Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih terus berjalan. Hal ini dilakukan Presiden Prabowo Subianto agar siswa mendapatkan makan siang dari negara.
Berangkat dari situasi tersebut produsen kendaraan niaga listrik, yakni Farizon melihat peluang memasok produk mereka ke dapur-dapur SPPG.
“Masih mungkin (untuk memenuhi kebutuhan MBG), MBG sebetulnya kan delivery,” ungkap Christoforus Ronny, Director Arista Manufacturing Indonesia di Purwakarta, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Menurut dia, salah satu produk yang bisa diandalkan adalah Farizon V8E. Sebuah kendaraan niaga disiapkan untuk kebutuhan logistik.
Kemudian bisa digunakan untuk pengiriman atau delivery, seperti pendistribusian MBG ke sekolah-sekolah.
Kendati demikian, Farizon mengaku belum menjalin komunikasi dengan pihak atau pemangku kebijakan yang mengurus program MBG.
Penjajakan tersebut belum dilakukan karena Farizon V8E, baru memasuki tahap produksi di fasilitas milik Handal Indonesia Motor (HIM).
“Belum (menjalin kerja sama) karena kita baru produksi (V8E) bulan ini,” ia melanjutkan.
Memang jika dilihat, peluang Farizon memasok kendaraan niaga listrik ke dapur-dapur MBG di Tanah Air terbuka cukup lebar.
Mengingat beberapa produsen kendaraan niaga di dalam negeri, sudah mulai melihat program Presiden Prabowo ini sebagai ceruk pasar baru.
Tercatat sejumlah produsen yang kini banyak menerima order kendaraan niaga ringan untuk MBG di antaranya Daihatsu melalui Gran Max, sedangkan Suzuki dengan Carry.
Ronny menjelaskan, langkah Farizon untuk menggarap pasar tersebut masih berada pada tahap awal.
Selain baru memulai produksi, jaringan penjualan Farizon di Indonesia juga masih terbatas dan diproyeksikan akan terus bertambah.
“Sekarang baru dua, satu Jakarta dan satu lagi di Bandung,” tegas Ronny.
Sebagai informasi, Farizon V8E memiliki panjang 5.395 mm, lebar 1.820 mm, tinggi 1.985 mm serta jarak sumbu roda mencapai 3.600 mm.
Sementara untuk urusan performa, Farizon V8E menggunakan tipe motor permanent magnet synchronous. Kemudian dipadukan dengan baterai lithium iron phosphate berkapasitas 65 kWh.
Farizon V8E juga sudah didukung dengan sistem pengisian daya CCS2 fast charging 100 kW.
Sedangkan dari segi jarak tempuh, berbekal baterai tersebut mobil niaga listrik ini diklaim mampu mencapai 428 kilometer (km) dalam satu kali pengisian daya.
Patut diketahui, harga Farizon V8E adalah Rp425 juta dengan status On The Road (OTR) Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
02 Agustus 2026, 07:00 WIB
15 April 2026, 09:00 WIB
09 April 2026, 19:00 WIB
Terkini
01 September 2026, 20:11 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI baru-baru ini diketahui membeli MPV bertenaga listrik Xpeng X9
01 September 2026, 20:09 WIB
Baik Pertamina, Shell hingga Vivo kompak menaikan harga BBM jenis diesel mereka dengan besaran bervariasi
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam
01 September 2026, 07:00 WIB
Robot Mobo buatan AiMoga berbabis Embodied Intelligence dan diperkenalkan dalam ajang atau pameran WRC 2026
01 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik ketika Anda ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
01 September 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta berada di lima lokasi berbeda setiap hari, simak informasi biaya dan syaratnya
01 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta tetap diandalkan pemerintah Ibu Kota untuk setidaknya mencegah kebuntuan di jam sibuk
31 Agustus 2026, 21:00 WIB
Indonesia Autovaganza 2026 tempat berkumpulnya komunitas para pencinta otomotif sekaligus bersilaturahmi