Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Puncak arus balik diprediksi terjadi Minggu sampai Senin mendatang, Menhub imbau pemudik pulang lebih awal
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Puncak arus balik Lebaran 2024 diprediksi terjadi pada Minggu (14/4) dan Senin (15/4). Masyarakat diimbau untuk kembali lebih awal agar tidak terjebak kepadatan yakni mulai Sabtu (13/4).
Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan RI mengungkapkan jalur darat kemungkinan padat mulai besok atau lusa.
“Secara detail bagaimana mengatasi arus balik itu kita sudah persiapkan, kalau jalur udara atau laut praktis bisa dikendalikan,” ucap Budi dilansir dari Antara, Sabtu (13/4).
Sampai saat ini Kementerian Perhubungan melakukan pemetaan di sejumlah titik rawan penumpukan arus balik. Di antaranya adalah jalur Cipali arah Solo, Semarang sampai Cirebon.
Dua titik utama yang perlu dikendalikan adalah di Kali Kangkung sampai Salatiga serta KM 66 dari Bandung masuk ke Jakarta.
Jika melihat pengalaman tahun lalu wilayah krusial selama arus balik yakni Salatiga sampai Semarang karena merupakan lokasi pertemuan pemudik dari Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur.
Menhub juga telah melakukan evaluasi penanganan arus mudik untuk persiapan menghadapi arus balik. Menurut dia ada peningkatan kesuksesan selama pengawalan mudik.
Salah satu indikatornya ialah kecepatan waktu tempuh seperti rata-rata Jakarta-Semarang 67,59 km/jam di saat mudik. Angka ini meningkat 12,5 persen dari puncak arus mudik di 2023 di 64,14 km/jam.
Waktu tempuh juga sekitar dua jam lebih cepat yakni enam jam 54 menit di 2024. Sementara pada periode sama tahun lalu pada mudik Lebaran 2023 adalah delapan jam 12 menit.
Guna mengantisipasi kecelakaan seperti yang terjadi baru-baru ini, Budi kembali mengingatkan masyarakat tidak menggunakan angkutan tidak resmi.
“Jadi para pemudik jangan memaksakan melakukan kegiatan atau pulang pakai travel gelap, kalau kemudian diketahui jangan salahkan untuk dilakukan pemutaran balik,” ucap dia.
Sekadar informasi kecelakaan KM 58 Tol Jakarta-Cikampek menewaskan 12 penumpang. Seluruhnya berada di unit Daihatsu Gran Max yang digunakan sebagai transportasi travel tidak resmi.
Tidak hanya itu jumlah penumpang di kabin juga melebihi kapasitas. Kondisi sopir tidak fit dan bekerja melewati batas waktu juga jadi salah satu penyebab kecelakaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
29 Maret 2026, 11:44 WIB
27 Maret 2026, 15:00 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan