Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diklaim Turun
29 Maret 2026, 11:44 WIB
Transjakarta perketat aturan pengemudi untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di masa depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai melakukan beberapa langkah pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan lagi di masa depan. Salah satunya adalah dengan menjalankan asesmen psikologi pada seluruh pengemudi armada.
Langkah ini diambil setelah Transjakarta berdiskusi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Mereka melakukan beragam evaluasi untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan layanan.
“Kemarin ada beberapa masukan dari psikolog yang ada di KNKT untuk kita bisa memperkuat mulai dari proses rekrutmennya,” ungkap Welfizon Yuza, Direktur Utama PT Transjakarta dilansir Antara (24/09).
Selain itu mereka juga akan menyusun standarisasi modul keselamatan pramudi. Tidak hanya meliputi aspek teknik tetapi juga aspek mental kepada lebih dari 11 ribu pramudi Transjakarta.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, dua dari tiga kecelakaan Transjakarta yang menabrak bangunan serta kendaraan selama September 2025 disebabkan oleh kesalahan manusia atau human error dan kondisi psikologis pramudi.
"Kondisi yang terjadi dalam dua kecelakaan terakhir, di mana pada saat pramudi dihadapkan pada kondisi genting dan itu menimbulkan kepanikan. Jadi proses pengambilan keputusan harus diperkuat sehingga saat dihadapkan pada kondisi-kondisi mereka tetap bisa lebih tenang," tutur Welfizon.
Lebih jauh, pihaknya menargetkan dalam tiga bulan ke depan Transjakarta harus memiliki satu acuan bagi seluruh pramudi baik dari sisi keterampilan teknis maupun non-teknis. Dengan demikian para pengemudi bisa memiliki standar terbaik.
Sebelumnya diberitakan bahwa sepanjang September 2025, Transjakarta mengalami tiga kali kecelakaan.
Insiden pertama terjadi pada Sabtu, 6 September 2025. Ketika itu pengemudi bus Transjakarta menabrak toko di Jalan Raya Minangkabau, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Kemudian pada Kamis, 18 September, bus Transjakarta mengalami tabrakan dengan truk kuning di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
Lalu Jumat, 19 September, bus Transjakarta menabrak kios, rumah dan kendaraan milik warga di Jalan Raya Stasiun Cakung, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Kejadian tersebut diinvestigasi langsung oleh Transjakarta dan KNKT agar bisa dilakukan evaluasi terhadap penyebab dari setiap kecelakaan. Baik yang berhubungan dengan faktor manusia (SDM), prosedur operasional maupun teknis armada.
Hasil dari investigasi itu kemudian dijadikan sebagai dasar bagi perusahaan untuk merumuskan perbaikan sistem secara komprehensif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Maret 2026, 11:44 WIB
11 Maret 2026, 09:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 07:00 WIB
14 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan
12 Mei 2026, 22:00 WIB
Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan
12 Mei 2026, 21:22 WIB
InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal