Simak Jam Rawan Kecelakaan di Tol, Pukul Segini Paling Banyak

Menurut data dari hasil evaluasi Jasa Marga pada 2024, ditemukan jam rawan kecelakaan yang patut diwaspadai

Simak Jam Rawan Kecelakaan di Tol, Pukul Segini Paling Banyak

KatadataOTO – Angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih cukup tinggi. Bahkan kerap terjadi di jalan bebas hambatan atau Tol.

Terdapat beberapa faktor yang menjadi biang kerok sebuah insiden. Setidaknya ada empat faktor utama.

“Menurut data hasil evaluasi milik Jasa Marga pada 2024, mengantuk, kurang antisipasi dan lain-lain menyumbang sampai 88,9 persen penyebab kecelakaan di jalan tol,” ujar Djoko Setijowarno, Akademisi Unika Soegijapranata serta Wakil Ketua Pemberdayaan juga Penguatan Wilayah MTI Pusat kepada KatadataOTO, Senin (11/11)

Djoko menjelaskan posisi kedua dipengaruhi oleh faktor kendaraan. Seperti pecah ban, Aquaplaning maupun kerusakan permukaan jalan, berkontribusi sampai 10,7 persen.

Belajar dari Kecelakaan di Pemalang, Ini Pentingnya Power Nap
Photo : Antara

Di sisi lain Djoko mengungkapkan ada sejumlah jam rawan kecelakaan di jalan tol. Sehingga patut diwaspadai para pengguna mobil

“Waktu paling rawan adalah pukul 00.00-06.00 WIB. Mendominasi dengan catatan angka 37,3 persen,” lanjut Djoko.

Diikuti oleh jam 06.00-12.00 WIB dengan 23,5 persen. Sementara di 12.00-18.00 WIB hanya di 22 persen.

“Terakhir paling kecil berada di pukul 18.00-24.00 WIB. Waktu tersebut menyumbangkan sebesar 17,1 persen saja,” tegas Djoko

Pengendara pun diminta buat berhati-hati. Terutama ketika ingin memacu mobil mereka saat jam rawan kecelakaan di tol.

Sekadar mengingatkan, baru-baru ini terjadi sebuah tabrakan beruntun. Bertempat di Tol Cipularang KM 92 pada pukul 15.15 WIB.

Peristiwa tersebut berawal dari truk besar yang mengangkut kardus melaju kencang di lajur kanan. Menurut temuan terbaru, tuas perseneling berada di gigi empat.

Di sisi lain ada juga dugaan truk maut itu mengalami masalah pada bagian rem. Jadi blong serta meluncur tak terkendali.

Sehingga menabrak belasan kendaraan yang terjebak macet di Tol Cipularang KM 92. Membuat mobil-mobil saling bertumpuk akibat kerasnya benturan.

Rem Blong Diduga Biang Kerok Kecelakaan di Tol Cipularang KM 92
Photo : Jasa Marga

Berdasarkan informasi terkini, ada 29 korban mengalami luka ringan juga berat. Lalu satu orang dinyatakan meninggal.

Seluruh korban sedang menjalani proses perawatan di Rumah Sakit Abdul Radjak, Purwakarta. Dalam beberapa hari ke depan sebagian orang sudah bisa kembali ke rumah.

Hingga sekarang pihak kepolisian bersama-sama pihak terkait masih terus mendalami penyebab kecelakaan di Tol Cipularang KM 92 kemarin.


Terkini

mobil
Denza D9

Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9

Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain

mobil
BYD

Ulas Platform EV BYD, Rahasia Performa Gahar Denza dan Yangwang

Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional

news
IIMS 2026

Daftar Mobil dan Motor Favorit di IIMS 2026, Atto 1 sampai Aerox

Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026

mobil
IIMS

IIMS 2027 Digelar Pasca Lebaran, Begini Alasannya

Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran

mobil
DFSK

Tak Tunggu Pemerintah, DFSK Beri Insentif Buat Seluruh Modelnya

DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air

mobil
Jetour T2

Harga Khusus Jetour T2 di IIMS 2026, Hanya Sampai Hari Ini

Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan

news
IIMS 2026

IIMS 2026 Resmi Ditutup, Tahun Depan Digelar Setelah Lebaran

Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026

mobil
ACC

ACC Carnival Jogja Digelar Untuk Genjot Pembiayaan Kendaraan

ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan