Harga BBM Diesel Pertamina Melambung, Ikuti BP AKR dan ViVo
04 Mei 2026, 11:50 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah resmi mengumumkan kebijakan work from home atau WFH untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ini menjadi langkah preventif yang diambil pemerintah guna beradaptasi menghadapi dinamika global.
“Penerapan work from home bagi ASN, apalagi di instansi pusat dan daerah dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu,” kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/03).
Dalam keputusan itu juga disebutkan, WFH berlaku setiap Jumat karena beban kerja di hari tersebut cenderung lebih sedikit dibandingkan hari lain.
WFH satu hari setiap minggu diklaim memiliki total potensi penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Rp 6,2 triliun yang berasal dari kompensasi BBM.
Lalu total potensi penghematan konsumsi BBM masyarakat diyakini dapat tembus Rp 59 triliun.
Di samping itu ada pembatasan penggunaan kendaraan dinas untuk menambah efisiensi mobilitas, kecuali buat operasional atau kendaraan listrik.
Kemudian perjalanan dinas dalam negeri dikurangi 50 persen, sementara luar negeri sampai 70 persen.
“Jadi mengurangi kendaraan dinas dan menggunakan semaksimal mungkin transportasi publik,” tegas Airlangga.
Lebih lanjut dijelaskan tetap ada beberapa sektor yang dikecualikan dari kebijakan WFH seperti layanan publik, transportasi, logistik serta pendidikan.
Terlepas dari kebijakan tersebut, PT Pertamina (Persero) tegaskan tidak ada penyesuaian harga BBM subsidi maupun non subsidi, sesuai dengan arahan pemerintah.
Oleh karena itu masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying, seperti terjadi belakangan ini.
“Pertamina siap menjalankan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah krisis energi global,” tegas Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, dikutip dari Antara.
Fenomena panic buying di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terjadi imbas munculnya isu kelangkaan dan kenaikan harga bensin.
Namun para penggunaan kendaraan bermotor diharapkan dapat membantu menjaga konsumsi bahan bakar yang wajar agar distribusinya tetap lancar.
Sebagai informasi, sebelumnya isu harga BBM Pertamina naik pesat telah beredar di sejumlah platform media sosial.
Pihak Pertamina mengimbau agar konsumen tak terpengaruh informasi-informasi serupa yang tidak dapat dikonfirmasi dulu kebenarannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Mei 2026, 11:50 WIB
01 Mei 2026, 16:20 WIB
19 April 2026, 11:05 WIB
13 April 2026, 11:00 WIB
08 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku