Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diklaim Turun
29 Maret 2026, 11:44 WIB
Perkiraan puncak arus mudik Lebaran terjadi pada 19 April 2023, ratusan ribu kendaraan akan bertemu di KM 66
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkirakan puncak arus mudik Lebaran terjadi pada 19 April 2023 sementara balik di Selasa 25 April 2023. Oleh karena itu diharapkan masyarakat untuk melakukan persiapan serta mengatur jadwal perjalanan.
Pasalnya ketika puncak arus tersebut, jumlah kendaraan akan mengalami peningkatan. Akibatnya bukan tidak mungkin terjadi kemacetan di beberapa titik.
“Untuk puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran atau Rabu 19 April 2023 dengan 138.000 mobil keluar di KM 66 Tol Jakarta – Cikampek. Jumlah ini naik 2 persen dari Lebaran 2022 sebanyak 135.000 kendaraan,” ungkap Lisye Octaviana, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga (03/04).
Ia juga menyampaikan bahwa volume mobil keluar dari Jabotabek pada H-7 hingga H+7 Lebaran mencapai 2.78 juta. Jumlah ini naik 6.77 persen dibanding tahun lalu yang hanya 2.6 juta.
Distribusi lalu lintas keluar Jabotabek tersebut didominasi oleh mobil menuju arah Timur atau Trans Jawa sebesar 52 persen. Sementara kendaraan ke arah Barat/Merak sebanyak 27.8 persen dan ke arah Selatan/Ciawi yaitu 20.2 persen.
“Kami juga memprediksikan untuk puncak arus balik akan jatuh di Selasa 25 April 2023 atau H+2 Lebaran,” kata Lisye.
Menurutnya mobil yang masuk ke Jabotabek selama periode H-7 hingga H+7 Lebaran 2023 diperkirakan mencapai 2.66 juta. Jumlah ini naik 3.71 persen dibanding Lebaran 2022 sebanyak 2.56 juta.
Adapun distribusi lalu lintas masuk ke Jabotabek didominasi oleh kendaraan dari arah Timur atau Trans Jawa sebesar 51.2 persen. Kemudian dari arah Barat atau Merak sebanyak 28 persen serta dari arah Selatan/Ciawi 20.8 persen.
Lisye juga mengatakan prediksi lalu lintas saat puncak arus balik saat 25 April 2023 sebanyak 178.000 kendaraan di KM 66 Tol Jakarta – Cikampek. Mengalami kenaikan 5 persen dari Lebaran 2022 yang hanya 170.000 unit.
“Diharapkan para pemudik dapat melakukan perencanaan terkait waktu untuk melakukan perjalanan menuju ke arah Timur, Selatan maupun Barat,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Maret 2026, 11:44 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
19 Maret 2026, 13:17 WIB
18 Maret 2026, 09:01 WIB
15 Maret 2026, 09:13 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026