Eropa Tertinggal 20 Tahun dari Cina Soal Pengembangan Baterai EV
30 Januari 2026, 13:00 WIB
Meski terkesan sepele, mengisi baterai ponsel di sepeda motor bisa mengakibatkan hal negatif seperti kerusakan pada aki
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Belakangan ini sepeda motor telah hadir dengan beragam fitur yang meningkatkan kenyamanan berkendara. Salah satunya adalah port charger untuk mengisi daya ponsel selama dalam perjalanan.
Dilansir dari Suzuki, charger pada sepeda motor sejatinya masih merupakan fitur baru untuk memberi kemudahan para pengendara. Inovasi ini memanfaatkan sumber energi listrik dari aki agar dapat dioperasikan.
Sekilas memang terlihat bahwa mengisi baterai ponsel di sepeda motor tidak mengkonsumsi banyak energi sehingga sering digunakan terus menerus. Namun kegiatan ini sebenarnya memiliki pengaruh besar terhadap ketersediaan daya aki motor.
Bahkan, menggunakan aki untuk mengisi daya ponsel sembarangan dapat mengakibatkan kerusakan dan timbul beberapa masalah seperti motor sulit dinyalakan. Untuk itu pengendara harus paham bagaimana caranya mengisi daya tanpa membuat aki rusak.
Salah satu cara paling sederhana adalah dengan tidak terlalu sering menggunakan fitur tersebut. Perlu diketahui bahwa terlalu sering menggunakan fitur charge hp justru dapat mempercepat aki menjadi tekor.
Untuk itu, pastikan untuk selalu menggunakan fitur charger hanya dalam waktu kondisi darurat saja. Tidak ada salahnya menggunakan power bank terlebih dahulu untuk mengisi daya ketimbang memanfaatkan charger dari sepeda motor.
Selain itu pastikan untuk mengisi baterai ponsel hanya ketika sepeda motor menyala. Tujuannya adalah agar listrik yang digunakan untuk mengisi daya tidak hanya berasal dari aki tetapi juga diperoleh dari aktivitas bahan bakar motor.
Agar lebih efektif, sebaiknya jangan menggunakan ponsel saat sedang mengisi daya. Hal ini untuk memastikan pengisian daya berlangsung dengan optimal sehingga baterai ponsel bisa penuh lebih cepat.
Ada beberapa ciri aki sepeda motor mengalami kerusakan yang harus dikenali oleh pengendara. Hal tersebut penting karena pengendara bisa segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan menjadi semaki parah.
Ciri paling umum adalah sepeda motor menjadi lebih sulit untuk dinyalakan. Kondisi ini tentu akan merepotkan bila pengendara hendak melakukan perjalanan yang diburu waktu.
Tanda berikutnya adalah nyala lampu motor sudah tidak seterang biasanya sehingga mengganggu jarak pandang. Tak hanya dari lampu, berkurangnya kualitas suara klakson juga merupakan tanda dari kerusakan pada aki.
Ciri-ciri tersebut tentunya harus menjadi perhatian dari pengendara sehingga terhindar dari kesulitan di tengah jalan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Januari 2026, 13:00 WIB
28 Januari 2026, 12:00 WIB
20 Januari 2026, 09:00 WIB
19 Januari 2026, 16:00 WIB
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan