BYD Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat, Jualan Masih Lancar
12 Juni 2026, 13:00 WIB
Kondisi garasi harus dijaga dari barang mudah terbakar untuk menjaga keamanan saat melakukan pengisian daya EV
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Mobil listrik terbakar di Jakarta Utara menjadi pengingat buat konsumen EV agar lebih berhati-hati saat melakukan pengisian daya. Pasalnya dalam kondisi tersebut, segala hal bisa terjadi.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menduga api diduga berasal dari pengisian daya mobil listrik. Lalu terjadi fenomena listrik hingga menyebabkan ledakan
Api pun mengenai minyak cat yang digunakan membuat aksesoris vas bunga sehingga langsung membesar. Petugas pun butuh waktu sekitar 10 jam untuk bisa memadamkannya.
Menurut Sonny Susmana, Senior Trainer Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), kebanyakan orang punya kebiasaan tidak menjaga kondisi garasi. Beragam bahan mudah terbakar yang sebenarnya berbahaya khususnya saat pengisian daya EV diletakkan begitu saja.
Oleh sebab itu ia pun menyarankan masyarakat menjaga kondisi garasi agar jauh dari barang-barang mudah terbakar.
“Selain itu kalau memang sedang mengisi daya kendaraan, sebaiknya tetap dalam pengawasan. Sebisa mungkin jangan ditinggal sehingga bila terjadi situasi berbahaya, bisa segera diatasi,” tambahnya kemudian.
Sementara itu Abdul Rahman Elly, Founder & CEO Voltron Indonesia mengungkap bahwa kebakaran tersebut belum tentu disebabkan oleh baterai mobil listrik. Ia justru melihat adanya potensi kesalahan pada charger EV.
Menurutnya banyak perusahaan belum paham pentingnya keselamatan dalam memasang charger EV. Sehingga baik pemasangan maupun komponen yang digunakan tidak sesuai standar.
“Ada kemungkinkan masalah pada instalasi wall charger, bukan baterai mobil listrik. Bisa dari Miniature Circuit Breaker (MCB) di bawah standar sehingga overheat,” ungkapnya.
Padahal MCB merupakan komponen penting untuk memutus aliran listrik saat terjadi beban berlebih atau korsleting. Bila alat tidak bekerja optimal maka keselamatan pun menjadi taruhannya.
“Jadi belum tentu baterai EV yang menjadi masalah utamanya,” tambahnya kemudian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 13:00 WIB
06 Juni 2026, 08:54 WIB
05 Juni 2026, 17:00 WIB
04 Juni 2026, 11:00 WIB
31 Mei 2026, 19:57 WIB
Terkini
14 Juni 2026, 18:27 WIB
Menurut Kawasaki, proses perancangan dan pengembangan Brusky 125 sepenuhnya dilakukan oleh Modenas Malaysia
13 Juni 2026, 21:35 WIB
Astra Honda Racing Team sukses di race pertama ARRC Motegi, Jepang dengan membawa dua podium via Herjun dan Irfan
13 Juni 2026, 20:27 WIB
Nama Hyundai Staria Hybrid telah terdaftar di laman Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026
13 Juni 2026, 18:28 WIB
Menurut Pindad, masalah yang terjadi pada mobil kepresidenan Prabowo terjadi pada awal-awal penggunaan
13 Juni 2026, 07:38 WIB
Ajang Daihatsu National SMK Skill Contest merupakan kompetisi untuk menyiapkan generasi mendatang tahan banting
12 Juni 2026, 23:51 WIB
BYD M6 DM akan bersaing di kelas MPV ramah lingkungan lain di Indonesia mengandalkan harga dan teknologinya
12 Juni 2026, 22:24 WIB
MPMX kembali menggelar program MPM Bisa untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia
12 Juni 2026, 21:33 WIB
Motul Indonesia Energy terus berupaya untuk memberikan pemahanan bahwa merawat motor harus dilakukan rutin