Honda Sebut EV Murah Belum Bisa Gantikan Peran LCGC
22 September 2026, 13:00 WIB
PT Wahana Makmur Sejati selaku main diler Honda ingatkan pelanggan agar tidak sembarangan ganti oli baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Sebelum diberikan pada konsumen, semua motor baru Honda sudah siap dioperasikan. Sehingga pelanggan bisa langsung menggunakan kendaraannya untuk kebutuhan mobilitas.
Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan pemilik kendaraan setelah menerika unit. Salah satunya adalah mengoptimalkan pelumas mesin bawaan pabrik.
“Pelumas pertama bawaan pabrik memiliki kandungan pembersih yang penting untuk kesehatan motor. Oli tersebut berguna membersihkan sisa kotoran pada proses produksi,” ungkap Rohmad Nasir, Pre Delivery Inspection Wahana Ciputat pada media.
Meski memiliki peran penting, pelumas tersebut tetap harus diganti setelah 1.000 km pertama. Hal ini karena umumnya kotoran sudah berhasil terangkat dan terkumpul di oli.
“Idealnya memang setelah 1.000 km sudah diganti pelumasnya dengan yang baru. Jadi kotorannya ikut terbuang saat penggantian,” tambahnya kemudian.
Tak hanya pelumas, dirinya mengungkap bahwa setiap motor juga sudah diberikan bensin sebanyak 0,5 sampai 1 liter. Sehingga setiap unit bisa diperiksa kondisinya dengan lebih baik sebelum diserahkan kepada konsumen.
Pemeriksaan kendaraan sejalan dengan program ‘Berpacu Dalam Sinergi’ yang dilangsungkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Wahana Makmur Sejati (WMS). Dalam kegiatan pada Agustus hingga September 2025 ini mereka berupaya berkontribusi pada pembangunan bangsa serta mengedepankan nilai Environmental, Social and Governance (ESG).
Salah satu caranya adalah melakukan pengecekan sepeda motor buat dikirim ke konsumen. Mereka juga memberi perhatian khusus terhadap keselamatan berkendara hingga kepedulian terhadap pola hidup minimalis guna mendukung terciptanya ”Sustainable Living”.
Melalui ‘Berpacu Dalam Sinergi’ dalam agenda Honda Experience memberikan pengalaman bagaimana setiap unit sepeda motor Honda dipersiapkan sebelum sampai ke tangan konsumen. Mulai dari proses pengecekan menyeluruh hingga memastikan kelayakan fungsi kendaraan.
Setiap sepeda motor Honda yang diserahkan harus melalui tahapan pengecekan ketat agar konsumen menerima unit dalam kondisi prima. Hal ini juga menjadi cerminan kepedulian Honda terhadap aspek keselamatan berkendara.
“Melalui program ini kami ingin masyarakat melihat bahwa setiap unit sepeda motor yang diterima konsumen bukan hanya stylish dan fungsional tapi juga bagian dari komitmen dalam membangun negeri,” ungkap Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 September 2026, 13:00 WIB
18 September 2026, 16:50 WIB
16 September 2026, 09:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
11 September 2026, 12:25 WIB
Terkini
22 September 2026, 21:27 WIB
Pameran IMHAX berhasil mencatatkan rekor baru dalam hal penjualan maupun pengunjung yang datang langsung
22 September 2026, 20:01 WIB
Salah satu pameran otomotif, yakni Gaikindo Auto Week (GAW 2026) akan berlangsung pada akhir November
22 September 2026, 13:00 WIB
Honda meyakini LCGC punya pasarnya sendiri terkhusus untuk pembeli mobil pertama, belum tergantikan EV murah
22 September 2026, 11:35 WIB
Changan mencatatkan penjualan retail 305 unit sepanjang periode 2026, masih berusaha naik di Agustus 2026
22 September 2026, 07:00 WIB
Belum kunjung hadir di RI, BYD Atto 2 versi baru diperkenalkan di negara asalnya dengan sejumlah penyegaran
22 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi untuk mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
22 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan panjang terutama pada jam-jam sibuk
21 September 2026, 21:00 WIB
Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026