Polisi Gelar Sistem Buka Tutup di Pantura Imbas One Way di Tol
06 April 2025, 19:00 WIB
Kementerian Perhubungan imbau masyarakat kembali sebelum atau setelah puncak arus balik Lebaran 2022
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Melihat banyaknya pemudik di Lebaran 2022, Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan mengimbau masyarakat untuk kembali lebih awal atau setelah puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 6 sampai 8 Mei 2022.
Melalui keterangan resminya, Menhub juga menegaskan bila masyarakat harus mewaspadai dua titik utama yakni tol Semarang-Jakarta dan penyeberangan Bakauheni-Merak.
“Bapak Presiden Joko Widodo memberikan perhatian khusus pada penanganan arus balik agar tidak terjadi kepadatan, yaitu mengimbau masyarakat untuk kembali lebih awal sebelum puncak arus balik di tanggal 6, 7 dan 8 Mei 2022 nanti. Atau kalau cutinya bisa diperpanjang, sebaiknya pulang setelah tanggal 8 Mei,” kata Budi.
Menhub menambahkan, masyarakat diminta untuk tak memaksakan diri menggunakan rest area di jalan tol jika sudah penuh dan berhenti di bahu jalan karena membahayakan keselamatan diri sendiri serta pengguna jalan lain.
“Jika lelah masyarakat bisa keluar tol di kota terdekat dan bisa istirahat di tempat-tempat yang telah disiapkan. Di sini lebih aman dan leluasa,” ujar Menhub.
Sejumlah rest area di jalan arteri telah disiapkan beberapa pihak seperti pemda, kepolisian, maupun unsur terkait lainnya. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi jika rest area di jalan tol penuh sehingga tidak menjadi penyebab kemacetan.
“Mulai dari kantor kecamatan, kelurahan, kantor polisi, dan tempat-tempat lainnya sudah disiapkan sebagai tempat istirahat sementara,” jelas Menhub.
Imbauan lain yang disampaikan Menhub ialah pemudik perlu mengupdate informasi terkini melalui media sosial resmi operator jalan tol atau pihak kepolisian. Ini perlu dilakukan untuk mengetahui rekayasa lalu lintas yang tengah diterapkan.
“Kami juga mengimbau untuk mengemudi dengan baik, tidak menyerobot jalur dan patuhi petunjuk dari petugas di lapangan. Pastikan prokes juga tetap dilaksanakan dengan baik,” tutur Menhub.
Untuk mengantisipasi arus balik di sektor penyeberangan (Bakauheni-Merak) sejumlah langkah telah disiapkan. Pertama, mengimbau masyarakat untuk membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan secara daring, sehingga tidak terjadi penumpukan di area pelabuhan seperti saat arus mudik.
Selain itu, sejumlah dermaga tambahan akan terus dioperasikan seperti dari arah Sumatera, Pelabuhan Panjang di Lampung akan dimaanfaatkan untuk kendaraan besar seperti truk pengangkut barang.
Antisipasi ini dilakukan agar Pelabuhan Bakauheni bisa memuat lebih banyak kendaraan pemudik seperti mobil, bus dan sepeda motor. Hal yang sama juga terjadi di Merak.
Pelabuhan Ciwandaran dan Indah Kiat akan terus dioperasikan untuk memecah kepadatan arus balik menuju Pelabuhan Penyeberangan Merak.
“Mohon kepada masyarakat untuk mengikuti imbauan-imbauan yang sudah disampaikan, agar perjalanan balik lebih nyaman,” kata Menhub.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 April 2025, 19:00 WIB
17 April 2024, 07:00 WIB
13 April 2024, 09:00 WIB
12 April 2024, 07:00 WIB
14 Maret 2024, 08:31 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan