Resmi Dijual, Harga Chery Q EV Masih Rahasia
19 Mei 2026, 15:42 WIB
Salah satu konsumen Kalista yang merasakan dampak positif dari penggunaan truk listrik adalah Evershine Group
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Adopsi Electric Vehicle (EV) semakin masif di Indonesia. Tidak hanya diandalkan untuk mengangkut penumpang saja, namun juga dipakai buat mengirim barang.
Kalista pun coba memanfaatkan kondisi tersebut. Mereka banyak memasarkan truk listrik untuk menjawab kebutuhan para pengusaha di Tanah Air.
Salah satu perusahaan pengguna truk listrik Kalista adalah Evershine Group yang bergerak di bidang tekstil.
Pemakaian kendaraan niaga setrum dinilai dapat membantu mereka. Terutama dalam menghemat biaya operasional pengiriman barang.
“Jadi sebenarnya kita bandingkan dengan BBM Biosolar yang harga Rp 6.800, penghematannya Rp 1.000 per kilometer,” ungkap Michael Sung, Direktur Evershine Group di Jakarta, Rabu (20/05).
Menurut Michael, semenjak mereka menggunakan truk listrik sebagai armada pengiriman, perusahaannya berhasil berhemat hingga 50 persen.
Ditambah biaya perawatan atau maintenance, dana GPS dan lain-lain sudah ditanggung Kalista. Jadi mereka mampu lebih menghemat anggaran pengiriman barang.
“Kalau saya lihat itu mungkin lebih mendekati 70 persen dari total saving (termasuk biaya maintenance sampai alat GPS),” dia melanjutkan.
Di luar biaya yang irit, Michael menghitung emisi dihasilkan truk listrik mereka jauh lebih rendah.
Bahkan dia mengklaim mampu mencapai angka 40 persen. Sehingga dapat membantu mendorong pemerintah dalam upaya menurunkan emisi gas karbon.
“Jadi di luar saving BBM, cost dan lain-lain ada pengurangan emisi juga yang sangat signifikan. Karena perusahaan kami juga sudah target net zero by 2060, ini membantu kami mengurangi emisi dari sisi logistik,” tegas Michael.
Michael pun mengaku puas menggunakan truk listrik sebagai armada mereka, karena bisa membawa banyak dampak positif.
Terutama dalam hal biaya operasional dan menurunkan emisi karbon. Oleh sebab itu mereka akan lebih banyak mengadopsi truk listrik ke depan.
Sementara itu Albert Aulia Ilyas, Direktur Utama Kalista Group mengaku puas dengan apa yang dirasakan oleh konsumennya.
“Mungkin ini sudah saatnya kita melihat EV sebagai salah satu opsi untuk bisnis yang berbeda,” kata Albert.
Kalista pun berharap dapat membantu para konsumen untuk terus berkembang, terutama dalam sektor logistik.
Dengan begitu adopsi truk listrik kian bertumbuh. Selain itu semakin banyak perusahaan yang menggunakan kendaraan ramah lingkungan.
“Jika ada penetrasi dari komersial logistik, itu bisa lebih cepat membantu pengembangan dari sisi teknologi,” Albert menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Mei 2026, 15:42 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 18:48 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan dengan bantuan sistem ETLE statis maupun Mobile terpadu
21 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi, jadi masyarakat jangan sampai terlambat mendatangi
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia untuk perpanjangan masa berlaku SIM hari ini, simak informasinya
20 Mei 2026, 21:34 WIB
Mobil listrik 7-seater VinFast VF MPV 7 resmi diluncurkan di Indonesia, rakitan pabrik VinFast di Subang
20 Mei 2026, 20:09 WIB
Penjualan daihatsu selama empat bulan pertama tahun ini cukup positif sehingga tetap berada di posisi kedua
20 Mei 2026, 13:55 WIB
Hirohide Tagawa dipercaya untuk melakukan pengembangan kei car BYD demi mematangkan kehadiran Racco di Jepang
20 Mei 2026, 07:00 WIB
BlackAuto Battle 2026 kembali hadir dan mengusung konsep baru untuk bisa memenuhi kebutuhan para peserta
20 Mei 2026, 06:02 WIB
Melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C, simak syarat dan biaya yang dibutuhkan di SIM keliling Jakarta