Penerapan Biodiesel B50 1 Juli Dipercaya Bawa Banyak Efek Positif
18 Juni 2026, 07:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah resmi mengumumkan kebijakan work from home atau WFH untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ini menjadi langkah preventif yang diambil pemerintah guna beradaptasi menghadapi dinamika global.
“Penerapan work from home bagi ASN, apalagi di instansi pusat dan daerah dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu,” kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/03).
Dalam keputusan itu juga disebutkan, WFH berlaku setiap Jumat karena beban kerja di hari tersebut cenderung lebih sedikit dibandingkan hari lain.
WFH satu hari setiap minggu diklaim memiliki total potensi penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Rp 6,2 triliun yang berasal dari kompensasi BBM.
Lalu total potensi penghematan konsumsi BBM masyarakat diyakini dapat tembus Rp 59 triliun.
Di samping itu ada pembatasan penggunaan kendaraan dinas untuk menambah efisiensi mobilitas, kecuali buat operasional atau kendaraan listrik.
Kemudian perjalanan dinas dalam negeri dikurangi 50 persen, sementara luar negeri sampai 70 persen.
“Jadi mengurangi kendaraan dinas dan menggunakan semaksimal mungkin transportasi publik,” tegas Airlangga.
Lebih lanjut dijelaskan tetap ada beberapa sektor yang dikecualikan dari kebijakan WFH seperti layanan publik, transportasi, logistik serta pendidikan.
Terlepas dari kebijakan tersebut, PT Pertamina (Persero) tegaskan tidak ada penyesuaian harga BBM subsidi maupun non subsidi, sesuai dengan arahan pemerintah.
Oleh karena itu masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying, seperti terjadi belakangan ini.
“Pertamina siap menjalankan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah krisis energi global,” tegas Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, dikutip dari Antara.
Fenomena panic buying di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terjadi imbas munculnya isu kelangkaan dan kenaikan harga bensin.
Namun para penggunaan kendaraan bermotor diharapkan dapat membantu menjaga konsumsi bahan bakar yang wajar agar distribusinya tetap lancar.
Sebagai informasi, sebelumnya isu harga BBM Pertamina naik pesat telah beredar di sejumlah platform media sosial.
Pihak Pertamina mengimbau agar konsumen tak terpengaruh informasi-informasi serupa yang tidak dapat dikonfirmasi dulu kebenarannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 07:00 WIB
01 Juni 2026, 19:22 WIB
04 Mei 2026, 11:50 WIB
Terkini
27 Juni 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi Destinator menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan efisien untuk mobilitas harian
27 Juni 2026, 07:00 WIB
Yadea Indonesia membuktikan kualitas produknya melalui agenda kunjungan Wapres ke Papua beberapa waktu lalu
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga
26 Juni 2026, 09:00 WIB
AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi
26 Juni 2026, 06:23 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diberlakukan hari ini untuk bisa mengurai kemacetan terutama pada jam sibuk
26 Juni 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlewat, SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa lima lokasi sebelum akhir pekan
26 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan melayani para pengendara motor maupun mobil sebelum akhir pekan