Jalan Tol Semarang Demak Seksi 2 Siap Beroperasi

Jalan Tol Semarang Demak seksi 2 siap beroperasi untuk meningkatkan konektivitas kota di Jawa Tengah

Jalan Tol Semarang Demak Seksi 2 Siap Beroperasi
Adi Hidayat

TRENOTO – Jalan Tol Semarang Demak seksi 2 ruas Sayung-Demak siap beroperasi. Pasalnya seluruh pembangunannya telah rampung dan mendapat sertifikat laik operasi.

Hal ini disampaikan Danang Parikesit, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ia mengatakan bahwa tim evaluasi laik fungsi dari Direktur Jenderal Bina Marga sudah melakukan pemeriksaan serta merekomendasikan tol Semarang-Demak seksi 2 ruas Sayung-Demak siap dioperasikan untuk umum.

“Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR telah menerbitkan sertifikat laik operasi dengan nomor BM.0702-Db/1696 tertanggal 22 Desember 2022. Selanjutnya penetapan pengoperasian dan pemberlakuan tarif akan ditetapkan melalui Keputusan Menteri PUPR," tegas Danang.

Photo : TrenOto

Perlu diketahui bahwa tol Semarang-Demak memiliki panjang 26.40 km yang dibangun dalam dua seksi melalui skema kerja sama badan usaha dengan pemerintah (KPBU). Untuk seksi 1 ruas Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10.39 km merupakan porsi pemerintah serta menghabiskan dana sebesar Rp10 triliun dari APBN.

Sementara seksi 2 ruas Sayung-Demak sepanjang 16.01 km merupakan porsi BUJT melalui PT PP-PT WIKA Konsorsium serta konsultan perencana Maratama-Studi Teknik (KSO) dengan konsultan supervisi PT. Virama Karya (Persero). Investasi yang dikeluarkan untuk pembangunannya adalah sebesar Rp5.93 triliun.

Baca juga : Jalan Tol Semarang Demak Didesain Ulang Guna Atasi Banjir

Kehadiran tol Semarang-Demak ini tidak hanya bertujuan mempercepat konektivitas antar kota. Pasalnya jalan telah terintegrasi dengan tanggul laut sehingga diharapkan bisa mengatasi masalah banjir rob di Semarang Timur khususnya Kaligawe-Sayung.

Meski belum resmi tetapi BPJT sudah sempat mengoperasikannya secara fungsional saat libur natal dan tahun baru. Ketika itu tol Semarang-Demak seksi 2 dinilai berhasil mengurangi kepadatan lalu lintas yang terjadi khususnya pada jalan arteri.

Photo : Antara

Tol Semarang-Demak pun rencananya dilanjutkan ke ruas tol Demak-Tuban yang saat ini sudah memasuki tahap persiapan pembebasan lahan. Rencananya jalan tersebut akan memiliki panjang hingga 176 km.

Setelah itu pembangunan dilanjutkan agar terhubung dengan tol Surabaya-Gresik. Harapannya masyarakat yang hendak ke Surabaya dari arah Jakarta bisa menempuh perjalanan lebih singkat.


Terkini

mobil
Wuling Eksion

Peluncuran Wuling Eksion Semakin Dekat, Segini Kisaran Harganya

Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris di Maret 2026, Calya Ungguli Brio Satya

Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit

mobil
BMW Festival of Joy

Pameran Khusus BMW Digelar di Jakarta, Ada Mini Edisi Spesial

Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya

otosport
Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross

mobil
Ford Everest Sport

Ford Dukung Larangan Mobil Cina Mengaspal di Amerika Serikat

Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka

mobil
Hyundai

Cara Hyundai Bikin Nyaman dan Tenang Konsumen

Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka

news
SIM Keliling Bandung

BPR KS Jadi Salah Satu Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 17 April 2026, Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home