Permintaan Motor Honda Diprediksi Naik 15 Persen Jelang Lebaran
16 Maret 2026, 19:00 WIB
PT FIF raih kenaikan pembiayaan di Januari sampai Mei 2023, jadi tanda membaiknya permintaan di sektor ritel
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – PT Federal International Finance atau PT FIF raih kenaikan pembiayaan sebanyak 35.4 persen atau setara Rp17.8 triliun selama Januari – Mei 2023. Angka ini naik jika dibandingkan periode sebelumnya.
Esthwr Sri Harjati selaku EHSSR (Human Capital, General Support, Corporate Communication, Environment, Health, Safety, Social Responsibility) dan Sustainability Director FIF Group menjelaskan bahwa ini jadi pertanda membaiknya permintaan di sektor ritel.
“Secara keseluruhan kondisi selama lima bulan pertama 2023 ini yaitu dari Januari sampai dengan Mei, yang kami rasakan adalah meningkatnya permintaan pembiayaan yang cukup signifikan bila dibandingkan periode yang sama pada 2022,” ucap Esther dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (6/6).
Rinciannya booking unit terjadi pertumbuhan sebesar 23.9 persen, menjadi 1.3 juta unit. Sedangkan pada periode yang sama di 2022 jumlahnya adalah 1.1 juta unit.
Kenaikan ini juga diyakini terjadi karena pembatasan mobilitas seperti PPKM sudah ditiadakan. Sehingga berbeda dengan periode saat puncak penularan Covid-19.
“Kami bersyukur bahwa masyarakat khususnya customer tetap memberikan kepercayaan ke perusahaan dalam melayani berbagai produk pembiayaan,” ucap Esther
Ke depannya ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan serta mengoptimalkan pelayanan untuk memberikan jasa sesuai kebutuhan konsumen.
Sekadar informasi ada lima bidang layanan FIF Group salah satunya adalah FIF Astra yang melayani pembiayaan sepeda motor Honda.
Angkanya sendiri tumbuh sebesar 41.3 persen, yaitu Rp11.5 triliun di 2023 sementara pada 2022 hanya mencapai Rp8.13 triliun. Sementara booking unit naik dari 478.000 unit di 2022 menjadi 683.000 unit.
Mengingat saat ini pemerintah tengah menggencarkan elektrifikasi dan pilihan motor listrik sudah semakin banyak, FIF juga akan menyiapkan skema pembiayaannya.
Nantinya skema tersebut akan mengacu pada ketentuan dari AHM (Astra Honda Motor) dan tidak akan berbeda jauh dengan motor konvensional Honda lainnya.
Metode juga sama di mana konsumen harus melaukan pembayaran uang muka atau DP terlebih dulu. Angusran juga akan mirip dengan motor mesin bensin, hanya ada sedikit perbedaan regulasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 19:00 WIB
14 Maret 2026, 18:54 WIB
08 Maret 2026, 09:00 WIB
05 November 2025, 06:30 WIB
24 September 2025, 09:00 WIB
Terkini
07 April 2026, 16:41 WIB
Puluhan ribu motor listrik yang dipesan disebut untuk kepala SPPG demi kelancaran operasional program MBG
07 April 2026, 15:00 WIB
Di era transisi elektrifikasi, GWM menilai mobil diesel masih punya potensi yang cukup besar di Indonesia
07 April 2026, 15:00 WIB
Banyak konsumen menganggap PHEV tidak memiliki keuntungan serupa mobil listrik, misalnya bebas ganjil genap
07 April 2026, 13:00 WIB
Sean Gelael diklaim bakal turun gunung buat meramaikan ajang GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika
07 April 2026, 11:06 WIB
Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap uji coba B50 berjalan dengan baik
07 April 2026, 06:03 WIB
Demi memudahkan para pengendara, kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung di dua lokasi berbeda hari ini
07 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta merupakan satu alternatif perpanjangan SIM di samping kantor Satpas, berikut lokasinya
07 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 7 April 2026 untuk mengurangi kemacetan di sejumlah jalan utama yang kerap terjadi kemacetan