Ini Kebiasaan yang Tingkatkan Risiko Kebakaran Saat Pengisian Daya EV

Kondisi garasi harus dijaga dari barang mudah terbakar untuk menjaga keamanan saat melakukan pengisian daya EV

Ini Kebiasaan yang Tingkatkan Risiko Kebakaran Saat Pengisian Daya EV
Adi Hidayat

KatadataOTO – Mobil listrik terbakar di Jakarta Utara menjadi pengingat buat konsumen EV agar lebih berhati-hati saat melakukan pengisian daya. Pasalnya dalam kondisi tersebut, segala hal bisa terjadi.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menduga api diduga berasal dari pengisian daya mobil listrik. Lalu terjadi fenomena listrik hingga menyebabkan ledakan

Api pun mengenai minyak cat yang digunakan membuat aksesoris vas bunga sehingga langsung membesar. Petugas pun butuh waktu sekitar 10 jam untuk bisa memadamkannya.

Menurut Sonny Susmana, Senior Trainer Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), kebanyakan orang punya kebiasaan tidak menjaga kondisi garasi. Beragam bahan mudah terbakar yang sebenarnya berbahaya khususnya saat pengisian daya EV diletakkan begitu saja.

Pengisian daya mobil listrik
Photo: 123rf
“Karena banyak yang menyimpan barang-barang mudah terbakar di sekitar mobil. Mulai dari oli mesin, bensin dan di kasus ini kabarnya thinner,” ungkapnya pada KatadaOTO (22/12).

Oleh sebab itu ia pun menyarankan masyarakat menjaga kondisi garasi agar jauh dari barang-barang mudah terbakar.

“Selain itu kalau memang sedang mengisi daya kendaraan, sebaiknya tetap dalam pengawasan. Sebisa mungkin jangan ditinggal sehingga bila terjadi situasi berbahaya, bisa segera diatasi,” tambahnya kemudian.

Sementara itu Abdul Rahman Elly, Founder & CEO Voltron Indonesia mengungkap bahwa kebakaran tersebut belum tentu disebabkan oleh baterai mobil listrik. Ia justru melihat adanya potensi kesalahan pada charger EV.

Menurutnya banyak perusahaan belum paham pentingnya keselamatan dalam memasang charger EV. Sehingga baik pemasangan maupun komponen yang digunakan tidak sesuai standar.

“Ada kemungkinkan masalah pada instalasi wall charger, bukan baterai mobil listrik. Bisa dari Miniature Circuit Breaker (MCB) di bawah standar sehingga overheat,” ungkapnya.

Pengisian daya mobil listrik
Photo: 123rf

Padahal MCB merupakan komponen penting untuk memutus aliran listrik saat terjadi beban berlebih atau korsleting. Bila alat tidak bekerja optimal maka keselamatan pun menjadi taruhannya.

“Jadi belum tentu baterai EV yang menjadi masalah utamanya,” tambahnya kemudian.


Terkini

mobil
Honda Prelude

10 Merek Mobil Terlaris Agustus 2026

Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu

news
SIM keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 10 September, Beroperasi Sejak Pagi

SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah

news
SIM Keliling Jakarta

Biaya dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 10 September

SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya

modifikasi
AiMOGA

Robot Humanoid AiMOGA di Indonesia, Harganya Hampir Rp 1 Miliar

AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya

otosport
MotoGP 2027

Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027: Bulega Gabung VR46

Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027

mobil
Daihatsu

Penjualan Daihatsu Agustus 2026 Tembus 12 Ribu, Gran Max Andalan

Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max

mobil
Wuling Darion

Buntut Kasus Sales Surabaya, Wuling Resmi Serahkan Unit Darion

Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka

otosport
Jadwal MotoGP Australia 2025: Absennya Marc Marquez

Jadwal MotoGP San Marino 2026: Kans Marquez Tumbangkan Martin

Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan