Harga Minyak Semakin Meroket, Jokowi Ajak Masyarakat Berdoa

Jokowi ajak masyarakat berdoa agar subisidi bbm bisa dipertahankan sehingga tidak memberatkan masyarakat

Harga Minyak Semakin Meroket, Jokowi Ajak Masyarakat Berdoa
Adi Hidayat

TRENOTO – Tingginya harga minyak mentah dunia telah membuat kesulitan banyak negara, termasuk Indonesia. Kenaikan harga BBM pun menjadi sesuatu yang tidak bisa terhindari sehingga membuat masyarakat kesulitan.

Kondisi tersebut pun disikapi oleh masyarakat dengan beralih menggunakan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar. Kedua produk dari Pertamina itu memang jauh lebih terjangkau bila dibandingkan bahan bakar lain.

Namun perpindahan tersebut pun berdampak buruk terhadap keuangan negara. Pasalnya, jumlah konsumsi BBM bersubsidi melonjak lebih tinggi dari perhitungan awal sehingga berpotensi membebani APBN.

Photo : pertamina

“Negara kita ini masih tahan untuk tidak menaikkan harga pertalite. Kita berdoa agar APBN tetap kuat memberi subsidi,” tegas Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Dilansir dari Antara, Presiden menyebut bahwa perang di Ukraina telah berdampak pada banyak hal. Mulai dari pangan, energi minyak hingga gas di semua negara yang meningkat besar-besaran.

Ia menyebut bahwa harga minyak dunia sebelum pandemi hanya sekitar USD60 per barel. Harga tersebut kini sudah meningkat 2 kali lipat menjadi USD 110-120 per barel sehingga wajar bila terjadi kenaikan harga signifikan.

Photo : Pertamina

“Di Singapura, harga BBM sudah mencapai Rp31 ribu per liter sementara Thailand Rp20.000 per liter. Hanya di Indonesia masih 7.650 liter per liter karena disubsidi oleh APBN,” tegasnya kemudan.

Ia pun sadar bahwa kenaikan harga BBM bukanlah sebuah langkah populer dan hanya menciptakan gelombang protes. Namun setidaknya semua pihak harus menyadari bahwa saat ini Indonesia adalah pengimpor BBM.

Bahkan 50 persen dari kebutuhan BBM nasional dipenuhi oleh impor. Itu artinya 1.5 juta barel disuplai dari pasar luar negeri.

“Artinya kalau harga (BBM) di luar naik, kita juga harus membayar lebih banyak. Kita semua harus paham dengan masalah ini,” tutur Jokowi.

Daftar Harga BBM Jakarta dan Sekitarnya Juli 2022

Pertamina

  • Pertalite RON 90 : Rp7.650
  • Pertamax RON 92 : Rp12.500
  • Pertamax Turbo RON 98 : Rp14.500
  • Dexlite CN51 : Rp12.950
  • Pertamina Dex CN 53 : Rp13.700

Shell

  • Super: Rp18.500
  • V-Power: Rp19.990
  • V-Power Nitro Plus: Rp21.280
  • V-Power Diesel: Rp21.870

BP-AKR

  • BP 90 : Rp17.850
  • BP 92 : Rp17.990
  • BP 95 : Rp19.990
  • BP Diesel CN 53 : Rp21.900

Vivo

  • Revvo 89 : Rp12.400
  • Revvo 92 : Rp15.900
  • Revvo 95 : Rp17.900

Terkini

otosport
Fermin Aldeguer

Fermin Aldeguer Pamer Jersey Timnas, Pakai Nama Plesetan

Fermin Aldeguer turut merayakan kemenangan Timnas Indonesia dalam meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026

news
SIM Keliling Bandung

Catat Lokasi SIM Keliling Bandung 9 Oktober, Terakhir Pekan Ini

Sebelum akhir pekan, masyarakat masih bisa memanfaatka keberadaan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 9 Oktober 2026, Simak Dendanya

Satu dekade diberlakukan, kebijakan Ganjil Genap Jakarta menjadi sorotan banyak pihak akan efektivitasnya

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Akhir Pekan 9 Oktober 2026

Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan masa berlaku kartu

mobil
BYD Formula S GT

BYD Formula S GT Terdaftar di RI, Bakal Debut Pakai Nama Danza

Station wagon segmen premium dari Fang Cheng Bao, Formula S GT telah didaftarkan di Indonesia oleh BYD

mobil
Hyundai Jump School

Hyundai Jump School Kembali Digelar, Ajak Ratusan Mahasiswa

Program relawan mahasiswa Hyundai Jump School memasuki tahun ketiga, disambut antusias oleh para peserta

otosport
Marc Marquez

Marc Marquez Bertekad Ubah Tren Negatif di MotoGP Mandalika 2026

Marc Marquez benar-benar berambisi untuk menyelesaikan balapan dan meraih kemenangan di Sirkuit Mandalika

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Kamis 8 Oktober 2026

Hasil evaluasi, Ganjil Genap Jakarta berhasil mengatur lalu lintas di sejumlah jalan protokol Ibu Kota