Penjualan BMW X1 Bekas Lebih Banyak Dari Baru, Begini Alasannya
26 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada banyak penyebab harga mobil bekas turun baik dari segi pasar maupun kondisi kendaraan itu sendiri
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Walau penjualan kendaraan baru sudah semakin meningkat tetapi pasar mobil bekas tetap menarik perhatian. Pasalnya membeli unit seken masih dinilai sebagai solusi karena harganya terbilang lebih murah dibanding baru.
Vendri Iskar, Caroline Purchase Head mengatakan ada banyak hal yang menjadi penyebab harga mobil bekas turun. Faktor tersebut terbagi menjadi dua yaitu market dan teknis.
“Dari sisi market, bila sebuah model tertentu hendak diremajakan baik facelift maupun major change, biasanya mobil bekasnya akan turun. Ini karena konsumen juga menunggu peluncuran dilakukan,” ungkapnya.
Selain itu besarnya diskon pada mobil baru juga menjadi salah satu penyebab harga bekas terpukul. Karena harga unit seken tidak boleh terlalu dekat dengan harga baru.
“Bila unit barunya banyak stok serta diskon besar maka mobil bekasnya sulit terjual dan akhirnya harganya mulai turun,” tambahnya kemudian.
Sementara segi teknis bergantung dari kondisinya masing-masing. Kelengkapan dokumen pun diklaim menjadi salah satu yang paling utama.
“Dari segi teknis, penyebab harga mobil bekas turun adalah kelengkapan dokumen. Bila dokumennya tidak lengkap atau nomor rangka dan mesinnya berkarat hingga sulit terbaca, harganya pasti jatuh,” ungkapnya.
Selanjutnya adalah kondisi kendaraan apakah bekas tabrak atau banjir. Mobil yang sudah mengalami kedua insiden tersebut harganya dipastikan turun drastis.
“Kalau kami ada unit seperti itu maka akan langsung kami kirimkan ke balai lelang, bukan ke showroom. Ini untuk memastikan kualitas kendaraan yang ditawarkan ke konsumen,” tegas Vendri.
Keaslian kendaraan juga sangat mempengaruhi harga. Unit yang sudah mendapatkan modifikasi akan ditawar lebih murah,
“Kalau bicara modifikasi ringan seperti headunit tetap saja mengurangi harga karena banyak pelanggan ingin asli. Apalagi bila sudah dibuat ceper, nilainya pasti lebih jatuh,” tambahnya.
Namun kondisi tersebut diklaim sudah diperhitungkan oleh Caroline. Vendri memastikan bahwa semua mobil yang ditawarkan memiliki kondisi optimal sehingga pelanggan bisa langsung menggunakannya.
“Memang ada selisih dengan harga pasaran tetapi kami sudah memastikan bahwa kondisi kendaraan memang baik. Bahkan ada garansi mesin dan transmisi selama satu tahun,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Januari 2026, 08:00 WIB
22 Januari 2026, 13:00 WIB
18 Januari 2026, 13:00 WIB
17 Januari 2026, 11:00 WIB
11 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
21 Februari 2026, 21:00 WIB
Isuzu merupakan salah satu produsen kendaraan niaga yang sudah merakit lokal truk dan mobil pikap di RI
21 Februari 2026, 19:00 WIB
Pemerintah telah menyiapkan 10 tol fungsional untuk beroperasi saat mudik Lebaran 2026 agar mengurangi kemacetan
21 Februari 2026, 17:00 WIB
Michelin mengingatkan masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman agar memperhatikan kondisi ban kendaraan
21 Februari 2026, 13:00 WIB
GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India
21 Februari 2026, 11:00 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menilai impor pikap akan berdampak buruk bagi industri otomotif di dalam negeri
21 Februari 2026, 09:00 WIB
Menurut data yang dihimpun, total transaksi di IIMS 2026 hanya naik sekitar Rp 700 miliar dari tahun lalu
21 Februari 2026, 07:00 WIB
Suzuki Jimny modifikasi hadir di IIMS 2026 sebagai bahan referensi maupun inspirasi modifikasi para pengunjung
20 Februari 2026, 20:00 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun