Program Subsidi Tepat Raih 5 Juta Pendaftar, Umumnya Pertalite

Program Subsidi Tepat raih 5 juta pendaftar yang kebanyakan adalah pengguna Pertalite ketimbang Solar

Program Subsidi Tepat Raih 5 Juta Pendaftar, Umumnya Pertalite
Adi Hidayat

TRENOTO – Sedikitnya sudah ada 5 juta pendaftar program Subsidi Tepat yang gelar oleh Pertamina Patra Niaga. Dari jumlah tersebut diketahui pengguna Pertalite lebih besar ketimbang Solar.

Hal ini disampaikan Irto Ginting, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga beberapa waktu lalu. Dalam catatannya, 54 persen merupakan kendaraan pengguna Pertalite sementara 46 persen lain mendaftarkan mobil Solar.

"Dari data tersebut pengguna Pertalite yang mendaftar 80 persen didominasi oleh mobil pribadi. Sedangkan untuk Solar komposisinya cukup seimbang antara milik pribadi maupun angkutan umum," ungkap Irto.

Photo : Pertamina

Kehadiran program Subsidi Tepat diharapkan bisa mendata pengguna Pertalite serta Solar. Dengan data tersebut makan penyaluran BBM bersubsidi dapat lebih mudah diawasi serta mengecegah kecurangan.

"Saat ini kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai tata cara pendaftaran serta menguji coba kesiapan verifikasi QR Code. Kami terus memantau perkembangan revisi Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 yang menjadi regulasi acuan penetapan penyaluran BBM bersubsidi," ujarnya.

Baca juga : Harga Pertamax Naik Mulai 1 Maret, Pertalite Bertahan

Untuk memudahkan pendaftaran pihaknya telah menyiapkan banyak cara termasuk membuka gerai pendaftaran di beberapa titik. Sementara masyarakat yang memiliki akses internet, pendaftaran daring bisa menjadi pilihan mudah karena cukup masuk ke situs subsiditepat.mypertamina.id dan menu subsidi tepat di aplikasi.

“Ada lebih dari 1.300 gerai pendaftaran di seluruh Indonesia. Selain mendorong masyarakat mendaftar, kami memastikan proses verifikasi berjalan maksimal sehingga prosesnya bisa tepat waktu,” tegasnya.

Irto juga terus mengingatkan kepada masyarakat yang merasa berhak mendapatkan BBM subsidi agar segera mendaftarkan kendaraannya. Pasalnya di masa depan program subsidi tepat akan disinergikan dengan regulasi penetapan penyaluran BBM subsidi oleh pemerintah.

Photo : Pertamina

“Ini adalah langkah pemerintah dan kami dalam memastikan subsidi BBM menjadi lebih tepat sasaran” pungkasnya.

Awal Maret 2023 harga BBM dari perusahaan pelat merah di DKI Jakarta cukup beragam. Untuk Pertalite dan Solar terpantau stabil tetapi Pertamax mengalami sedikit peningkatan dibanding bulan lalu.

Daftar Harga BBM Pertamina

Pertamax: 13.300

Pertamax Turbo: 15.100

Dexlite: 14.950

Pertamina DEX: 15.850

Pertalite: 10.000

Solar subsidi: 6.800


Terkini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 27 Juli 2026, Beroperasi Sejak Pagi

SIM keliling Bandung bisa memudahkan Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara untuk golongan A dan C

mobil
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 27 Juli 2026

Tersebar di lima lokasi berbeda, berikut informasi tempat, persyaratan dan biaya SIM keliling Jakarta

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek Lagi Titik Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 27 Juli 2026

KadatadataOTO merangkum jadwal dan lokasi ganjil genap Jakarta hari ini lengkap hingga gerbang tolnya

motor
Motor Baru

IDRS Tawarkan Program Pengujian Motor Baru Pakai Standar PBB

IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air

mobil
Lynk & Co

Geely Buka Peluang Bawa Lynk & Co ke Indonesia

Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia

mobil
Toyota

Setelah Lombok, Toyota Perkuat Pendidikan Vokasi di Bali

Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil

mobil
Penjualan Mobil Baru

Kemenperin Yakin Penjualan Mobil 2026 Tembus 1 Juta Unit

Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026

mobil
Giti

Giti Xcursion RT Dikenalkan, Ban Berkemampuan Hybrid

Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia