Kebakaran Saat Pengisian Daya EV Belum Tentu Disebabkan Baterai
21 Desember 2025, 13:00 WIB
Perkembangan industri mobil listrik membuat Voltron berencana bangun 1.000 SPKLU di seluruh Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia mulai memberi dampak positif. Seperti dirasakan oleh PT Exelly Elektrik Indonesia (Voltron).
Mereka mengklaim telah menorehkan capaian apik sepanjang 2023. Hal itu disampaikan dalam sebuah acara bertajuk Year End Media Gathering pada Jumat (22/12).
Menurut Abdul Rahman Elly selaku CEO Voltron pihaknya telah melakukan berbagai langkah besar. Seperti mengganti nama dari EVCuzz jadi Voltron pada Mei 2023.
Kemudian berhasil meluncurkan aplikasi baru, menggaet investor besar serta memperluas jaringan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) secara pesat.
Abdul menuturkan kalau Voltron telah memiliki 300 unit SPKLU. Seluruhnya tersebar di Jawa, Sumatera Utara sampai Kalimantan Timur.
Dia pun menjanjikan kalau mereka bakal melakukan ekspansi lebih masif lagi. Sebab Voltron berencana bangun 1.000 SPKLU pada 2024.
“Nanti yang pasti kami melihat karena trennya naik terus. Jadi di Januari bisa 60 lokasi lagi,” ungkap Abdul.
Di dalamnya termasuk teknologi Ultra Fast Charging DC 100 kW. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan para pengguna kendaraan setrum di Indonesia.
Oleh karenanya mereka menggandeng sejumlah pihak. Seperti Jasa Marga guna memastikan hadirnya 21 SPKLU Ultra Fast Charging di Rest Area Jalan Tol Trans Jawa.
Tak berhenti di situ, pusat perbelanjaan dan gedung komersial papan atas juga akan turut dilengkapi teknologi pengisian daya cepat ini milik Voltron.
Raihan hasil manis Voltron pada 2023 tidak hanya sekadar kuantitas. Sebab mereka tetap menjaga kualitas layanan sehingga mendapatkan berbagai pujian.
Seperti dalam penilaian National Project EntrEV oleh Kementerian ESDM, Direktorat Jenderal Kelistrikan, aplikasi dan perangkat lunak Voltron meraih peringkat pertama.
Hal itu mereka buktikan dalam komitmen terhadap inovasi serta keunggulan teknologi, Voltron telah mematuhi aturan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) telah ditetapkan pemerintah.
“Kesemuanya ini membuat kami yang terbaik dan kita akan terus meningkatkan kualitas didukung advanced technology agar menjadi terdepan,” Abdul menegaskan.
Dalam kesempatan yang sama, Voltron turut melakukan peresmian SPKLU Ultra Fast DC 100kW perdana di B1, Senayan City, Jakarta Senayan.
Peresmian tersebut turut hadir varian mobil listrik dari Mercedes Benz Indonesia, Komunitas kendaraan roda empat elektrik serta pemangku kepentingan lain dari pemerintah maupun kalangan swasta.
Lalu Voltron telah menandatangani sejumlah MoU dengan pengembang properti di Indonesia. Contohnya Lippo Group, Jababeka Group, Telkom Property Group, Indosat Property Group, PP Properti Group sampai Agung Sedayu Group.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Desember 2025, 13:00 WIB
15 Desember 2025, 13:00 WIB
04 Desember 2025, 19:00 WIB
20 November 2025, 08:00 WIB
06 November 2025, 07:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV