Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Kondisi garasi harus dijaga dari barang mudah terbakar untuk menjaga keamanan saat melakukan pengisian daya EV
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Mobil listrik terbakar di Jakarta Utara menjadi pengingat buat konsumen EV agar lebih berhati-hati saat melakukan pengisian daya. Pasalnya dalam kondisi tersebut, segala hal bisa terjadi.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menduga api diduga berasal dari pengisian daya mobil listrik. Lalu terjadi fenomena listrik hingga menyebabkan ledakan
Api pun mengenai minyak cat yang digunakan membuat aksesoris vas bunga sehingga langsung membesar. Petugas pun butuh waktu sekitar 10 jam untuk bisa memadamkannya.
Menurut Sonny Susmana, Senior Trainer Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), kebanyakan orang punya kebiasaan tidak menjaga kondisi garasi. Beragam bahan mudah terbakar yang sebenarnya berbahaya khususnya saat pengisian daya EV diletakkan begitu saja.
Oleh sebab itu ia pun menyarankan masyarakat menjaga kondisi garasi agar jauh dari barang-barang mudah terbakar.
“Selain itu kalau memang sedang mengisi daya kendaraan, sebaiknya tetap dalam pengawasan. Sebisa mungkin jangan ditinggal sehingga bila terjadi situasi berbahaya, bisa segera diatasi,” tambahnya kemudian.
Sementara itu Abdul Rahman Elly, Founder & CEO Voltron Indonesia mengungkap bahwa kebakaran tersebut belum tentu disebabkan oleh baterai mobil listrik. Ia justru melihat adanya potensi kesalahan pada charger EV.
Menurutnya banyak perusahaan belum paham pentingnya keselamatan dalam memasang charger EV. Sehingga baik pemasangan maupun komponen yang digunakan tidak sesuai standar.
“Ada kemungkinkan masalah pada instalasi wall charger, bukan baterai mobil listrik. Bisa dari Miniature Circuit Breaker (MCB) di bawah standar sehingga overheat,” ungkapnya.
Padahal MCB merupakan komponen penting untuk memutus aliran listrik saat terjadi beban berlebih atau korsleting. Bila alat tidak bekerja optimal maka keselamatan pun menjadi taruhannya.
“Jadi belum tentu baterai EV yang menjadi masalah utamanya,” tambahnya kemudian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan