Babak Baru Changan di Indonesia, Fokus Kenyamanan Konsumen

Jelang satu tahun Changan berbisnis di Indonesia, merek asal Cina satu ini berfokus pada lini produk dan jumlah diler

Babak Baru Changan di Indonesia, Fokus Kenyamanan Konsumen
Denny Basudewa

KatadataOTO – Changan di Indonesia akan memasuki usia satu tahun. Perjalanan brand asal Cina satu ini cukup menarik terutama di pasar otomotif Tanah Air.

Sejak November 2025, Changan Indonesia terus menghadirkan produk-produk inovatif. Bahkan salah satunya menjadi teknologi pertama yang masuk ke dalam negeri.

Tidak hanya produk, Changan juga terus mengembangkan jaringan diler untuk bisa menjangkau lebih banyak konsumen.

“Kami melihat pencapaian ini sebagai momentum untuk mengapresiasi dukungan dari konsumen, mitra, media dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan kami,” kata Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia dalam siaran pers dikutip (19/10).

Changan
Photo: Istimewa

Masuk pasar otomotif nasional, Changan hadir dengan mobil-mobil yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat.

Menjangkau berbagai kalangan konsumen di beragam daerah di Indonesia. Baik perkotaan sampai kebutuhan keluarga.

Changan Lumin meluncur di Indonesia sebagai mobil listrik yang ringkas dan memiliki karakter kuat.

Identitasnya sebagai mobil listrik mungil nan imut melekat di tengah-tengah masyarakat.

Changan Lumin mampu memberikan kemampuan bermanuver lincah. Cocok bagi penggunaan perkotaan yang padat penduduk.

Selain itu, sebagai mobil listrik, Changan Lumin juga dipercaya lebih ramah lingkungan.

Lalu adapula Deepal S07 yang menawarkan kapasitas ruang kabin lebih besar. Selain itu kemampuan kendaraan juga lebih bertenaga.

Deepal S07 masuk sebagai SUV listrik berdesain futuristik. Kemudian didukung dengan performa mengagumkan.

SUV listrik tersebut di atas menyasar konsumen yang membutuhkan kenyamanan dan teknologi terkini.

Belum lama Changan Indonesia meluncurkan Deepal S05. Model satu ini dibekali teknologi inovatif yakni REEV (Range Extended Electric Vehicle).

Deepal S05 merupakan REEV pertama di Indonesia. Namun S05 juga dipasarkan dalam versi BEV (Battery Electric Vehicle).

Changan Nevo Q05 Hadirkan Dua Pilihan Varian Pro dan Max
Photo: Istimewa

Pada varian REEV, konsumen dibuat lebih tenang dalam melakukan mobilitas sehari-hari atau bahkan melakukan perjalanan jauh.

Terkini Changan Indonesia menghadirkan Nevo Q05. Sebagai pilihan bagi konsumen yang mencari keseimbangan antara efisiensi energi dan kenyamanan.

Fokus Changan di Indonesia juga menyasar penambahan jumlah diler. Setidaknya merek tersebut sudah memiliki setidaknya 27 diler di seluruh Indonesia


Terkini

mobil
100 Unit MG ZS Hybrid+ Diserahkan ke Konsumen

100 Unit MG ZS Hybrid+ Diserahkan ke Konsumen

Tuai respons positif, pemesanan MG ZS Hybrid+ 400 unit dan sudah mulai terkirim ke konsumen sebanyak 100 unit

mobil
chery J6T CSH

Chery Group Percaya Diri Bakal Lebih Sukses di Indonesia

Setelah menghadirkan banyak produk hingga merek di Indonesia, Chery Group percaya diri bakal terus raih hasil positif

mobil
BYD

Target BYD Usai Berhasil Tembus Tiga Besar Merek Mobil Terlaris

Meskipun jadi pemain baru di pasar mobil Indonesia, BYD mampu menorehkan sejumlah capian cukup positif

mobil
BYD Racco

BYD Racco Resmi Hadir di Sri Lanka, Harganya Setengah Miliar Lebih

Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco

news
BMW Astra

BMW Astra Kembangkan Potensi Desa Melalui Program DSA

BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat

motor
Honda Beat

Cek Harga Motor Matic Murah Oktober 2026, Ada Beat dan Fazzio

Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan

motor
Suzuki Satria

Suzuki Periksa Dua Komponen Penting pada Satria Pro dan F150

SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025

mobil
Aion

GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027

GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah