Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Puncak arus balik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang sehingga diharapkan masyarakat menghindari tanggal tersebut
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan menyarankan pemudik untuk menghindari puncak arus balik dan kembali ke tempat kerjanya pada 26 hingga 29 April 2023. Menurutnya kepadatan lalu lintas di tanggal tersebut lebih landai dibanding hari lain.
Hal tersebut ia sampaikan saat memeriksa gerbang tol Tol Kalikangkung, Semarang Jawa Tengah (21/04). Lalu lintas yang lebih landai tentunya akan memberi kenyamanan kepada masyarakat dalam melakukan perjalanan.
“Puncak arus balik diperkirakan terjadi di dua gelombang, tanggal 24 dan 25 April, serta 30 April hingga 1 Mei,” ungkapnya.
Ia pun menambahkan bahwa pihaknya saat ini akan mengevaluasi jalannya arus mudik yang telah berlangsung beberapa hari. Menurutnya puncak kepatadan terjadi pada H-3 atau Rabu (19/04) kemudian mulai menurun hingga akhirnya kebijakan one way di jalan tol bisa dihentikan.
Brigjen Pol Dr. Aan Suhanan, Dirgakkum Korlantas Polri mengatakan bahwa ada sekitar 16.000 kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Cikampek dan Cipularang. Jumlah tersebut meningkat 20 persen bila dibandingkan puncak arus mudik tahun lalu.
“Kalau kita bandingkan tahun lalu ada kenaikan sekitar 20 persen. Tahun lalu di puncak arus itu 135.000 lebih, sedangkan tahun ini sudah melampaui 163.000 kendaraan keluar Jakarta,” ungkapnya.
Meski puncak arus mudik sudah dilalui namun mereka menegaskan volume kendaraan masih cukup tinggi. Pasalnya masih ada sekitar 20 persen masyarakat yang belum melakukan perjalanan mudik dan baru akan berangkat pada 21 hingga 22 April 2023.
“Masih ada sekitar 200.000 kendaraan,” jelasnya.
Arus mudik 2023 menjadi perhatian banyak pihak karena jumlah masyarakat yang pulang ke kampung halamannya akan sangat berbeda dibanding tahun sebalumnya. Hal ini karena pemerintah sudah tidak lagi memberikan pembatasan mobilitas setelah menurunnya jumlah penderita Covid-19.
Tak tanggung-tanggung, diperkirakan kepadatan lalu lintas meningkat dari sebelumnya hanya sekitar 88 juta jiwa menjadi 123.8 juta orang. Tak mengherankan bila pemerintah pun melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas berupa one way, contraflow di sejumlah ruas jalan tol.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
19 Maret 2026, 13:17 WIB
18 Maret 2026, 09:01 WIB
15 Maret 2026, 09:13 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik