Cara Aman Mengisi Baterai Ponsel di Sepeda Motor

Meski terkesan sepele, mengisi baterai ponsel di sepeda motor bisa mengakibatkan hal negatif seperti kerusakan pada aki

Cara Aman Mengisi Baterai Ponsel di Sepeda Motor
Adi Hidayat

TRENOTO – Belakangan ini sepeda motor telah hadir dengan beragam fitur yang meningkatkan kenyamanan berkendara. Salah satunya adalah port charger untuk mengisi daya ponsel selama dalam perjalanan.

Dilansir dari Suzuki, charger pada sepeda motor sejatinya masih merupakan fitur baru untuk memberi kemudahan para pengendara. Inovasi ini memanfaatkan sumber energi listrik dari aki agar dapat dioperasikan.

Sekilas memang terlihat bahwa mengisi baterai ponsel di sepeda motor tidak mengkonsumsi banyak energi sehingga sering digunakan terus menerus. Namun kegiatan ini sebenarnya memiliki pengaruh besar terhadap ketersediaan daya aki motor.

Photo : Suzuki

Bahkan, menggunakan aki untuk mengisi daya ponsel sembarangan dapat mengakibatkan kerusakan dan timbul beberapa masalah seperti motor sulit dinyalakan. Untuk itu pengendara harus paham bagaimana caranya mengisi daya tanpa membuat aki rusak.

Salah satu cara paling sederhana adalah dengan tidak terlalu sering menggunakan fitur tersebut. Perlu diketahui bahwa terlalu sering menggunakan fitur charge hp justru dapat mempercepat aki menjadi tekor.

Untuk itu, pastikan untuk selalu menggunakan fitur charger hanya dalam waktu kondisi darurat saja. Tidak ada salahnya menggunakan power bank terlebih dahulu untuk mengisi daya ketimbang memanfaatkan charger dari sepeda motor.

Selain itu pastikan untuk mengisi baterai ponsel hanya ketika sepeda motor menyala. Tujuannya adalah agar listrik yang digunakan untuk mengisi daya tidak hanya berasal dari aki tetapi juga diperoleh dari aktivitas bahan bakar motor.

Agar lebih efektif, sebaiknya jangan menggunakan ponsel saat sedang mengisi daya. Hal ini untuk memastikan pengisian daya berlangsung dengan optimal sehingga baterai ponsel bisa penuh lebih cepat.

Ciri Aki Sepeda Motor Rusak

Ada beberapa ciri aki sepeda motor mengalami kerusakan yang harus dikenali oleh pengendara. Hal tersebut penting karena pengendara bisa segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan menjadi semaki  parah.

Photo : Suzuki

Ciri paling umum adalah sepeda motor menjadi lebih sulit untuk dinyalakan. Kondisi ini tentu akan merepotkan bila pengendara hendak melakukan perjalanan yang diburu waktu.

Tanda berikutnya adalah nyala lampu motor sudah tidak seterang biasanya sehingga mengganggu jarak pandang. Tak hanya dari lampu, berkurangnya kualitas suara klakson juga merupakan tanda dari kerusakan pada aki.

Ciri-ciri tersebut tentunya harus menjadi perhatian dari pengendara sehingga terhindar dari kesulitan di tengah jalan.


Terkini

news
Mitsubishi Colt L300

Mitsubishi Buka Diri Masuk Kopdes Merah Putih Lewat L300

Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih

mobil
Hino

Presiden Direktur Hino Indonesia Diganti, Bawa Strategi Baru

Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal

otosport
Yamaha

Yamaha Racing Indonesia Kenalkan Skuad Balap Baru, Ada Aldi Satya

Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini

mobil
Toyota Vios Hybrid

Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI

Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota

mobil
Geely dan Zeekr

Modal Zeekr Bersaing setelah Gagal di 2025, Siap Dirakit Lokal

Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang

news
Isuzu

Isuzu Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Pikap Traga Laris Manis

Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 27 Februari 2026, Awas Diputar Balik

Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama

news
Yogyakarta

8 Juta Orang Diperkirakan Melintas di DIY Saat Mudik Lebaran 2026

Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas