10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Kalista berkolaborasi dengan Xapiens untuk melahirkan aplikasi bernama K-Move guna memudahkan konsumen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penggunaan Electric Vehicle (EV) di Indonesia akhir-akhir ini cukup masif. Baik dipakai secara pribadi maupun oleh perusahaan.
Untuk itu Kalista berkolaborasi dengan Xapiens demi memanjakan para pemilik motor serta mobil listrik.
Mereka bekerja sama membuat sebuah aplikasi bernama K-Move. Berfungsi untuk mengetahui segala informasi mengenai EV konsumen.
"Di dalam K-Move terdapat banyak fitur. Lalu ada produktivitas yang bisa dilihat dari masing-masing unit," ungkap Albert Aulia Ilyas, Direktur Utama Kalista di kawasan Senayan, Jakarta hari ini Kamis (21/08).
Alber menceritakan bahwa konsumen kalista dapat melihat EV mereka sudah menempuh jarak sejauh mana. Lalu berapa kilometer kendaraan tersebut berjalan setiap hari.
Kemudian berapa jumlah emisi dari kendaraan mereka yang berhasil dikurangi. Sehingga dapat diketahui apakah sudah mencapai target diinginkan atau belum.
"Tak ketinggalan ada live tracking, print detail serta print history kalau misalkan mau melihat (data) pada bulan atau tahun berapa," lanjut Albert.
K-Move juga diklaim dapat membantu para pengendara yang menggunakan EV untuk mengetahui apakah ada kesalahan pengoperasian atau tidak.
Selanjutnya mampu memberitahu ketika kendaraan setrum konsumen keluar dari trayek yang telah ditentukan. Dengan begitu Anda dapat mencegah tindak pencurian.
"Akan ada alert yang muncul memberikan warning ke tim oparsional kami, sehingga kita dapat menyampaikan ke konsumen kalau kendaraannya sudah keluar dari area telah ditentukan," Albert menambahkan.
Dengan kehadiran K-Move, Kalista berharap dapat memudahkan para penguna EV. Terutama pelaku usaha di Tanah Air.
Seperti ketika ingin melaporkan kondisi kendaraan. Jadi Semua bisa dilakukan secara digital serta lebih mudah mengandalkan gawai pintar yang ada.
"Semuanya ada di dalam (K-Move), bisa menjadi report untuk kebutuhan misal supply chain, logistik atau siapa saja guna mengambil keputusan," tegas Albert.
Di sisi lain kehadiran K-Move hasil kolaborasi Kalista dan Xapiens diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan konvensional ke EV.
Terkhusus bagi pelaku usaha di Indonnesia yang ingin menggunakan mobil atau motor listrik. Lalu berkontribusi dalam usaha menurunkan gas buang kendaraan.
"Semua dikontrol oleh Kalista jadi ini adalah salah satu bentuk bukan hanya menghadirkan solusi, tetapi kita juga membantu menjaga serta memberikan analisa apa saja bila diperlukan dari sisi konsumen," Albert menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
13 Oktober 2026, 20:46 WIB
06 Oktober 2026, 20:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026