Wuling Eksion Ada Fitur Mode Berkendara Sesuai Karakter Pengemudi
20 Oktober 2026, 06:06 WIB
Freelander, submerek SUV premium dari Chery Group akan hadir sebagai merek independen di Indonesia pada 2027
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT Chery Sales Indonesia (CSI) mengungkapkan Freelander 8 menjadi salah satu SUV baru yang akan dipersiapkan untuk pasar Indonesia.
Ini menjadi respons akan tingginya minat konsumen terhadap mobil dengan konfigurasi tiga baris atau 7-seater.
Model yang merupakan hasil kerja sama dengan Jaguar Land Rover ini tak hanya mengedepankan nuansa sporti tetapi juga kemewahan.
“Kami akan coba bawa Freelander ini ke Indonesia mungkin tahun depan. Kami masih belum bisa memberi tahu (waktu pastinya),” kata Zeng Shuo, President Director Chery Group Indonesia di Wuhu, Cina, Senin (19/10).
Menariknya nanti Freelander 8 masuk di bawah merek independen yakni Freelander, tidak menggunakan nama Chery.
Keputusan tersebut menjadi strategi Chery dalam memasarkan variasi produk sesuai target konsumen yang diincar.
Berbeda dari lini SUV Chery lain, nuansa elegan dan mewah lebih lekat pada Freelander. Terlihat dari penyematan fitur-fitur, pemilihan sistem audio sampai desain interiornya.
Sayangnya pihak Chery masih enggan mengkonfirmasi kisaran harga Freelander di Indonesia nantinya. Namun ada spekulasi angkanya bakal cukup fantastis yakni di kisaran Rp 2 miliar.
“Kami masih belum bisa memberitahu harganya, karena masih perlu kalkulasi. Tergantung juga bagaimana kita akan bawa mobil ini apakah (rakit) lokal atau CBU,” tegas Zeng Shuo.
Sebagai informasi, Freelander 8 akan tersedia dalam dua opsi powertrain yakni REEV dan BEV.
Pada varian REEV mesinnya berkapasitas 1.500 cc turbo dibekali motor elektrik dan baterai. Sementara tipe BEV dibenamkan baterai 60,3 kWh, tawarkan daya jelajah listrik murni 221 kilometer dalam sekali pengisian daya.
SUV Freelander 8 menawarkan banyak fitur dan kemampuan offroad. Ada sensor LiDAR serta ADAS dari Huawei Qiankun ADS 5.
Ada sistem iATS atau Intelligent All-Terrain System, hasil pengembangan bersama Huawei. Ini membantu mengatur traksi kendaraan sesuai medan jalan yang tengah dilalui.
Freelander 8 akan lebih dulu dihadirkan di Qatar, Kuwait sampai Bahrain untuk konfigurasi setir kiri.
Sementara itu negara-negara setir kanan yang jadi prioritas adalah Australia dan New Zealand.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Oktober 2026, 06:06 WIB
19 Oktober 2026, 20:56 WIB
19 Oktober 2026, 08:24 WIB
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
13 Oktober 2026, 18:03 WIB
Terkini
20 Oktober 2026, 11:00 WIB
Polda Metro Jaya menggelar rekayasa lalu lintas agar perjalanan warga tidak terganggu selama demo hari ini
20 Oktober 2026, 09:00 WIB
Kiandra Ramadhipa berhasil mengharumkan Indonesia di putaran final FIM Moto3 Junior World Championship 2026,
20 Oktober 2026, 06:06 WIB
Wuling Eksion sebagai SUV 7 seater sudah dibekali fitur-fitur yang bisa menyesuaikan kebiasaan para pengemudi
19 Oktober 2026, 21:00 WIB
Persaingan Marquez dan Martin dalam perebutan gelar juara dunia kembali tersaji di MotoGP Australia 2026
19 Oktober 2026, 20:56 WIB
AiMOGA bertekad untuk menggabungkan teknologi otomotif dengan robotika agar bisa semakin dikenal orang banyak
19 Oktober 2026, 13:00 WIB
Jelang satu tahun Changan berbisnis di Indonesia, merek asal Cina satu ini berfokus pada lini produk dan jumlah diler
19 Oktober 2026, 10:11 WIB
Tuai respons positif, pemesanan MG ZS Hybrid+ 400 unit dan sudah mulai terkirim ke konsumen sebanyak 100 unit
19 Oktober 2026, 08:24 WIB
Setelah menghadirkan banyak produk hingga merek di Indonesia, Chery Group percaya diri bakal terus raih hasil positif