Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu
12 Mei 2026, 19:21 WIB
PT Wahana Makmur Sejati selaku main diler Honda ingatkan pelanggan agar tidak sembarangan ganti oli baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Sebelum diberikan pada konsumen, semua motor baru Honda sudah siap dioperasikan. Sehingga pelanggan bisa langsung menggunakan kendaraannya untuk kebutuhan mobilitas.
Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan pemilik kendaraan setelah menerika unit. Salah satunya adalah mengoptimalkan pelumas mesin bawaan pabrik.
“Pelumas pertama bawaan pabrik memiliki kandungan pembersih yang penting untuk kesehatan motor. Oli tersebut berguna membersihkan sisa kotoran pada proses produksi,” ungkap Rohmad Nasir, Pre Delivery Inspection Wahana Ciputat pada media.
Meski memiliki peran penting, pelumas tersebut tetap harus diganti setelah 1.000 km pertama. Hal ini karena umumnya kotoran sudah berhasil terangkat dan terkumpul di oli.
“Idealnya memang setelah 1.000 km sudah diganti pelumasnya dengan yang baru. Jadi kotorannya ikut terbuang saat penggantian,” tambahnya kemudian.
Tak hanya pelumas, dirinya mengungkap bahwa setiap motor juga sudah diberikan bensin sebanyak 0,5 sampai 1 liter. Sehingga setiap unit bisa diperiksa kondisinya dengan lebih baik sebelum diserahkan kepada konsumen.
Pemeriksaan kendaraan sejalan dengan program ‘Berpacu Dalam Sinergi’ yang dilangsungkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Wahana Makmur Sejati (WMS). Dalam kegiatan pada Agustus hingga September 2025 ini mereka berupaya berkontribusi pada pembangunan bangsa serta mengedepankan nilai Environmental, Social and Governance (ESG).
Salah satu caranya adalah melakukan pengecekan sepeda motor buat dikirim ke konsumen. Mereka juga memberi perhatian khusus terhadap keselamatan berkendara hingga kepedulian terhadap pola hidup minimalis guna mendukung terciptanya ”Sustainable Living”.
Melalui ‘Berpacu Dalam Sinergi’ dalam agenda Honda Experience memberikan pengalaman bagaimana setiap unit sepeda motor Honda dipersiapkan sebelum sampai ke tangan konsumen. Mulai dari proses pengecekan menyeluruh hingga memastikan kelayakan fungsi kendaraan.
Setiap sepeda motor Honda yang diserahkan harus melalui tahapan pengecekan ketat agar konsumen menerima unit dalam kondisi prima. Hal ini juga menjadi cerminan kepedulian Honda terhadap aspek keselamatan berkendara.
“Melalui program ini kami ingin masyarakat melihat bahwa setiap unit sepeda motor yang diterima konsumen bukan hanya stylish dan fungsional tapi juga bagian dari komitmen dalam membangun negeri,” ungkap Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:21 WIB
02 Mei 2026, 07:00 WIB
28 April 2026, 15:00 WIB
16 April 2026, 16:15 WIB
12 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta