Ekspor Mobil Listrik Cina Bakal Meroket saat Pasar Domestik Lesu
12 Januari 2026, 14:00 WIB
Kalista berkolaborasi dengan Xapiens untuk melahirkan aplikasi bernama K-Move guna memudahkan konsumen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penggunaan Electric Vehicle (EV) di Indonesia akhir-akhir ini cukup masif. Baik dipakai secara pribadi maupun oleh perusahaan.
Untuk itu Kalista berkolaborasi dengan Xapiens demi memanjakan para pemilik motor serta mobil listrik.
Mereka bekerja sama membuat sebuah aplikasi bernama K-Move. Berfungsi untuk mengetahui segala informasi mengenai EV konsumen.
"Di dalam K-Move terdapat banyak fitur. Lalu ada produktivitas yang bisa dilihat dari masing-masing unit," ungkap Albert Aulia Ilyas, Direktur Utama Kalista di kawasan Senayan, Jakarta hari ini Kamis (21/08).
Alber menceritakan bahwa konsumen kalista dapat melihat EV mereka sudah menempuh jarak sejauh mana. Lalu berapa kilometer kendaraan tersebut berjalan setiap hari.
Kemudian berapa jumlah emisi dari kendaraan mereka yang berhasil dikurangi. Sehingga dapat diketahui apakah sudah mencapai target diinginkan atau belum.
"Tak ketinggalan ada live tracking, print detail serta print history kalau misalkan mau melihat (data) pada bulan atau tahun berapa," lanjut Albert.
K-Move juga diklaim dapat membantu para pengendara yang menggunakan EV untuk mengetahui apakah ada kesalahan pengoperasian atau tidak.
Selanjutnya mampu memberitahu ketika kendaraan setrum konsumen keluar dari trayek yang telah ditentukan. Dengan begitu Anda dapat mencegah tindak pencurian.
"Akan ada alert yang muncul memberikan warning ke tim oparsional kami, sehingga kita dapat menyampaikan ke konsumen kalau kendaraannya sudah keluar dari area telah ditentukan," Albert menambahkan.
Dengan kehadiran K-Move, Kalista berharap dapat memudahkan para penguna EV. Terutama pelaku usaha di Tanah Air.
Seperti ketika ingin melaporkan kondisi kendaraan. Jadi Semua bisa dilakukan secara digital serta lebih mudah mengandalkan gawai pintar yang ada.
"Semuanya ada di dalam (K-Move), bisa menjadi report untuk kebutuhan misal supply chain, logistik atau siapa saja guna mengambil keputusan," tegas Albert.
Di sisi lain kehadiran K-Move hasil kolaborasi Kalista dan Xapiens diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan konvensional ke EV.
Terkhusus bagi pelaku usaha di Indonnesia yang ingin menggunakan mobil atau motor listrik. Lalu berkontribusi dalam usaha menurunkan gas buang kendaraan.
"Semua dikontrol oleh Kalista jadi ini adalah salah satu bentuk bukan hanya menghadirkan solusi, tetapi kita juga membantu menjaga serta memberikan analisa apa saja bila diperlukan dari sisi konsumen," Albert menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Januari 2026, 14:00 WIB
12 Januari 2026, 10:00 WIB
11 Januari 2026, 17:00 WIB
10 Januari 2026, 15:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
12 Januari 2026, 18:00 WIB
Aprilia disebut telah melakukan banyak kemajuan, sehingga bisa membuat Bezzecchi tampil kompetitif di MotoGP
12 Januari 2026, 17:00 WIB
Terpantau sejak Agustus 2025, Honda City Hatchback sudah tak lagi disuplai ke diler dan stoknya mulai kosong
12 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD memisahkan model-model yang akan ditawarkan sebagai mobil penumpang dan komersial untuk armada taksi
12 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD, Wuling dan Chery menjadi tiga besar merek mobil Cina dengan penjualan retail terbanyak tahun lalu
12 Januari 2026, 14:00 WIB
Pasar mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada 2026 karena beberapa faktor, seperti penghentian subsidi
12 Januari 2026, 13:00 WIB
Setiap kendaraan yang mengaspal di jalanan Singapura, termasuk Honda Super One wajib mempunyai dokumen COE
12 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru
12 Januari 2026, 11:00 WIB
Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari