Dominasi Mobil Cina Bikin Merek Jepang Kewalahan
28 April 2026, 15:00 WIB
Beroperasi selama satu bulan sejak 4 April 2024, Dishub Kota Bogor lakukan evaluasi uji coba angkot listrik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Angkot listrik sudah mulai beroperasi di area Bogor dengan rute Cidangiang-Suryakencana sejak 4 April 2024. Namun ada beberapa kendala dihadapi selama masa uji coba berlangsung.
Dingkapkan oleh Maese Hendra Saputra, Kepala Dishub (Dinas Perhubungan) Kota Bogor ada sejumlah kendala uji coba angkot listrik dari jumlah penumpang sampai kenyamanan.
Hasil evaluasi bakal diterbitkan minggu depan. Ia berharap bisa ada penambahan jumlah penumpang dan perbaikan yang diperlukan.
Ada beberapa kendala ditemui seperti terbatasnya kartu pembayaran. Ketika jumlah kartu bertambah baru terlihat ada kenaikan penumpang.
“Ada peningkatan (jumlah penumpang) tapi belum signifikan. Mudah-mudahan nanti secepatnya juga kita lengkapi untuk sistem pembayaran non tunai,” ucap Marse seperti dilansir dari Antara, Senin (6/5).
Untuk diketahui ada lima unit angkot listrik yang diuji coba dan bakal melewati tahap evaluasi akibat masalah pintu dan alat-alat di dalam angkot.
“Pintunya beberapa kali error karena mungkin sering buka tutup jadi nanti bagian dari evaluasi,” ucap Marse.
Dari sisi kenyamanan penumpang, Marse menjelaskan beberapa unit AC (Air Conditioner) tidak terasa ketika siang hari. Masalah itu sudah disampaikan pada operator dan pemilik unit agar segera diperbaiki.
Angkot listrik di rute 13 km tersebut akan melayani masyarakat selama tiga bulan ke depan selama uji coba. Ada 30 titik pemberhentian angkot listrik di sepanjang rute.
Berbeda dari angkutan umum lain, angkot listrik Bogor masih menggunakan pelat nomor polisi berwarna hitam. Namun saat ini sedang mutasi jadi pelat kuning dan dipastikan aman buat penumpang.
Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Bogor mengungkapkan penggunaan angkot listrik merupakan tindakan mengambil risiko yang belum tentu lancar ataupun dilanjutkan.
“Saya berharap selama tiga bulan setelah itu stop, dikaji dulu, dihitung, diperbaiki. Nanti lanjut lagi penganggarannya bagaimana, tentu harus masuk dari segi hitung-hitungan keuangan,” ucap Bima.
Ia menegaskan uji coba ini bukan launching resmi namun bisa dicoba oleh warga setempat. Bima mengimbau jajaran dinas buat melakukan sosialisasi agar masyarakat berminat menggunakan angkot listrik.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 April 2026, 15:00 WIB
28 April 2026, 11:00 WIB
28 April 2026, 09:00 WIB
26 April 2026, 13:00 WIB
26 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
29 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air
29 April 2026, 11:00 WIB
Lepas E4 yang akan masuk RI bakal dirakit difasilitas produksi milik PT Handal di kawasan Pondok Ungu, Bekasi
29 April 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen
29 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi
29 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali berlaku yang diharapkan mampu mengurai kemacetan terutama di jam sibuk