Honda Unjuk Kekuatan Penuh di EICMA 2025
05 November 2025, 06:30 WIB
PT FIF raih kenaikan pembiayaan di Januari sampai Mei 2023, jadi tanda membaiknya permintaan di sektor ritel
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – PT Federal International Finance atau PT FIF raih kenaikan pembiayaan sebanyak 35.4 persen atau setara Rp17.8 triliun selama Januari – Mei 2023. Angka ini naik jika dibandingkan periode sebelumnya.
Esthwr Sri Harjati selaku EHSSR (Human Capital, General Support, Corporate Communication, Environment, Health, Safety, Social Responsibility) dan Sustainability Director FIF Group menjelaskan bahwa ini jadi pertanda membaiknya permintaan di sektor ritel.
“Secara keseluruhan kondisi selama lima bulan pertama 2023 ini yaitu dari Januari sampai dengan Mei, yang kami rasakan adalah meningkatnya permintaan pembiayaan yang cukup signifikan bila dibandingkan periode yang sama pada 2022,” ucap Esther dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (6/6).
Rinciannya booking unit terjadi pertumbuhan sebesar 23.9 persen, menjadi 1.3 juta unit. Sedangkan pada periode yang sama di 2022 jumlahnya adalah 1.1 juta unit.
Kenaikan ini juga diyakini terjadi karena pembatasan mobilitas seperti PPKM sudah ditiadakan. Sehingga berbeda dengan periode saat puncak penularan Covid-19.
“Kami bersyukur bahwa masyarakat khususnya customer tetap memberikan kepercayaan ke perusahaan dalam melayani berbagai produk pembiayaan,” ucap Esther
Ke depannya ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan serta mengoptimalkan pelayanan untuk memberikan jasa sesuai kebutuhan konsumen.
Sekadar informasi ada lima bidang layanan FIF Group salah satunya adalah FIF Astra yang melayani pembiayaan sepeda motor Honda.
Angkanya sendiri tumbuh sebesar 41.3 persen, yaitu Rp11.5 triliun di 2023 sementara pada 2022 hanya mencapai Rp8.13 triliun. Sementara booking unit naik dari 478.000 unit di 2022 menjadi 683.000 unit.
Mengingat saat ini pemerintah tengah menggencarkan elektrifikasi dan pilihan motor listrik sudah semakin banyak, FIF juga akan menyiapkan skema pembiayaannya.
Nantinya skema tersebut akan mengacu pada ketentuan dari AHM (Astra Honda Motor) dan tidak akan berbeda jauh dengan motor konvensional Honda lainnya.
Metode juga sama di mana konsumen harus melaukan pembayaran uang muka atau DP terlebih dulu. Angusran juga akan mirip dengan motor mesin bensin, hanya ada sedikit perbedaan regulasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 November 2025, 06:30 WIB
24 September 2025, 09:00 WIB
22 September 2025, 14:00 WIB
15 Agustus 2025, 12:00 WIB
14 Agustus 2025, 22:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat