BYD Kembangkan Pengisian Daya EV, Lebih Cepat dari Supercharger Tesla
26 Desember 2025, 13:00 WIB
V-Green gandeng Prime Group untuk membangun 100.000 pengisian daya Vinfast yang tersebar di seluruh Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – V-Green gandeng Prime Group untuk mengembangkan jaringan stasiun pengisian daya kendaraan listrik Vinfast di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan bisa memperluas infrastruktur Charging Station dan memperkuat kepercayaan terjadap Vinfast di Tanah Air.
Kedua perusahaan rencananya akan membangun 100.000 stasiun pengisian daya Vinfast di Indonesia dalam tiga tahun ke depan. Diperkirakan total investasi yang diperlukan mencapai US$ 1,2 miliar atau setara Rp 19,1 triliun.
V-Green memprioritaskan pembangunan stasiun pengisian daya Vinfast di Jakarta, Surabaya, Bali dan sekitarnya. Kemudian baru menyebar ke kota-kotaa lain seiring dengan meningkatkan adopsi kendaraan listrik.
Pembangunan stasiun pengisian daya akan dimulai pada Januari 2025 dengan sejumlah stasiun ditargetkan beroperasi di tahun yang sama.
Dalam kerja sama ini, Prime Group akan bertanggung jawab atas pengelolaan pendanaan. Sementara V-Green bertugas melakukan riset pasar, identifikasi lokasi strategis serta pembangunan dan operasional jaringan stasiun pengisian daya untuk memenuhi permintaan pengguna kendaraan listrik.
“Kami yakin kolaborasi ini tidak hanya menguntungkan kedua perusahaan tetapi juga berkontribusi signifikan pada pertumbuhan pasar EV di Asia Tenggara,” ungkap Tamer Wagih Salem, Chairman Prime Group.
Hal senada juga diungkap Nguyen Thanh Duong, CEO V-Green yang menilai kerja sama mereka membuka peluang perusahaan memperluas jaringan pengisian daya lebih luas.
“Melalui kerja sama ini, kami akan menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif, mengurangi dampak lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup,” tambahnya kemudian.
Sejak hadir di Indonesia Vinfast telah menampilkan dua model mereka yaitu VF e34 dan VF 5. Bahkan untuk VF 5 sudah dikirimkan ke pelanggan sejak ajang Gaikindo Jakartara Auto Show (GJAW) 2024 beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, perusahaan juga aktif dalam memperluas jaringan diler dan menerapkan strategi penjualan yang menarik. Dengan demikian diharapkan masyarakat tertarik untuk mendapatkan unit.
Selain itu, guna memenuhi komitmen terhadap pemerintah Indonesia, mereka juga sudah memulai pembangunan pabrik perakitannya di Subang, Jawa Barat. Fasilitas tersebut pun memiliki peran global karena dapat meningkatkan kapasitas produksi global.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Desember 2025, 13:00 WIB
22 Desember 2025, 08:00 WIB
21 Desember 2025, 13:00 WIB
20 Desember 2025, 23:44 WIB
12 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan