Tarif Transjakarta Bakal Alami Penyesuaian, Efektif Tahun Depan
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Transjakarta menambah sedikitnya 14 armada untuk bantu kurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Ibu Kota
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menambah 14 armada untuk melayani pengguna jalan yang melintas di TB Simatupang. Kehadiran bus baru diharapkan bisa membuat jarak antar kendaraan lebih singkat dari sebelumnya.
Dengan demikian, diharapkan para pengguna kendaraan pribadi bisa tertarik untuk pindah ke transportasi umum.
"Untuk kenyamanan di jalan, khususnya di sekitar TB Simatupang, kami mengajak masyarakat menggunakan layanan Transjakarta," kata Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta.
Saat ini Transjakarta mengoperasikan 17 rute yang melintasi Jalan TB Simatupang. Seluruhnya tetap beroperasi optimal meski ada pekerjaan galian di berbagai titik.
Rute yang dioperasikan pun beragam karena terdiri dari layanan Bus Rapid Transit (BRT), non-BRT, Royaltrans, dan Mikrotrans. BRT terdiri dari Koridor 8 (Lebak Bulus–Pasar Baru).
Lalu, non-BRT, yakni D21 (UI–Lebak Bulus), D41 (Sawangan–Lebak Bulus via Tol Desari), 7A (Kampung Rambutan–Lebak Bulus), dan 7E (Kampung Rambutan–Ragunan).
Kemudian, S21 (Ciputat–CSW), S22 (Ciputat–Kampung Rambutan), 6H (Senen–Lebak Bulus), serta 1E (Pondok Labu–Blok M).
Berikutnya Royaltrans S21 (Terminal BSD–Fatmawati), S14 (Summarecon Serpong–Lebak Bulus), dan S31 (Bintaro–Fatmawati).
Sementara untuk Mikrotrans, yaitu JAK102 (Blok M–Lebak Bulus), JAK49 (Lebak Bulus–Cipulir), JAK95 (Terminal Lebak Bulus–Terminal Pasar Minggu), JAK93 (Jeruk Purut–Kebayoran Lama), dan JAK31 (Blok M–Andara).
Perlu diketahui bahwa saat ini TB Simatupang tengah menjadi sorotan berbagai pihak, khususnya pemerintah DKI. Pasalnya di kawasan tersebut tengah dilakukan pekerjaan Proyek Strategis Nasional yang memakan ruas jalan.
Akibatnya, kemacetan menjadi semakin parah dibanding hari-hari normal. Terdapat tujuh titik yang menjadi konsentrasi Transjakarta dan sudah ditempatkan petugas pada pukul 06.00–22.00 WIB untuk melakukan pengaturan.
Selain itu, pemerintah DKI juga sudah melakukan beberapa upaya agar kepadatan bisa lebih cepat terurai. Salah satunya adalah dengan mengubah trotoar menjadi jalan yang bisa dilalui kendaraan.
Pemerintah juga mendorong pengguna jalan agar memanfaatkan transportasi umum seperti MRT serta Transjakarta sehingga kemacetan bisa berkurang.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
16 Juni 2026, 18:11 WIB
07 April 2026, 06:00 WIB
06 April 2026, 06:01 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
Terkini
20 Oktober 2026, 19:39 WIB
Kabar mengejutkan datang dari Toprak Razgatlioglu, ia mengalami cedera dan dijadwalkan menjalani operasi
20 Oktober 2026, 13:00 WIB
Freelander, submerek SUV premium dari Chery Group akan hadir sebagai merek independen di Indonesia pada 2027
20 Oktober 2026, 11:00 WIB
Polda Metro Jaya menggelar rekayasa lalu lintas agar perjalanan warga tidak terganggu selama demo hari ini
20 Oktober 2026, 09:00 WIB
Kiandra Ramadhipa berhasil mengharumkan Indonesia di putaran final FIM Moto3 Junior World Championship 2026,
20 Oktober 2026, 06:06 WIB
Wuling Eksion sebagai SUV 7 seater sudah dibekali fitur-fitur yang bisa menyesuaikan kebiasaan para pengemudi
19 Oktober 2026, 21:00 WIB
Persaingan Marquez dan Martin dalam perebutan gelar juara dunia kembali tersaji di MotoGP Australia 2026
19 Oktober 2026, 20:56 WIB
AiMOGA bertekad untuk menggabungkan teknologi otomotif dengan robotika agar bisa semakin dikenal orang banyak
19 Oktober 2026, 13:00 WIB
Jelang satu tahun Changan berbisnis di Indonesia, merek asal Cina satu ini berfokus pada lini produk dan jumlah diler