Mudik Gratis Kemenhub dengan Bus Habis, Sisa Kapal Laut

Mudik gratis Kemenhub sudah terisi penuh, hanya tersisa satu armada transportasi yang menerima pemudik saat ini

Mudik Gratis Kemenhub dengan Bus Habis, Sisa Kapal Laut

TRENOTO – Memberikan fasilitas kepada masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman, Kementerian perhubungan (Kemenhub) menyediakan beberapa armada transportasi secara gratis.

Harus melakukan pendaftaran, mudik gratis Kemenhub saat ini telah terisi penuh. Hanya tersedia satu moda transportasi yang dibuka saat ini yakni kapal laut. 

Budi Setiadi selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Dirjen Hubdat Kemenhub) menyebut, masyarakat masih bisa mendapatkan fasilitas kapal laut dengan melakukan pendaftaran terlebih dulu.

"Kuotanya sudah habis kemarin jadi dari perhubungan darat sudah penuh semuanya. Tinggal yang masih dibuka itu mudik gratis dengan menggunakan kapal laut," katanya dalam konferensi pers virtual. 

Photo : Instagram @ditjen_hubdat

Budi juga menyebut anggaran yang telah dikeluarkan untuk program mudik gratis telah bertambah hingga Rp20 miliar karena terdapat 700 bus dan 70 truk yang akan mengantar pemudik ke kampung halaman.

"Alhamdulillah untuk mudik gratis 2022 kita menyiapkan anggaran hingga Rp20 miliar. Kemudian dengan jumlah kendaraan yang cukup banyak, yaitu sekitar 700 bus termasuk juga 70 truk untuk untuk mengangkut penumpang dan sepeda motornya," ujar dia.

Secara total Budi menyebut pihaknya siap mengantar 21 ribu pemudik ke beberapa kota di Jawa barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bukan tanpa alasan, pihaknya memberikan program ini untuk mengurangi pemudik dengan sepeda motor.

"Kementerian Perhubungan juga mencoba untuk mereduksi potensi pergerakan masyarakat yang akan menggunggunakan sepeda motor akan cukup banyak. Kita sejak satu minggu yang lalu telah memberikan mudik gratis kepada masyarakat," tutur Budi.

Photo : Dishub Yogyakarta

Link daftar mudik gratis 2022 dari Kemenhub

Cara pertama yang perlu dilakukan calon pemudik ialah melakukan pendaftaran dengan membukan link www.mudikhubdat2022.com. Langkah selajutnya, melakukan login dan mengisi data secara lengkap.

Setelah itu, calon pemudk perlu lakukan verifikasi serta validasi sistem untuk mendapatkan QR e-tiket. 

Jangan lupa mengunduh dan mencetak QR e-tiket apabila telah mendapatkannya. Langkah selanjutnya ialah menyiapkan KTP, Kartu Keluarga dan bukti vaksin.

Bawa sejumlah syarat tersebut ke lokasi registrasi agar mendapatkan nomor bus. Setelahnya, calon pemudik bisa menikmati mudik gratis 2022 bersama Kemenhub ke kampung halaman.


Terkini

mobil
Harga Hyundai Ioniq 5

Harga Hyundai Ioniq 5 Naik Rp 81 Juta di Pertengahan Januari 2026

Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen

mobil
Mobil listrik MG

Tahun Baru, MG Tawarkan Promo Menarik Dua Produk Unggulan

MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026

mobil
Insentif Otomotif

Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026

Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan

mobil
Merek mobil terlaris

20 Mobil Terlaris 2025, BYD Ganggu Dominasi Pabrikan Jepang

Toyota Avanza jadi mobil terlaris di 2025 namun BYD mulai merangsek naik dengan memasukkan dua model ke 20 besar

motor
Yamaha Nmax

Motor Yamaha Terlaris pada 2025, Ada Nmax sampai Fazzio

Sepanjang periode tahun lalu pasar motor baru menunjukan kinerja cukup positif, termasuk dirasakan oleh Yamaha

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris pada 2025, Daihatsu Sigra Tetap Jadi Idaman

Menurut data Gaikindo, segmen mobil LCGC hanya membukukan wholesales di anga 122.686 unit sepanjang 2025

mobil
Neta

Neta Pastikan Bisnisnya Tetap Berjalan di Indonesia Tahun Ini

Menghadapi tantangan berat dan persaingan sengit, penjualan retail Neta mengalami penurunan tajam di 2025

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 15 Januari 2026, Sambut Libur Akhir Pekan

Libur akhir pekan datang lebih awal namun pemerintah tetap menggelar ganjil genap Jakarta secara ketat