Tren Penurunan Penjualan Mobil Baru di 2026 Masih Akan Berlanjut
12 Juni 2026, 07:00 WIB
Jokowi ajak masyarakat berdoa agar subisidi bbm bisa dipertahankan sehingga tidak memberatkan masyarakat
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Tingginya harga minyak mentah dunia telah membuat kesulitan banyak negara, termasuk Indonesia. Kenaikan harga BBM pun menjadi sesuatu yang tidak bisa terhindari sehingga membuat masyarakat kesulitan.
Kondisi tersebut pun disikapi oleh masyarakat dengan beralih menggunakan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar. Kedua produk dari Pertamina itu memang jauh lebih terjangkau bila dibandingkan bahan bakar lain.
Namun perpindahan tersebut pun berdampak buruk terhadap keuangan negara. Pasalnya, jumlah konsumsi BBM bersubsidi melonjak lebih tinggi dari perhitungan awal sehingga berpotensi membebani APBN.
“Negara kita ini masih tahan untuk tidak menaikkan harga pertalite. Kita berdoa agar APBN tetap kuat memberi subsidi,” tegas Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Antara, Presiden menyebut bahwa perang di Ukraina telah berdampak pada banyak hal. Mulai dari pangan, energi minyak hingga gas di semua negara yang meningkat besar-besaran.
Ia menyebut bahwa harga minyak dunia sebelum pandemi hanya sekitar USD60 per barel. Harga tersebut kini sudah meningkat 2 kali lipat menjadi USD 110-120 per barel sehingga wajar bila terjadi kenaikan harga signifikan.
“Di Singapura, harga BBM sudah mencapai Rp31 ribu per liter sementara Thailand Rp20.000 per liter. Hanya di Indonesia masih 7.650 liter per liter karena disubsidi oleh APBN,” tegasnya kemudan.
Ia pun sadar bahwa kenaikan harga BBM bukanlah sebuah langkah populer dan hanya menciptakan gelombang protes. Namun setidaknya semua pihak harus menyadari bahwa saat ini Indonesia adalah pengimpor BBM.
Bahkan 50 persen dari kebutuhan BBM nasional dipenuhi oleh impor. Itu artinya 1.5 juta barel disuplai dari pasar luar negeri.
“Artinya kalau harga (BBM) di luar naik, kita juga harus membayar lebih banyak. Kita semua harus paham dengan masalah ini,” tutur Jokowi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
10 Juni 2026, 07:00 WIB
01 Juni 2026, 19:22 WIB
Terkini
12 Juni 2026, 23:51 WIB
BYD M6 DM akan bersaing di kelas MPV ramah lingkungan lain di Indonesia mengandalkan harga dan teknologinya
12 Juni 2026, 22:24 WIB
MPMX kembali menggelar program MPM Bisa untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia
12 Juni 2026, 21:33 WIB
Motul Indonesia Energy terus berupaya untuk memberikan pemahanan bahwa merawat motor harus dilakukan rutin
12 Juni 2026, 21:28 WIB
TVS perkenalkan sejumlah model motor baru di Pekan Raya Jakarta 2026 dan tebar promo diskon jutaan rupiah
12 Juni 2026, 17:56 WIB
Motul menggandeng Kawasaki untuk meluncurkan sejumlah produk anyar guna memanjakan para pengendara di PRJ 2026
12 Juni 2026, 15:00 WIB
Harga Pertamax resmi mengalami kenaikan per 10 Juni 2026, segini biaya isi full tank untuk mobil-mobil MPV
12 Juni 2026, 13:00 WIB
BYD membantah secara keras tudingan Pentagon kalau mereka merupakan perusahaan yang terafiliasi militer Cina
12 Juni 2026, 11:00 WIB
Pada pameran Pekan Raya Jakarta 2026, QJMotor merilis perluasan program yang telah sukses sebelumnya