Ganjil Genap Jakarta 7 April 2026, Siapkan Jalur Alternatif
07 April 2026, 06:00 WIB
Kementerian Perhubungan akan menggelar rekayasa lalu lintas saat libur Natal dan tahun baru termasuk one way
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kementerian Perhubungan berencana melakukan beberapa rekayasa lalu lintas saat libur Natal dan tahun baru. Beberapa skenario akan disiapkan mulai dari pembatasan angkutan barang, contraflow hingga sistem one way.
Rekayasa lalu lintas dinilai terbukti efektif untuk menghadapi kepadatan khususnya saat libur panjang. Terlebih diperkirakan terjadi peningkatan jumlah wisatawan yang akan berpergian menghabiskan akhir tahun.
“Melihat potensi pergerakan ke lokasi wisata dan penggunaan kendaraan pribadi maka perlu disiapkan langkah antisipasi. Kami akan menyiapkan rekayasa lalu lintas dan meningkatkan koordinasi dengan beberapa pihak seperti Kepolisian, Jasa Marga serta Dinas Perhubungan,” ungkap Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan (23/11).
Dilansir dari Antara, rekayasa lalu lintas nantinya dilakukan secara situasional serta berfokus pada titik-titik rawan. Sebab kebanyakan masyarakat ingin mengunjungi lokasi wisata saat libur Natal dan tahun baru.
Selain rekayasa lalu lintas, Kementerian Perhubungan juga mengambil beberapa langkah tambahan. Salah satunya dengan menyiapkan program mudik gratis bagi para pengendara sepeda motor guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Pasalnya sepeda motor dinilai merupakan kendaraan dengan risiko kecelakaan tinggi terutama bila digunakan untuk jarak jauh. Oleh karena itu program mudik gratis bisa menjadi sebuah pilihan alternatif bagi masyarakat.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik serta menghindari puncak arus mudik dan balik," tambahnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT) memperkirakan akan ada 107.63 juta orang bepergian saat masa libur Nataru. Jumlah itu setara 39.83 persen total populasi nasional.
Prediksi tersebut bahkan jauh lebih tinggi dibandingkan pergerakan masyarakat di periode serupa tahun lalu yang cuma 44.17 juta orang. dari jumlah itu, kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam berpergian.
Dari hasil survei diketahui bahwa 35.57 persen diantaranya berencana menggunakan mobil sementara 17.92 lain memanfaatkan sepeda motor. Sementara untuk moda transportasi umum kemungkian didominasi oleh kereta api dengan 13.16 persen serta pesawat 11.91 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 April 2026, 06:00 WIB
06 April 2026, 06:01 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
02 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pergeseran minat pelaku usaha menuju kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, sudah mulai terlihat
24 Agustus 2026, 06:20 WIB
Untuk bisa nyaman menggunakan kendaraan pribadi di Ibu Kota, Ikuti aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini
24 Agustus 2026, 06:12 WIB
SIM keliling Bandung tetap beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat di Kota Kembang dari dua lokasi
24 Agustus 2026, 06:11 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasi dan syaratnya
23 Agustus 2026, 21:10 WIB
Motul boyong produk-produk unggulan yang memudahkan pembelian para pengunjung Indonesia Custom Show 2026
23 Agustus 2026, 20:38 WIB
Ipone tunjukkan komitmennya untuk mendekatkan diri dengan para pelanggan setia di Indonesia Custom Show 2026
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
Chery J6T CSH memiliki tampilan yang sama dengan versi listrik namun mempunyai jarak tempuh lebih jauh
23 Agustus 2026, 09:47 WIB
Omoda & Jaecoo Trimegah Bogor bisa memberikan fasilitas body and paint bagi konsumen dengan jaringan