Teknik Pengereman Skuter Matik di Jalan Menurun, Jangan Asal

Terdapat teknik pengereman yang perlu diperhatikan ketika pengendara skuter matik melewati jalan menurun

Teknik Pengereman Skuter Matik di Jalan Menurun, Jangan Asal
Dian Tami Kosasih

TRENOTO –  Kendaraan roda dua yang paling banyak terjual saat ini bernama skuter matik atau skutik dinilai lebih mudah dikendarai. Tak hanya itu, motor jenis ini juga memiliki tenaga mumpuni dan juga irit bahan bakar.

Meski tergolong mudah dikendarai, teknik pengereman ketika berkendara juga perlu diperhatikan. Terlebih saat melewati jalan menurun, agar terhindar dari kecelakaan.

Seperti diketahui rem merupakan perangkat penting pada kendaraan yang perlu dijaga karena berfungsi menghentikan motor ketika tengah dikendarai. Karenanya terdapat sejumlah teknik yang perlu diperhatikan. 

Photo : 123RF

Terkait hal ini, Yamaha Riding Academy (YRA) Yogyakarta memberikan tips pengereman dengan motor matik di jalur turunan, berikut ulasannya.

1. Gunakan selalu perangkat keselamatan saat berkendara motor seperti helm, jaket lengan panjang, celana panjang, sarung tangan, sepatu. Pastikan pula kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan motor dalam keadaan prima.

2. Pelajari lebih dulu rute yang akan dilewati. Pengendara juga sebaiknya mencari informasi melalui sosial media atau internet agar lebih familiar terkait kondisi jalur.

3. Pastikan kondisi rem dalam keadaan prima. Caranya cek kondisi minyak rem dari sisi volume, kualitas hingga kondisi komponen apakah terdapat kebocoran, serta memperhatikan kondisi kampas rem.

Photo : 123RF

4. Jaga kecepatan aman agar lebih mudah saat harus mengendalikan motor.

5. Gunakan rem depan dan belakang secara bersamaan saat melakukan pengereman, hindari melakukan pengereman secara mendadak dan keras agar ban tak mengalami selip. 

6. Pastikan posisi tubuh tepat saat melakukan pengereman. Caranya mudah yakni posisikan badan agak tegak, pandangan luas ke depan, lengan dan bahu kondisi rileks, genggaman tangan di stang motor cukup kuat. Gunakan  jari tangan untuk menarik tuas rem dengan kekuatan cukup (2 - 4 jari).

7. Dalam kondisi jalan menurun panjang, hindari penggunaan rem secara terus-menerus dalam waktu yang lama, karena dapat membuat perangkat pengereman motor menjadi panas sehingga kekuatan rem berkurang.  Apabila kekuatan rem dirasakan berkurang, sebaiknya berhenti sejenak agar kondisi suhu rem turun dan kekuatan komponen penting ini bisa berfungsi maksimal.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E