Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Mitsubishi Fuso berharap pemerintah turun tangan untuk memperbaiki situasi pasar kendaraan niaga di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kinerja pasar kendaraan niaga pada 2025 masih kurang maksimal. Bahkan terbilang lesu karena banyak rintangan menghadang.
Bahkan kondisi serupa diprediksi masih akan terjadi di tahun depan. Seperti dilontarkan oleh Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku produsen Mitsubishi Fuso di Indonesia.
“Saya pernah bilang, beberapa sektor kalau tidak berubah itu kondisinya sama saja, kondisinya masih menantang,” ungkap Aji Jaya, Sales and Marketing Director KTB di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Menurut Aji, situasi pasar kendaraan niaga dipengaruhi beberapa faktor. Semisal ekonomi sampai geopolitik yang membuat kurang bergairah.
Sehingga jika berbagai faktor di atas tidak membaik, maka sangat berdampak bagi situasi di dalam negeri.
“Kalau di luar sana lagi tidak bagus, tidak belanja mereka kan. Otomatis pengusaha sawit, tambang juga tidak investasi karena tidak dapat income yang cukup,” tutur Aji.
Lebih jauh, Mitsubishi Fuso memprediksi sektor-sektor yang mengalami tantangan di tahun ini kemungkinan besar tetap menghadapi hal serupa di 2026.
Namun Aji menegaskan, hal tersebut bisa saja berubah jika pemerintah memiliki proyek strategis yang dapat dijalankan tahun depan.
“Kalau tadi ditambah ada realisasi proyek strategis pemerintah, ya bisa jadi lebih besar. Terpenting pemerintah belanja saja (tahun depan),” pungkas Aji.
Memang pada 2025 pemerintah tidak terlalu banyak berbelanja. Mereka melakukan penghematan anggaran dari pusat sampai ke daerah.
Keputusan tersebut ternyata membawa dampak yang cukup besar, termasuk dirasakan oleh para pelaku di industri otomotif.
Oleh sebab itu, Mitsubishi Fuso berharap Presiden Prabowo Subianto bersama jajarannya mau mengucurkan uang untuk berbelanja di 2026.
Sebagai informasi, Mitsubishi Fuso cukup berani dalam menentukan target di tahun depan meski situasi bakal sangat menantang.
Jenama asal Jepang itu berencana mempertahankan dominasi di pasar kendaraan niaga. Bahkan mereka ingin mencapai target yang lebih tinggi.
“Kalau market share tahun depan, ya minimal kita sama targetnya. Kalau kita bulatkan paling menjadi 40 persen lah kira-kira,” kata Aji.
Sebagai informasi, market share Mitsubishi Fuso pada Januari sampai November 2025 berhasil menyentuh angka 39,9 persen.
Berangkat dari data tersebut, Aji ingin mereka terus mempertahankan kinerja positif itu sepanjang 2026.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
08 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan
04 September 2026, 09:00 WIB
Pameran IEE Series 2026 memasuki Energy Week, ikut dukung ekosistem kendaraan energi terbarukan di Indonesia
04 September 2026, 07:00 WIB
AUKSI memanfaatkan momentum hari pelanggan nasional untuk memberikan persembahan istimewa bagi peserta lelang
04 September 2026, 06:00 WIB
Masih ada lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia hari ini, melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
04 September 2026, 06:00 WIB
Salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang melayani pada pengendara sejak pagi, ada di BPR KS Wastu Kencana
04 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengendalikan jumlah kendaraan pribadi
03 September 2026, 16:46 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat menyambangi kota Batam dengan segala keunggulan masyarakat untuk bermobilitas