Jumlah Kendaraan Meninggalkan Jabotabek Mulai Meningkat

Jumlah kendaraan meninggalkan Jabotabek terus meningkat sehingga dikhawatirkan akan terjadi kepadatan

Jumlah Kendaraan Meninggalkan Jabotabek Mulai Meningkat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 23 Desember 2022 | 08:00 WIB

TRENOTO – 600.394 kendaraan meninggalkan Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi) pada H-7 hingga H-4 hari Natal 2022. Angka ini merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa) serta GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

Jumlah ini menurun 2.54 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ketika itu setidaknya ada 616.064 mobil meninggalkan Jabotabek.

Photo : Jasa Marga

Jasa Marga mengatakan 269.870 diantaranya menuju Timur (Trans Jawa dan Bandung) setara 44.95 persen dari total kendaraan keluar.

Sementara itu ada 194.405 mobil atau 32.38 persen menuju ke Barat (Merak) dan 136.119 kendaraan ke Selatan seperti Puncak. Berikut adalah rincian distribusi lalu lintas.

Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung).

  • Arus lalu lintas meninggalkan Jabotabek ke Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebanyak 140.585 mobil meningkat 26.86 persen dari kondisi normal.
  • Arus lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang sebanyak 129.285 kendaraan atau naik 15.97 kondisi normal.
  • Total kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju Trans Jawa serta Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 269.870 mobil meningkat 21.40 persen dari lalu lintas normal.

Baca juga : Mengenal Rekayasa Lalu Lintas Contra Flow dan One Way

Arah Barat (Merak)

  • Lalu lintas menuju Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 194.405 unit atau bertambah 4.71 persen dari kondisi normal.

Arah Selatan (Puncak)

  • Jumlah kendaraan ke Puncak melalui GT Ciawi sebanyak 136.119 unit atau meningkat 11.51 persen dari biasanya.
Photo : Trenoto

Kepolisian pun telah menyiapkan beragam skenario untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama libur Natal dan tahun baru 2023. Salah satunya adalah sistem contraflow yang selama ini sudah terbukti keberhasilannya.

Selain itu mereka juga akan menutup beberapa jalan yang biasa menjadi pusat kepadatan seperti jalur Puncak serta Sudirman-Thamrin. Dengan adanya langkah tersebut diharapkan ketertiban bisa lebih mudah untuk dipantau.


Terkini

mobil
Bocoran Calon Mobil Baru Wuling di RI, Mulai Rp 140 Jutaan

Bocoran Calon Mobil Baru Wuling di RI, Mulai Rp 140 Jutaan

Mobil yang diyakini bakal jadi Wuling Almaz Darion di Indonesia resmi meluncur, ada tiga opsi jantung pacu

mobil
Drift.inc Gokart Indoor

Gokart Indoor Terbaru Dibuka di Jakarta, Biaya Mulai Rp 100 Ribu

Gokart indoor terbaru di Jakarta, Drift.inc resmi dibuka di Central Park Mall dengan panjang trek 284 meter

mobil
GWM Puri

GWM Resmikan Diler di Puri, Tawarkan Fasilitas Lengkap

GWM Puri memiliki fasilitas 3S (Sales, Service dan Spare Parts) untuk bisa memanjakan konsumen setia

mobil
Penjualan BAIC Januari-November 2025, X55-II Redup

Penjualan BAIC Januari-November 2025, X55-II Redup

Meskipun baru mendapatkan penyegaran tahun ini, X55-II tidak signifikan membantu penjualan BAIC di RI

otosport
Jadwal Sementara Launching Tim MotoGP 2026, Dimulai Bulan Depan

Jadwal Sementara Launching Tim MotoGP 2026, Dimulai Bulan Depan

Pramac Yamaha menjadi skuad pertama yang akan memamerkan tampilan motor balap baru mereka untuk MotoGP 2026

mobil
10 Mobil Listrik Terlaris November 2025, Jaecoo Masuk Tiga Besar

10 Mobil Listrik Terlaris November 2025, Jaecoo Masuk Tiga Besar

Jaecoo J5 EV mulai didistribusikan ke konsumen, masuk tiga besar mobil listrik terlaris pada November 2025

motor
Diskon Motor Matic Honda Jelang Nataru, Sampai Rp 2,2 Juta

Diskon Motor Matic Honda Jelang Nataru, Sampai Rp 2,2 Juta

Salah satu diskon motor matic Honda yang bisa dimanfaatkan jelang Nataru adalah untuk pembelian Vario 160

mobil
Proyeksi Penjualan Mobil Baru Tanpa Insentif di 2026

Proyeksi Penjualan Mobil Baru Tanpa Insentif di 2026

Penjualan mobil baru di 2026 diprediksi tak lebih dari 800 ribu unit tanpa insentif otomotif dari pemerintah