru," tegas Menhub.


Terkini

mobil
AION UT

Penjualan GAC Aion Januari 2026, Jeblok Dibanding Desember 2025

GAC Aion mencatatkan penurunan penjualan retail di Januari 2026, jeblok 55 persen dibandingkan Desember 2025

mobil
Genesis

Harga Mobil Genesis di RI Terungkap, Sub Merek Premium Hyundai

Kehadiran sub merek premium Hyundai, Genesis semakin dekat ke pasar Indonesia, tawarkan empat model baru

motor
Motor bebek

Cek Harga Motor Bebek di Februari 2026, Honda Revo Rp 17 Jutaan

Motor bebek bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi ke rumah saudara saat Lebaran 2026

mobil
E9 PHEV

GAC Siapkan 5 Produk Baru di 2026, Tidak Cuma EV

GAC siapkan setidaknya lima model baru untuk diluncurkan di Indonesia dan tidak terpaku pada mobil listrik

mobil
Penjualan mobil pikap

Penjualan Mobil Pikap di Januari 2026, Turun dari Bulan Lalu

Penjualan mobil pikap di Januari 2026 mengalami penurunan dibanding Januari 2025 dengan jumlah cukup besar

mobil
Toyota Kijang Innova Reborn Dapat Pembaruan, Harga Belum Berubah

Penjualan Toyota Innova Reborn Diesel 2025 Masih Seksi

Toyota memastikan penjualan Innova Reborn diesel masih akan dilanjutkan tahun ini, peminatnya banyak

mobil
Lumin

Tanpa Insentif, Mobil Listrik Murah Diprediksi Kehilangan Peminat

Tidak adanya insentif mobil listrik CBU, akan mendorong masyarakat beralih ke produk-produk di segmen LCGC

mobil
BYD

BYD Bidik Pangsa Pasar Mobil Listrik di Luar Pulau Jawa

Konsumen daerah mulai tertarik dengan kehadiran mobil listrik, BYD ungkap beberapa alasan di baliknya