Ganjil Genap Jakarta 7 April 2026, Siapkan Jalur Alternatif
07 April 2026, 06:00 WIB
Korlantas pastikan bakal pasang 500 kamera ETLE di Jawa Barat untuk pantau pelanggaran lalu lintas di semua polres
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kepolisian bakal mengembangkan electronic traffic law enforcement (ETLE) dengan lebih masif. Salah satu daerah yang bakal menjadi prioritas adalah Jawa Barat.
Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri mengungkap telah menargetkan 500 kamera ETLE terpasang di seluruh wilayah Jawa Barat pada tahun 2026.
“Targetnya Polda Jabar 500 ETLE sehingga setiap Polres ada bisa menggunakan ETLE. Berkat adanya revitalisasi itu masyarakat bisa patuh,” ungkap Agus.
Ia pun menambahkan bahwa penegakan hukum lalu lintas menggunakan sistem ETLE harus lebih dikedepankan dengan persentase 95 persen. Sementara sistem tilang manual hanya lima persen.
“Tilang manual tetap ada tetapi kebijakan Kapolri penegakan hukum itu menggunakan elektronik harus 95 persen. Sementara 5 persen sisanya adalah secara manual,” tambahnya.
Ia berharap dengan penambahan sistem ETLE dapat membuat masyarakat lebih disiplin serta patuh dalam hal keselamatan di jalan raya.
“Kalau sudah patuh, sudah taat, tidak melanggar peraturan, ETLE pun tidak perlu bekerja secara maksimal karena pengguna jalannya sudah patuh,” katanya.
Selain itu, Agus juga mengatakan melalui sistem ETLE, diharapkan dapat membawa penegakan hukum lalu lintas secara transparansi dan akuntabilitas.
“Sehingga tidak ada transaksional ataupun tawar-menawar. Oleh sebab itu kami mengharapkan dan mengimbau semua harus patuh aturan,” katanya.
Sebelumnya diberitakan bahwa kepolisian menargetkan untuk bisa memiliki setidaknya 5.000 kamera ETLE pada 2027. Jumlah itu meningkat pesat bila dibandingkan saat ini yang hanya 1.641 di seluruh Indonesia.
Kehadiran kamera ETLE ini dinilai sudah memberi banyak dampak positif. Mulai dari penegakan hukum lebih transparan hingga menekan angka fatalitas di jalan raya.
Bahkan sistem ETLE berhasil merekam sedikitnya 8.335.692 pelanggaran lalu lintas pada Januari hingga September 2025. Dari jumlah tersebut petugas akan kembali melakukan pemeriksaan guna memvalidasi pelanggaran.
Proses berikutnya adalah masuk ke tahap konfirmasi dimana surat tilang dikirim ke pemilik kendaraan.
“Validasi pelanggaran sudah mencapai 2.297.887 sementara untuk konfirmasi adalah 480.844 perkara,” ungkap Kakorlantas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 April 2026, 06:00 WIB
06 April 2026, 06:01 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
02 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan