Perkiraan Puncak Arus Mudik Lebaran 2024 Kemenhub 8 April 2024

Budi Karya Sumadi, Menhub memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2024 bakal terjadi pada Senin (8/4)

Perkiraan Puncak Arus Mudik Lebaran 2024 Kemenhub 8 April 2024

KatadataOTO – Arus mudik 2024 memang masih cukup lama. Namun sejumlah persiapan dilakukan oleh beberapa pihak pemangku kepentingan.

Seperti yang Budi Karya Sumadi Menhub (Menteri Perhubungan) terapkan. Mereka telah memprediksi puncak arus mudik pada Lebaran 2024.

“Perkiraan puncak hari mudik berdasarkan pilihan masyarakat adalah H-2 atau Senin, 8 April 2024 (dimulainya cuti bersama) dengan potensi pergerakan 26,6 juta orang sekitar 13,7 persen,” ungkap Budi di laman resmi Kemenhub pada Kamis (14/2).

Diperkirakan 200 juta orang mudik di Lebaran 2024
Photo : KatadataOTO

Menhub pun mengaku sudah melakukan sejumlah persiapan. Hal ini penting guna memberi rasa nyaman kepada masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.

Diharapkan tidak terjadi kepadatan di sepanjang jalur mudik 2024. Sehingga semuanya bisa berjalan dengan lancar.

“Seperti contoh pengaturan waktu mudik penyelenggaraan diskon tarif transportasi massal untuk mudik lebih dini, mudik gratis, rekayasa lalu lintas, diskon tarif jalan tol, hingga pengaturan lalu lintas terutama pada daerah yang beresiko terjadi kepadatan luar biasa akan kami lakukan," tambah Budi.

Lebih jauh Menhub menjelaskan kalau peminat kereta api pada mudik 2024 menjadi yang tertinggi, yakni sekitar 39,32 juta orang atau 20,3 persen.

Lalu di susul bus 19,4 persen (37,51 juta), mobil pribadi 18,3 persen (35,42 juta) dan sepeda motor sebesar 16,07 persen (31,12 juta).

Sementara Budi Karya Sumadi memperkirakan puncak arus balik terjadi pada H+3, yakni Minggu (14/4) dengan potensi pergerakan 41 juta orang 21,2 persen.

Ada Lonjakan Pemudik

Sebelumnya Budi mengungkapkan ada potensi lonjakan pemudik pada Lebaran 2024. Hal tersebut diketahui dari hasil survei yang dilakukan bersama BPS (Badan Pusat Statistik).

Menurut data dari survey di atas penggerakan masyarakat secara nasional berpotensi mencapai 71,7 persen. Bisa dibilang sebanyak 193,6 juta orang dari jumlah penduduk di Indonesia.

Arus mudik Lebaran 2023
Photo : Istimewa

Jumlah di atas di atas diklaim melonjak dibanding potensi pergerakan masyarakat pada masa Lebaran 2023 yakni 123,8 juta orang.

Sehingga Menhub antisipasi lonjakan pemudik pada Lebaran 2024. Bahkan hasil survei itu sudah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Budi pun berharap puncak arus mudik dan arus balik pada Lebaran 2024 bisa berjalan lancar. Jadi masyarakat bisa tenang pulang ke kampung halaman.


Terkini

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit

otosport
Francesco Bagnaia

Saran untuk Francesco Bagnaia Agar Kompetitif Lagi di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026

mobil
VinFast

VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi

VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan

modifikasi
Yamaha Xmax

Modifikasi Yamaha Xmax Hedon, Biayanya Senilai Dua Innova Zenix

Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru

motor
Motor listrik

Pasar Motor Listrik 2025 Anjlok, Subsidi Jadi Biang Kerok

Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen

mobil
Baterai lithium

Permintaan Baterai Lithium Mobil Listrik Bakal Merosot di 2026

Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun

mobil
Mobil yang Disuntik Mati

4 Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia Tahun Ini, Ada Baleno

Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya

mobil
Insentif Otomotif

Insentif Otomotif Disarankan Fokus Pada Mobil Dengan TKDN Tinggi

Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang