Stok BBM Shell Lenyap di Jakarta, Super Kembali Langka Bulan Ini
02 Februari 2026, 17:00 WIB
Jokowi ajak masyarakat berdoa agar subisidi bbm bisa dipertahankan sehingga tidak memberatkan masyarakat
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Tingginya harga minyak mentah dunia telah membuat kesulitan banyak negara, termasuk Indonesia. Kenaikan harga BBM pun menjadi sesuatu yang tidak bisa terhindari sehingga membuat masyarakat kesulitan.
Kondisi tersebut pun disikapi oleh masyarakat dengan beralih menggunakan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar. Kedua produk dari Pertamina itu memang jauh lebih terjangkau bila dibandingkan bahan bakar lain.
Namun perpindahan tersebut pun berdampak buruk terhadap keuangan negara. Pasalnya, jumlah konsumsi BBM bersubsidi melonjak lebih tinggi dari perhitungan awal sehingga berpotensi membebani APBN.
“Negara kita ini masih tahan untuk tidak menaikkan harga pertalite. Kita berdoa agar APBN tetap kuat memberi subsidi,” tegas Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Antara, Presiden menyebut bahwa perang di Ukraina telah berdampak pada banyak hal. Mulai dari pangan, energi minyak hingga gas di semua negara yang meningkat besar-besaran.
Ia menyebut bahwa harga minyak dunia sebelum pandemi hanya sekitar USD60 per barel. Harga tersebut kini sudah meningkat 2 kali lipat menjadi USD 110-120 per barel sehingga wajar bila terjadi kenaikan harga signifikan.
“Di Singapura, harga BBM sudah mencapai Rp31 ribu per liter sementara Thailand Rp20.000 per liter. Hanya di Indonesia masih 7.650 liter per liter karena disubsidi oleh APBN,” tegasnya kemudan.
Ia pun sadar bahwa kenaikan harga BBM bukanlah sebuah langkah populer dan hanya menciptakan gelombang protes. Namun setidaknya semua pihak harus menyadari bahwa saat ini Indonesia adalah pengimpor BBM.
Bahkan 50 persen dari kebutuhan BBM nasional dipenuhi oleh impor. Itu artinya 1.5 juta barel disuplai dari pasar luar negeri.
“Artinya kalau harga (BBM) di luar naik, kita juga harus membayar lebih banyak. Kita semua harus paham dengan masalah ini,” tutur Jokowi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Februari 2026, 17:00 WIB
01 Februari 2026, 15:00 WIB
01 Februari 2026, 07:00 WIB
19 Januari 2026, 08:00 WIB
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Terkini
04 Februari 2026, 16:00 WIB
Varian termahal dari Geely EX2 berhasil mendapat respon paling positif dari para pelanggan di Indonesia
04 Februari 2026, 15:00 WIB
BYD mengumumkan kehadiran Denza B5, baru sebatas perkenalan saja dan bukan di pameran otomotif IIMS 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Toyota, Daihatsu maupun Honda dapat menempuh beragam siasat demi menggairahkan pasar mobil LCGC di 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Menurut Yamaha pemerintah harus memperhatikan kebutuhan maupun spesifikasi dari permintaan chip semikonduktor
04 Februari 2026, 13:00 WIB
Harga Chery C5 CSH ada di kisaran Rp 400 jutaan, jadi opsi menarik dari rival terdekatnya Honda HR-V Hybrid
04 Februari 2026, 13:00 WIB
MG berharap produk anyar mereka S5 EV bisa mendapatkan keringanan dan dijual dengan harga kompetitif
04 Februari 2026, 12:00 WIB
148 unit Suzuki Grand Vitara terkena recall akibat adanya potensi kerusakan pada Speedometer Assy Comb
04 Februari 2026, 11:00 WIB
Suzuki akui penjualan Ertiga mengalami penurunan serta tergantikan oleh produk SUV seperti XL7 dan Fronx