Tren Mobil Bekas di 2026, MPV dan LCGC Tetap Jadi Favorit
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Ada banyak penyebab harga mobil bekas turun baik dari segi pasar maupun kondisi kendaraan itu sendiri
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Walau penjualan kendaraan baru sudah semakin meningkat tetapi pasar mobil bekas tetap menarik perhatian. Pasalnya membeli unit seken masih dinilai sebagai solusi karena harganya terbilang lebih murah dibanding baru.
Vendri Iskar, Caroline Purchase Head mengatakan ada banyak hal yang menjadi penyebab harga mobil bekas turun. Faktor tersebut terbagi menjadi dua yaitu market dan teknis.
“Dari sisi market, bila sebuah model tertentu hendak diremajakan baik facelift maupun major change, biasanya mobil bekasnya akan turun. Ini karena konsumen juga menunggu peluncuran dilakukan,” ungkapnya.
Selain itu besarnya diskon pada mobil baru juga menjadi salah satu penyebab harga bekas terpukul. Karena harga unit seken tidak boleh terlalu dekat dengan harga baru.
“Bila unit barunya banyak stok serta diskon besar maka mobil bekasnya sulit terjual dan akhirnya harganya mulai turun,” tambahnya kemudian.
Sementara segi teknis bergantung dari kondisinya masing-masing. Kelengkapan dokumen pun diklaim menjadi salah satu yang paling utama.
“Dari segi teknis, penyebab harga mobil bekas turun adalah kelengkapan dokumen. Bila dokumennya tidak lengkap atau nomor rangka dan mesinnya berkarat hingga sulit terbaca, harganya pasti jatuh,” ungkapnya.
Selanjutnya adalah kondisi kendaraan apakah bekas tabrak atau banjir. Mobil yang sudah mengalami kedua insiden tersebut harganya dipastikan turun drastis.
“Kalau kami ada unit seperti itu maka akan langsung kami kirimkan ke balai lelang, bukan ke showroom. Ini untuk memastikan kualitas kendaraan yang ditawarkan ke konsumen,” tegas Vendri.
Keaslian kendaraan juga sangat mempengaruhi harga. Unit yang sudah mendapatkan modifikasi akan ditawar lebih murah,
“Kalau bicara modifikasi ringan seperti headunit tetap saja mengurangi harga karena banyak pelanggan ingin asli. Apalagi bila sudah dibuat ceper, nilainya pasti lebih jatuh,” tambahnya.
Namun kondisi tersebut diklaim sudah diperhitungkan oleh Caroline. Vendri memastikan bahwa semua mobil yang ditawarkan memiliki kondisi optimal sehingga pelanggan bisa langsung menggunakannya.
“Memang ada selisih dengan harga pasaran tetapi kami sudah memastikan bahwa kondisi kendaraan memang baik. Bahkan ada garansi mesin dan transmisi selama satu tahun,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 12:14 WIB
23 Desember 2025, 18:00 WIB
22 Desember 2025, 13:00 WIB
20 Desember 2025, 07:00 WIB
13 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus balik Natal dan tahun baru 2026 mulai terlihat sehingga Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara, kepolisian tetap menghadirkan berbagai fasilitas seperti SIM keliling Bandung
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen