Kunci Tekan Fatalitas Kecelakaan Selama Mudik Lebaran 2026
11 Maret 2026, 09:00 WIB
Transjakarta perketat aturan pengemudi untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di masa depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai melakukan beberapa langkah pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan lagi di masa depan. Salah satunya adalah dengan menjalankan asesmen psikologi pada seluruh pengemudi armada.
Langkah ini diambil setelah Transjakarta berdiskusi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Mereka melakukan beragam evaluasi untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan layanan.
“Kemarin ada beberapa masukan dari psikolog yang ada di KNKT untuk kita bisa memperkuat mulai dari proses rekrutmennya,” ungkap Welfizon Yuza, Direktur Utama PT Transjakarta dilansir Antara (24/09).
Selain itu mereka juga akan menyusun standarisasi modul keselamatan pramudi. Tidak hanya meliputi aspek teknik tetapi juga aspek mental kepada lebih dari 11 ribu pramudi Transjakarta.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, dua dari tiga kecelakaan Transjakarta yang menabrak bangunan serta kendaraan selama September 2025 disebabkan oleh kesalahan manusia atau human error dan kondisi psikologis pramudi.
"Kondisi yang terjadi dalam dua kecelakaan terakhir, di mana pada saat pramudi dihadapkan pada kondisi genting dan itu menimbulkan kepanikan. Jadi proses pengambilan keputusan harus diperkuat sehingga saat dihadapkan pada kondisi-kondisi mereka tetap bisa lebih tenang," tutur Welfizon.
Lebih jauh, pihaknya menargetkan dalam tiga bulan ke depan Transjakarta harus memiliki satu acuan bagi seluruh pramudi baik dari sisi keterampilan teknis maupun non-teknis. Dengan demikian para pengemudi bisa memiliki standar terbaik.
Sebelumnya diberitakan bahwa sepanjang September 2025, Transjakarta mengalami tiga kali kecelakaan.
Insiden pertama terjadi pada Sabtu, 6 September 2025. Ketika itu pengemudi bus Transjakarta menabrak toko di Jalan Raya Minangkabau, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Kemudian pada Kamis, 18 September, bus Transjakarta mengalami tabrakan dengan truk kuning di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
Lalu Jumat, 19 September, bus Transjakarta menabrak kios, rumah dan kendaraan milik warga di Jalan Raya Stasiun Cakung, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Kejadian tersebut diinvestigasi langsung oleh Transjakarta dan KNKT agar bisa dilakukan evaluasi terhadap penyebab dari setiap kecelakaan. Baik yang berhubungan dengan faktor manusia (SDM), prosedur operasional maupun teknis armada.
Hasil dari investigasi itu kemudian dijadikan sebagai dasar bagi perusahaan untuk merumuskan perbaikan sistem secara komprehensif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Maret 2026, 09:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 07:00 WIB
14 Januari 2026, 07:00 WIB
06 Januari 2026, 15:24 WIB
Terkini
29 Maret 2026, 04:07 WIB
Jorge Martin sukses menundukkan Francesco Bagnaia pada lap terakhir sprint race MotoGP Amerika 2026 di COTA
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini
28 Maret 2026, 07:33 WIB
Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One
27 Maret 2026, 17:53 WIB
Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan
27 Maret 2026, 15:00 WIB
2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan
27 Maret 2026, 11:00 WIB
One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi