BMW Mengaku Penjualannya Tidak Terganggu Kondisi Ekonomi
28 Juni 2026, 09:00 WIB
BMW dikabarkan bakal menyuplai mesin untuk sejumlah lini mobil hybrid dan elektrifikasi Mercedes-Benz
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Rivalitas merek Jerman BMW dan Mercedes-Benz bukan merupakan hal baru. Keduanya memproduksi lini mobil mewah di segmen sedan maupun Sport Utility Vehicle (SUV).
Namun baru-baru ini, beredar kabar bahwa BMW akan menyuplai mesin empat silinder untuk dipakaikan ke lini mobil hybrid milik Mercedes-Benz di masa mendatang.
Bukan kali pertama, sebelumnya Mercedes-Benz juga mendapatkan suplai mesin dari produsen Cina yakni Geely. Jantung pacu empat silinder 1.500 cc bikinan Geely digunakan di lini mild hybrid Mercy.
Namun disebutkan kerja sama dengan sesama merek Eropa disebut bisa lebih sesuai di pasar Amerika Utara.
Paling cepat rencana ini bakal direalisasikan pada 2027. Kedua manufaktur tersebut juga berencana untuk berkolaborasi dalam pengembangan transmisi dan mesin elektrifikasi.
Bukan tanpa alasan, keputusan kolaborasi ini disebut dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Bagi Mercedes-Benz, biaya riset dan pengembangan mesin empat silinder mereka bisa dikurangi. Di lain sisi, BMW mendapatkan kenaikan keuntungan karena menyuplai mesin buat sang rival.
Menurut sumber internal Mercedes-Benz yang tidak ingin disebutkan namanya, diskusi dan negosiasi ‘tingkat tinggi’ itu tengah berlangsung dan hasilnya diumumkan setidaknya sebelum akhir 2025.
Keduanya juga disebut berpeluang memperluas fasilitas produksi bersama di luar Eropa.
“Satu fasilitas produksi mesin di Amerika Serikat diyakini jadi kandidat. Ini dapat membantu kedua merek tersebut menghindari tarif dan berbagi biaya produksi di pasar potensial,” tulis laporan Carscoops, dikutip Jumat (28/08).
Perlu diketahui, di Tiongkok joint venture BMW dan Mercedes-Benz yaitu Beijing Ion Qi New Energy Technology Co,m Ltd sudah dibentuk. Fokusnya terbatas untuk perluasan jaringan pengisian daya, bukan pengembangan mesin.
Namun kolaborasi dua produsen mobil mewah ini tidak mengejutkan, apalagi melihat sengitnya persaingan dengan merek Cina di era elektrifikasi.
Brand Tiongkok tak hanya memperkenalkan mobil listrik mungil dengan harga murah, tetapi berani merambah segmen premium yang dibanderol kompetitif.
Di negeri tirai bambu, Seres melalui merek Aito menjadi perhatian usai menempati urutan pertama penjualan mobil mewah di Cina.
Dikutip dari Business Insider, produk hasil kolaborasi Seres Group dan Huawei itu mengirimkan 150.000 unit kendaraan sepanjang 2024.
Meroketnya penjualan itu disebabkan oleh peluncuran SUV Aito M9 yang debut di akhir 2023.
Capaian tersebut mengalahkan BMW yang menjual 145.000 unit, sementara Mercedes-Benz 127.000 unit di periode yang sama.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Juni 2026, 09:00 WIB
27 Juni 2026, 18:15 WIB
25 Juni 2026, 19:27 WIB
17 Juni 2026, 07:00 WIB
15 Juni 2026, 20:04 WIB
Terkini
28 Juni 2026, 21:00 WIB
Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur
28 Juni 2026, 20:09 WIB
Dalam balapan yang penuh drama, Ai Ogura memantapkan dirinya menjadi pemenang dalam MotoGP Belanda 2026
28 Juni 2026, 11:00 WIB
Honda Beat hadir untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang enerjik dan aktif serta dinamis dalam kesehariannya
28 Juni 2026, 09:00 WIB
Kondisi ekonomi dan fluktuasi kurs saat ini belum memberikan dampak negatif pada penjualan BMW di Indonesia
28 Juni 2026, 07:15 WIB
X9 Facelitft dan G6 AWD menjadi andalan baru bagi Xpeng untuk menggoda para konsumen berkantong tebal
27 Juni 2026, 21:00 WIB
AHM meminta konsumen tidak perlu ragu dengan kualitas new Honda Vario Evo 160 yang diluncurkan di Indonesia
27 Juni 2026, 20:34 WIB
Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berlangsung sengit, dua rider Trackhouse Aprilia naik podium
27 Juni 2026, 18:15 WIB
Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs