Isuzu Sorot Rendahnya Adopsi EV di Sektor Komersial
19 Februari 2026, 16:27 WIB
Perkembangan industri mobil listrik membuat Voltron berencana bangun 1.000 SPKLU di seluruh Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia mulai memberi dampak positif. Seperti dirasakan oleh PT Exelly Elektrik Indonesia (Voltron).
Mereka mengklaim telah menorehkan capaian apik sepanjang 2023. Hal itu disampaikan dalam sebuah acara bertajuk Year End Media Gathering pada Jumat (22/12).
Menurut Abdul Rahman Elly selaku CEO Voltron pihaknya telah melakukan berbagai langkah besar. Seperti mengganti nama dari EVCuzz jadi Voltron pada Mei 2023.
Kemudian berhasil meluncurkan aplikasi baru, menggaet investor besar serta memperluas jaringan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) secara pesat.
Abdul menuturkan kalau Voltron telah memiliki 300 unit SPKLU. Seluruhnya tersebar di Jawa, Sumatera Utara sampai Kalimantan Timur.
Dia pun menjanjikan kalau mereka bakal melakukan ekspansi lebih masif lagi. Sebab Voltron berencana bangun 1.000 SPKLU pada 2024.
“Nanti yang pasti kami melihat karena trennya naik terus. Jadi di Januari bisa 60 lokasi lagi,” ungkap Abdul.
Di dalamnya termasuk teknologi Ultra Fast Charging DC 100 kW. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan para pengguna kendaraan setrum di Indonesia.
Oleh karenanya mereka menggandeng sejumlah pihak. Seperti Jasa Marga guna memastikan hadirnya 21 SPKLU Ultra Fast Charging di Rest Area Jalan Tol Trans Jawa.
Tak berhenti di situ, pusat perbelanjaan dan gedung komersial papan atas juga akan turut dilengkapi teknologi pengisian daya cepat ini milik Voltron.
Raihan hasil manis Voltron pada 2023 tidak hanya sekadar kuantitas. Sebab mereka tetap menjaga kualitas layanan sehingga mendapatkan berbagai pujian.
Seperti dalam penilaian National Project EntrEV oleh Kementerian ESDM, Direktorat Jenderal Kelistrikan, aplikasi dan perangkat lunak Voltron meraih peringkat pertama.
Hal itu mereka buktikan dalam komitmen terhadap inovasi serta keunggulan teknologi, Voltron telah mematuhi aturan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) telah ditetapkan pemerintah.
“Kesemuanya ini membuat kami yang terbaik dan kita akan terus meningkatkan kualitas didukung advanced technology agar menjadi terdepan,” Abdul menegaskan.
Dalam kesempatan yang sama, Voltron turut melakukan peresmian SPKLU Ultra Fast DC 100kW perdana di B1, Senayan City, Jakarta Senayan.
Peresmian tersebut turut hadir varian mobil listrik dari Mercedes Benz Indonesia, Komunitas kendaraan roda empat elektrik serta pemangku kepentingan lain dari pemerintah maupun kalangan swasta.
Lalu Voltron telah menandatangani sejumlah MoU dengan pengembang properti di Indonesia. Contohnya Lippo Group, Jababeka Group, Telkom Property Group, Indosat Property Group, PP Properti Group sampai Agung Sedayu Group.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
08 Januari 2026, 12:00 WIB
21 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
26 Februari 2026, 09:00 WIB
Rangkaian program cicilan dari TAF siap mudahkan konsumen untuk beli mobil baru sebelum musim mudik lebaran
26 Februari 2026, 08:00 WIB
Memulai bisnis di Indonesia sejak 1971, AHM memasuki usia ke-55 tahun ini dan bakal menorehkan rekor baru
26 Februari 2026, 07:00 WIB
AHM mengklaim alami pertumbuhan sebesar tiga persen di Januari 2026, sama seperti pasar motor baru nasional
26 Februari 2026, 06:00 WIB
Alternatif kantor Satpas, masyarakat bisa manfaatkan layanan SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini
26 Februari 2026, 06:00 WIB
Pengendara yang ingin mengurus dokumen berkendara, bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung
26 Februari 2026, 06:00 WIB
Meski sedang di bulan Ramadan, pembatasan ganjil genap Jakarta dinilai masih cukup efektif untuk kurangi kemacetan
25 Februari 2026, 20:50 WIB
Geely membukukan 1.776 SPK termasuk Zeekr, EX2 mendominasi 80 persen dari keseluruhan pemesanan selama IIMS 2026
25 Februari 2026, 16:00 WIB
Agrinas Pangan Nusantara memberikan kesempatan bagi Mitsubishi Fuso Canter jadi armada Koperasi Merah Putih