Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
PT Wahana Makmur Sejati selaku main diler Honda ingatkan pelanggan agar tidak sembarangan ganti oli baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Sebelum diberikan pada konsumen, semua motor baru Honda sudah siap dioperasikan. Sehingga pelanggan bisa langsung menggunakan kendaraannya untuk kebutuhan mobilitas.
Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan pemilik kendaraan setelah menerika unit. Salah satunya adalah mengoptimalkan pelumas mesin bawaan pabrik.
“Pelumas pertama bawaan pabrik memiliki kandungan pembersih yang penting untuk kesehatan motor. Oli tersebut berguna membersihkan sisa kotoran pada proses produksi,” ungkap Rohmad Nasir, Pre Delivery Inspection Wahana Ciputat pada media.
Meski memiliki peran penting, pelumas tersebut tetap harus diganti setelah 1.000 km pertama. Hal ini karena umumnya kotoran sudah berhasil terangkat dan terkumpul di oli.
“Idealnya memang setelah 1.000 km sudah diganti pelumasnya dengan yang baru. Jadi kotorannya ikut terbuang saat penggantian,” tambahnya kemudian.
Tak hanya pelumas, dirinya mengungkap bahwa setiap motor juga sudah diberikan bensin sebanyak 0,5 sampai 1 liter. Sehingga setiap unit bisa diperiksa kondisinya dengan lebih baik sebelum diserahkan kepada konsumen.
Pemeriksaan kendaraan sejalan dengan program ‘Berpacu Dalam Sinergi’ yang dilangsungkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Wahana Makmur Sejati (WMS). Dalam kegiatan pada Agustus hingga September 2025 ini mereka berupaya berkontribusi pada pembangunan bangsa serta mengedepankan nilai Environmental, Social and Governance (ESG).
Salah satu caranya adalah melakukan pengecekan sepeda motor buat dikirim ke konsumen. Mereka juga memberi perhatian khusus terhadap keselamatan berkendara hingga kepedulian terhadap pola hidup minimalis guna mendukung terciptanya ”Sustainable Living”.
Melalui ‘Berpacu Dalam Sinergi’ dalam agenda Honda Experience memberikan pengalaman bagaimana setiap unit sepeda motor Honda dipersiapkan sebelum sampai ke tangan konsumen. Mulai dari proses pengecekan menyeluruh hingga memastikan kelayakan fungsi kendaraan.
Setiap sepeda motor Honda yang diserahkan harus melalui tahapan pengecekan ketat agar konsumen menerima unit dalam kondisi prima. Hal ini juga menjadi cerminan kepedulian Honda terhadap aspek keselamatan berkendara.
“Melalui program ini kami ingin masyarakat melihat bahwa setiap unit sepeda motor yang diterima konsumen bukan hanya stylish dan fungsional tapi juga bagian dari komitmen dalam membangun negeri,” ungkap Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
07 Agustus 2026, 18:11 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
30 Juli 2026, 15:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat