Korlantas Resmi Operasikan ETLE Drone, Lebih Akurat Incar Pelanggar
10 Januari 2026, 11:00 WIB
Pengiriman surat tilang ETLE terkendala anggaran yang dinilai masih sangat terbatas sehingga menghambat proses
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pengiriman surat tilang ETLE terkendala oleh terbatasnya anggaran. Padahal setidaknya ada sekitar 12.000 pelanggaran yang tercatat di tilang elektronik sepanjang 2022.
Sementara Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya hanya bisa mengirim sekitar 800 surat tilang per hari. Hal ini disampaikan oleh Komisaris Besar Polisi Latif Usman, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
“Kami tidak kirim semua (surat tilang). Per harinya sekitar 800 saja,” ungkapnya saat rapat kerja dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
Ia pun mengatakan bahwa selama ini biaya pengiriman surat tilang ke para pelanggar mencapai Rp6.300 dan dilakukan oleh PT Pos Indonesia. Dengan tarif tersebut maka total dana yang harus dikeluarkan adalah Rp75.6 juta per hari atau Rp2.26 miliar per bulan.
Latif menambahkan bahwa banyak pelanggar yang dikirimkan surat tilang tidak melakukan konfirmasi atau membayar denda. Padahal tindakan tersebut akan membuat polisi memblokir Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Meski demikian pihaknya tetap akan menambah titik ETLE dari sebelumnya hanya 70 titik menjadi 127 lokasi. Walau bertambah tetapi tetap belum mencukupi untuk melakukan pengawasan di jalan raya Jakarta yang mencapai total 7.800 km.
Hal ini karena penambahan ETLE diyakini efektif menekan jumlah pelanggaran lalu lintas. Berkurangnya pelanggaran pun berpotensi menurunkan angka kecelakaan.
Perlu diketahui bahwa selama 2022 jumlah pelanggaran lalu lintas mencapai 670.546 pelanggaran. Sedangkan total kecelakaan di wilayah hukum Polda Metro Jaya mencapai 10.494 kejadian.
Kecelakaan tersebut menyebabkan kerugian material hingga Rp19.4 miliar, korban tewas 707 jiwa, luka berat 1.712 orang dan luka ringan 10.124 orang. Jumlah ini diharapkan bisa ditekan dengan beragam langkah yang akan dilakukan pihak kepolisian.
Salah satunya adalah memberi pendidikan berlalu lintas kepada para pemohon SIM agar lebih paham aturan lalu lintas. Selain itu mereka juga telah menyediakan wadah bagi mereka yeng gemar memacu kecepatan dengan menggelar Street Race sehingga mengurangi risiko adanya balap liar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Januari 2026, 11:00 WIB
01 Januari 2026, 15:00 WIB
08 Desember 2025, 19:00 WIB
25 Oktober 2025, 09:00 WIB
23 Oktober 2025, 08:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif