Bukan Cuma APAR, Alat Ini Juga Harus Tersedia di Mobil Listrik

Selain APAR, pemilik mobil listrik disarankan untuk membawa pemecah kaca untuk hadapi kondisi darurat

Bukan Cuma APAR, Alat Ini Juga Harus Tersedia di Mobil Listrik
  • Oleh Adi Hidayat

  • Senin, 02 September 2024 | 12:00 WIB

KatadataOTO – Selama ini pemerintah telah mewajibkan kendaraan untuk membawa Alat Pemadam Api Ringan atau APAR untuk menghindari terjadinya kebakaran mobil. Namun hal tersebut ternyata dinilai kurang optimal untuk menyelamatkan nyawa.

Terlebih mobil listrik berpotensi terkunci secara otomatis saat terjadi insiden kebakaran. Hal tersebut akan menyulitkan penyelamatan khususnya bila ada orang di dalam kabin.

Kendaraan listrik memang sangat sensitif untuk beberapa hal jadi penggunanya harus tahu langkah yang harus diambil saat kondisi darurat. Terlebih ketika ada insiden, maka mobil akan mati dan pintu tidak bisa terbuka,” ungkap ungkap Abdul Rozak Elly, CEO Voltron pada KatadataOTO (02/09)

Untuk menyematkan diri maka disarankan agar di dalam kabin disediakan palu pemecah kaca. Dengan demikian jiwa pengemudi maupun penumpang bisa segera diselamatkan.

Kebakaran mobil listrik
Photo : Reuters

“Pecahkan saja kaca kendaraan lalu keluar dari kabin. Jadi tidak perlu pusing bagaimana membuka pintu,” tambahnya.

Meski demikian Abdul Rozak menegaskan bahwa untuk membuat mobil listrik terbakar sebenarnya sangat sulit. Pasalnya harus ada pemicu utama agar terjadi hal tersebut seperti tumbukan atau pun konsleting.

“Beberapa waktu lalu malah ada mobil listrik yang kecelakaan hebat tetapi tidak terjadi kebakaran. Ini menunjukkan bahwa kebakaran pada Electric Vehicle sulit terjadi,” ungkapnya kemudian.

Sebelumnya diberitakan bahwa telah terjadi kebakaran mobil listrik di Korea Selatan saat terparkir di basement. Api pun kemudian merambat ke kendaraan lain yang berada di sekitarnya.

Perlu waktu yang cukup lama untuk memadamkannya sehingga penghuni apartemen di atasnya pun harus diungsikan guna menghindari situasi terburuk.

Fatalnya Kebakaran Mobil Listrik
Photo : 123RF

Hebatnya insiden tersebut membuat pemerintah setempat melakukan revisi terhadap aturan kendaraan elektrifikasi. Salah satunya adalah mewajibkan para produsen kendaraan untuk menyampaikan merek baterai yang mereka gunakan.

Mereka juga akan melakukan sertifikasi baterai untuk memastikan bahwa kendaraan yang beredar memang sudah sesuai regulasi dair pemerintah. Sehingga diharapkan di masa depan tidak akan terjadi lagi kebakaran mobil listrik di Korea Selatan.


Terkini

mobil
Toyota bZ5X

Prediksi Mobil Baru Toyota, bZ4X Versi 7-Seater

Toyota mengunggah bocoran mobil terbaru mereka, siluet SUV berukuran besar diyakini versi produksi dari bZ5X

otosport
Yamaha

Yamaha Jadi Tim Terboros, Bikin Tiga Mesin Demi Fabio Quartararo

Yamaha akan segera menjajal motor balap dengan mesin V4 berkubikasi 850 cc untuk berlaga di MotoGP 2027

news
UD Trucks

Astra UD Trucks Berkongsi Strategis Dengan Pertamina Patra Niaga

Astra UD Trucks akan melakukan perawatan armada PT Pertamina Patra Niaga di berbagai wilayah strategis

mobil
Audio

Audi Ogah Ikut Tren, Siap Hilangkan Layar Besar di Dalam Kabin

Audi enggan mengikuti tren-tren mobil baru yang mengusung layar infotaiment dan panel meter berukuran besar

mobil
Jaecoo

Tambah Lagi, Jaecoo Buka Diler Baru di Kawasan Serpong

Jaecoo Indonesia terus berinovasi dengan menghadirkan sejumlah layanan, terbaru mereka membuka diler di Serpong

mobil
Mobil Cina

Produsen Mobil Cina Catat Pendapatan Rp 26 Triliun, BYD Terbanyak

BYD sukses menjadi produsen mobil Cina paling laris pada 2025 usai membukukan penjualan sampai 4,6 juta unit

mobil
Lepas

Modal Lepas Tuk Bersaing Dengan Merek Mobil Asal Cina Lain di RI

Lepas L8 bakal bersaing dengan semakin banyak merek mobil Cina yang akan debut di Indonesia tahun ini

news
Mudik Lebaran 2026

Korlantas Ungkap Rekayasa Lalu Lintas Jalur Mudik Lebaran 2026

One way dan contraflow masih menjadi andalan kepolisian dalam memperlancar arus lalu lintas mudik Lebaran 2026