Orang Indonesia Disebut Mulai Memandang Positif Hadirnya EV
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Kalista berkolaborasi dengan Xapiens untuk melahirkan aplikasi bernama K-Move guna memudahkan konsumen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penggunaan Electric Vehicle (EV) di Indonesia akhir-akhir ini cukup masif. Baik dipakai secara pribadi maupun oleh perusahaan.
Untuk itu Kalista berkolaborasi dengan Xapiens demi memanjakan para pemilik motor serta mobil listrik.
Mereka bekerja sama membuat sebuah aplikasi bernama K-Move. Berfungsi untuk mengetahui segala informasi mengenai EV konsumen.
"Di dalam K-Move terdapat banyak fitur. Lalu ada produktivitas yang bisa dilihat dari masing-masing unit," ungkap Albert Aulia Ilyas, Direktur Utama Kalista di kawasan Senayan, Jakarta hari ini Kamis (21/08).
Alber menceritakan bahwa konsumen kalista dapat melihat EV mereka sudah menempuh jarak sejauh mana. Lalu berapa kilometer kendaraan tersebut berjalan setiap hari.
Kemudian berapa jumlah emisi dari kendaraan mereka yang berhasil dikurangi. Sehingga dapat diketahui apakah sudah mencapai target diinginkan atau belum.
"Tak ketinggalan ada live tracking, print detail serta print history kalau misalkan mau melihat (data) pada bulan atau tahun berapa," lanjut Albert.
K-Move juga diklaim dapat membantu para pengendara yang menggunakan EV untuk mengetahui apakah ada kesalahan pengoperasian atau tidak.
Selanjutnya mampu memberitahu ketika kendaraan setrum konsumen keluar dari trayek yang telah ditentukan. Dengan begitu Anda dapat mencegah tindak pencurian.
"Akan ada alert yang muncul memberikan warning ke tim oparsional kami, sehingga kita dapat menyampaikan ke konsumen kalau kendaraannya sudah keluar dari area telah ditentukan," Albert menambahkan.
Dengan kehadiran K-Move, Kalista berharap dapat memudahkan para penguna EV. Terutama pelaku usaha di Tanah Air.
Seperti ketika ingin melaporkan kondisi kendaraan. Jadi Semua bisa dilakukan secara digital serta lebih mudah mengandalkan gawai pintar yang ada.
"Semuanya ada di dalam (K-Move), bisa menjadi report untuk kebutuhan misal supply chain, logistik atau siapa saja guna mengambil keputusan," tegas Albert.
Di sisi lain kehadiran K-Move hasil kolaborasi Kalista dan Xapiens diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan konvensional ke EV.
Terkhusus bagi pelaku usaha di Indonnesia yang ingin menggunakan mobil atau motor listrik. Lalu berkontribusi dalam usaha menurunkan gas buang kendaraan.
"Semua dikontrol oleh Kalista jadi ini adalah salah satu bentuk bukan hanya menghadirkan solusi, tetapi kita juga membantu menjaga serta memberikan analisa apa saja bila diperlukan dari sisi konsumen," Albert menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 12:34 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 09:00 WIB
18 Februari 2026, 19:00 WIB
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara